vitamin (A, B1, B12, C) dalam air minum pada kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Struktur dan Fungsi Hewan
Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. Perlakuan
selama 4 minggu pada puyuh yang berumur 4 minggu. Penelitian ini merupakan
percobaan non-faktorial dengan rancangan acak lengkap (RAL). Data dianalisis
dengan ANOVA dan apabila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan pada
taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan tidak nyata pada kadar
hemoglobin, konsumsi pakan, konsumsi minum, dan bobot tubuh, namun memiliki
perbedaan nyata pada jumlah eritrosit. Jumlah eritrosit yang paling signifikan terdapat
pada perlakuan dua kali dosis, dimana pada perlakuan ini jumlah eritrosit yang