INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 2368 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 131 132 133 134 135 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Analisis Manajemen Program Case Based Measles Surveillance (CBMS) dalam Pengendalian Campak: Studi di Puskesmas Kota Kediri
By FAQIH, Abdul ; Antono Suryoputro ; M. Sakundarno Adi
-- Semarang : Magister Epidemiologi, 2019

Latar Belakang: Belum diketahuinya fungsi manajemen program Case Based Measles Surveillance (CBMS) dalam pengendalian campak di Puskesmas Kota Kediri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi manajemen program CBMS dalam pengendalian campak di Puskesmas Kota Kediri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di 8 Puskesmas di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer didapatkan dengan wawancara mendalam, data sekunder berasal dari observasi data dan dokumen tahun 2018. Teknik analisis data menggunakan triangulasi metode dan sumber. Hasil: Perencanaan anggaran di Puskesmas diusulkan dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk perjalanan dinas penyelidikan epidemiologi (PE). Perencanaan anggaran di Dinas Kesehatan untuk pengiriman sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya dari Anggaran Pendapatan Daerah, Dana Alokasi Umum (APBD-DAU). Belum ada pengorganisasian tim pelaksana program CBMS, jika ada kasus suspect campak penanggung jawab program CBMS bekerja sama dengan penanggung jawab wilayah dan unit-unit terkait. Pelaksanaan pengambilan dan pengiriman sampel belum selalu dilakukan menunggu konfirmasi dari Dinas Kesehatan masih ada anggaran atau tidak untuk pengiriman sampel ke BBLK Surabaya, karena kasus suspect campak yang muncul lebih besar dari jumlah yang dianggarkan. Monitoring dan evaluasi belum semua dilakukan melalui grafik tren kasus campak karena kasusnya sedikit, dan karena ada yang belum bisa buat grafik. Kesimpulan: Belum semua kasus suspect campak dilakukan pengambilan dan pengiriman sampel ke BBLK Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium (IgM) karena jumlah kasus suspect campak yang muncul lebih besar dari jumlah yang telah dianggarkan. Kata Kunci : Manajemen, Program CBMS, Puskesmas

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita 24-59 Bulan (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur 1 Kabupaten Demak)
By LATIFAHANUN, Este ; Apoina Kartini ; Kamilah Budhi R
-- Semarang : Magister Epidemiologi, 2019

Latar Belakang : Anak yang stunting umumnya akan mengalami hambatan dalam perkembangan kognitif dan motorik, serta pada usia dewasa berisiko terkena penyakit jantung, hipertensi, diabetes, dan obesitas. Pada tahun 2017, 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting, lebih dari setengah balita stunting di dunia berasal dari Asia (55%). Penelitian ini bertujuan membuktikan faktor risiko kejadian stunting pada balita 24-59 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional melalui pendekatan kasus kontrol. Populasi studi adalah semua balita 24-59 bulan di Kabupaten Demak. Sampel sebanyak 64 orang dari 32 kasus dan 32 kontrol. Variabel yang diteliti meliputi riwayat bayi berat lahir rendah (BBLR), riwayat panjang badan lahir, ASI eksklusif, asupan energi, asupan protein, penyakit infeksi kronis, penyakit kecacingan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, jarak kelahiran, dan pendapatan keluarga. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan Chi Square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil Penelitian : Variabel yang terbukti merupakan faktor risiko kejadian stunting pada balita 24-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Guntur 1 adalah asupan energi rendah (p=0,016 ; aOR= 5,780 ; 95%CI 1,379-24,225), tinggi badan ayah

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Faktor-Faktor Risiko Hipertensi pada Calon Jemaah Haji di Kota Semarang Tahun 2019
By WAHYUNI, Anis Tri ; Suhartono ; Martini
-- Semarang : Magister Epidemiologi, 2019

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Analisis Spasial Status Resistensi Vektor Aedes aegypti Terhadap Sipermetrin Berdasarkan Tingkat Endemisitas Demam Berdarah Dengue di Kota Magelang
By KUSUMA, Agcrista Permata ; Martini ; Onny Setiani
-- Semarang : Magister Epidemiologi, 2019

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Beberapa Faktor Risiko yang Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral pada Penderita HIV/Aids: Studi Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu
By DEFI ; Suharyo Hadisaputro ; Muchlis AU Sofro
-- Semarang : Magister Epidemiologi, 2020

