IRLS akan diaplikasikan pada kasus ketahanan pangan di Jawa Tengah tahun 2007 yang dipengaruhi oleh stok beras, luas panen, rata-rata produksi, harga beras dan jumlah konsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas MKT dengan estimasi-M menggunakan fungsi Huber dan Tukey bisquare dalam mengestimasi parameter model ketahanan pangan di Jawa Tengah tahun 2007. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa estimasi-M dengan fungsi Huber dan bisquare Tukey menghasilkan model yang lebih baik dari MKT. Hal ini dilihat berdasarkan nilai hasil estimasi-M dengan fungsi Huber dan bisquare Tukey yang lebih besar dan Mean Square Error (MSE) selalu lebih kecil dari model hasil estimasi MKT. Adapun model regresinya adalah .
Kata kunci : Regresi Robust, IRLS, Metode Kuadrat Terkecil, Pencilan, Fungsi Pembobot Huber, Fungsi Pembobot Bisquare Tukey
Untuk meningkatkan daya saing pusat perbelanjaan perlu memperhatikan kebutuhan dan persepsi konsumen mengenai alasan utama mereka dalam berbelanja di pusat perbelanjaan tersebut. Analisis korespondensi dapat digunakan untuk mengidentifikasi atribut-atribut yang dapat membedakan persepsi konsumen melalui peta persepsi atau pemetaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemiripan serta keterkaitan antara pusat perbelanjaan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi minat berbelanja konsumen. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis yang dapat memberikan output berupa plot antara pusat perbelanjaan dan atribut dari matriks yang berbentuk data kategori dari tabel kontingensi dalam ruang vektor berdimensi rendah (dua) dengan melihat nilai uji khi-kuadrat. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan mengambil ADA Swalayan, Carrefour, Giant, dan Hypermart sebagai contoh pusat perbelanjaan di Kota Semarang. Untuk analisis data digunakan program Microsoft Excel 2007 dan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari atribut akses, harga, kelengkapan produk, pelayanan, promosi dan undian, yang paling mempengaruhi kepentingan konsumen untuk berbelanja adalah atribut harga yang ditawarkan.
Kata kunci : analisis korespondensi, peta persepsi, pusat perbelanjaan, khi-kuadrat.
Premi merupakan sumber dana terbesar perusahaan asuransi yang dibayarkan secara periodik sesuai kesepakatan, sehingga penentuan premi sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan asuransi. Jika premi yang diterima perusahaan asuransi lebih kecil dari uang pertanggungan maka perusahaan asuransi mempunyai resiko tidak dapat membayar klaim asuransi. Metode Z-Score merupakan salah satu metode pengukuran resiko perusahaan asuransi tidak dapat membayar klaim asuransi. Dalam pengukuran resiko ini perlu diketahui premi masuk, uang pertanggungan, serta peluang kematian seseorang berusia x agar dapat dicari total premi masuk, rata-rata uang pertanggungan dan variansi uang pertanggungan. Setelah hasil pengukuran diperoleh maka dapat dianalisis apakah premi yang masuk ke perusahaan asuransi dapat digunakan untuk membayar klaim asuransi atau tidak untuk satu tahun kedepan, selain itu juga dapat diketahui apakah penentuan premi cukup baik atau tidak untuk kelangsungan perusahaan asuransi tersebut.
Kata Kunci: Premi, Z-Score, Resiko, Uang pertanggungan, Klaim
egresi Poisson merupakan salah satu model yang sering digunakan untuk memodelkan hubungan antara variabel respon berupa data diskrit dengan variabel prediktor berupa data kontinu, diskrit, kategori atau campuran. Dalam regresi Poisson mengasumsikan bahwa mean dari variabel respon sama dengan variansnya ( equidispersi ). Namun pada prakteknya, kadang-kadang ditemukan suatu keadaan yang disebut overdispersi, yakni nilai variansnya lebih besar dari nilai meannya. Salah satu penyebab terjadinya overdispersi adalah banyaknya nilai nol pada variabel respon.. Salah satu model yang digunakan untuk mengatasi masalah overdispersi tersebut adalah model regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP).