dengan menggunakan metode common-reflection-surface (CRS) stack.
Penelitian ini menggunakan data seismik lapangan daerah Jawa Timur
pencarian atribut kinematic wavefield untuk mendapatkan stack CRS. Dari data
normal, lokasi kemunculan sinar, turunan spasial pertama dari waktu tempuh atau
reflektor. Keempat informasi tersebut direkonstruksi dengan pemodelan inversi
dari hal tersebut, data juga diproses menggunakan metode konvensional untuk
Keuntungan menggunakan metode tomografi yaitu pengolahan dilakukan
tomografi kurang baik, seperti pada kasus penelitian ini, maka model kecepatan
yang diperoleh juga tidak maksimal. Sedangkan pada metode konvensional, nilai-