Latar Belakang : Kepatuhan pengobatan Antiretroviral masih menjadi masalah kesehatan di kota Palu. Terjadi peningkatan kasus HIV yang signifikan dan semakin banyak penderita memasuki stadium AIDS, disebabkan menurunnya tingkat kepatuhan dalam pengobatan antiretroviral. Kepatuhan antiretroviral merupakan salah satu faktor memperpanjang umur harapan hidup penderita HIV/AIDS secara bermakna. antiretroviral bekerja melawan infeksi dengan cara memperlambat reproduksi HIV dalam tubuh. Tujuan : Membuktikan beberapa faktor risiko yang berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral pada penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu. Metode : Pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mix method) dengan menggunakan jenis penelitian kasus-kontrol. Variabel dependen yaitu kepatuhan pengobatan ARV, dan variabel dependen yaitu pengetahuan kurang, memiliki riwayat efek samping, akses ke pelayanan kesehatan yang jauh, sikap pelayanan petugas kesehatan yang kurang, jumlah obat ARV yang dikonsumsi, ketepatan waktu mengkonsumsi ARV, pengobatan tradisional dan mengalami depresi. Sampel dalam penelitian ini 35 kasus dan 35 kontrol dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan catatan rekam medis. Hasil : Variabel yang terbukti berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral pada penderita HIV/AIDS adalah mempunyai riwayat efek samping dengan nilai p-value 0,016 Odds ratio : 4,998 dan 95% CI : 1,344-18,515, Mengalami depresi dengan nilai p-value 0,017 Odds ratio = 5,460 dan 95 CI = 1,358-21,950, pelayanan petugas kesehatan yang kurang dengan nilai p-value 0,040 Odds ratio 4,401 dan nilai CI = 1,069-18,125, dan Akses pelayanan kesehatan yang jauh dengan nilai p-value 0,003 Odds ratio 7,948 dan nilai CI = 2,006-31,491. Simpulan : Faktor yang terbukti berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral yaitu mempunyai riwayat efek samping, mengalami depresi, pelayanan petugas kesehatan yang kurang, dan akses ke pelayanan kesehatan yang jauh. Kata Kunci : HIV/AIDS, Faktor Risiko, Kepatuhan, Antiretroviral.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Berbagai Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Yos Sudarso Ambon: Studi di Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon
By UNGA, Ruddy La ; Suharyo Hadisaputro ; Ari Suwondo
-- Semarang : Magister Epidemiologi, 2020

Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala sehingga pengobatannya seringkali terlambat.Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan bersifat multi faktorial dan seringkali sering terkait di tempat kerja.Pekerjaan diduga berkaitan dengan masalah psikologis yang berkaitan dengan jenis pekerjaan, lingkungan kerja, gaya hidup dan karakteristik individu pekerja dapat menjadi faktor risiko hipertensi. Tujuan: Menjelaskanberbagai faktor risiko yang berpengaruh terhadap hipertensi pada TKBM Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Metode:Penelitian observasional analitik menggunakan desain case control dengan jumlah sampel 76 sampel terdiri dari 38 kasus dan 38 kontrol yang diambil secara consecutive sampling. Variabel bebas adalah masa kerja, beban kerja, area kerja, shift kerja, upah kerja, kebiasaan minum alkohol, kebiasaan minum kopi, dan perilaku sedentari. Variabel terikat adalah kejadian hipertensi. Analisa data menggunakan uji chi square dengan metode regresilogistik Hasil:Faktor risiko yang berpengaruh terhadap hipertensi adalah shift kerja (p=0,008; OR adjusted 5,760; 95%CI 1,569-21,148), kebiasaan minum alkohol (p= 0,017; OR adjusted 4,321; 95%CI 1,294-14,423), perilaku sedentari (p=0,040; OR adjusted 3,475; 95%CI 1,060-11,391). Faktor risiko yang tidak berpengaruh terhadap hipertensi adalah masa kerja, beban kerja, area kerja, upah kerja, dan kebiasaan minum kopi. Kesimpulan: shift kerja, kebiasaan minum alkohol dan perilaku sedentari ≥ 5 jam/hari merupakan factor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi. Probabilitas factor terhadap kejadian hipertensi adalah 96,54%. Kata Kunci:risiko hipertensi, TKBM, KKP pelabuhan,ambon. Kepustakaan: 125 ( 2000- 2019 ).

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Hidrologi Hutan: Dasar-Dasar, Analisis dan Aplikasi
By SOEDJOKO, Sri Astuti ; Suyono ; Hatma Suryatmojo
-- YOGYAKARTA : Gadjah Mada University Press, 2016

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Hukum Lingkungan: Studi Pendekatan Sejarah Hukum Lingkungan
By WILSA
-- YOGYAKARTA : Deepublish, 2020

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Model Pendukung Penanggulangan Kekeringan Berbasis Disaster Risk Management
By Adidarma, Wanny K.
-- Bandung : Pustaka Jaya, 2015

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Banjir Sudah Naik Seleher : Ekologi Politis Urbanisasi DAS-DAS di Semarang
By Batubara, Bosman dkk
-- Semarang : Cipta Prima Nusantara, 2021

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 131 132 133 134 135 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?