Atikah Rahmah, J2B009052, Pengaruh Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Limbah Sawi Putih (Brassica chinensis L.) terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. var. Saccharata), Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro. di bawah bimbingan Munifatul Izzati dan Sarjana Parman Pupuk organik cair merupakan pupuk yang berasal dari alam dan berperan meningkatkan sifat fisik, kimia dan biologi tanah karena mengandung unsur hara yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tujuan dari percobaan ini adalah mengamati pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar limbah sawi putih terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Jurusan Biologi FSM UNDIP. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan faktor tunggal, yaitu perbedaan konsentrasi pupuk organik cair yang diberikan dengan 6 perlakuan dengan masing-masing 5 pengulangan yaitu P0 (penyemprotan tanpa pupuk organik cair/kontrol), P1 (penyemprotan dengan pupuk organik cair 1 mL/L), P2 (penyemprotan dengan pupuk organik cair 2 mL/L), P3 (penyemprotan dengan pupuk organik cair 3 mL/L), P4 (penyemprotan dengan pupuk organik cair 4 mL/L), P5 (penyemprotan dengan pupuk organik cair 5 mL/L). Data yang
didapat dianalisis dengan Analisis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikasi 95 %. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penyemprotan pupuk organik cair dengan konsentrasi berbeda berpengaruh terhadap semua parameter pertumbuhan. Konsentrasi 3 mL/L (P3) menghasilkan tanaman tertinggi, konsentrasi 1 mL/L (P1) dan 4 mL/L (P4) menghasilkan jumlah daun terbanyak serta konsentrasi 1 mL/L (P1) menghasilkan berat basah dan berat kering tanaman terbanyak.
Kata kunci: pupuk organik cair, jagung manis, pertumbuhan, konsentrasi, optimal, rasio C/N