Kata kunci: IHSG, AR, volatilitas, heteroskedastisitas, ARCH
Model pertumbuhan logistik yang diperoleh dari persamaan Droop menunjukkan bahwa nutrien sangat mempengaruhi laju pertumbuhan fitoplankton di perairan. Dari model tersebut kemudian dilakukan analisis yang kemudian diperoleh hasil bahwa model ini mempunyai dua titik kesetimbangan. Pada masing-masing titik kesetimbangan dianalisis kestabilannya yang kemudian diperoleh bahwa berapapun peningkatan ataupun penurunan laju pertumbuhannya, jumlah populasi fitoplankton akan mendekati satu titik kesetimbangan yang stabil yaitu K=[(?_m-D) P_t?q-D?_m ?^(-1) ]. Pada penerapannya juga terlihat bahwa semakin besar nilai ? maka semakin menurun laju pertumbuhannya karena ketersediaan nutrien di lingkungan yang semakin berkurang.
Kata kunci : persamaan Droop, model logistik, kesetimbangan, kestabilan.
PDAM Blora mengharapkan penjualan air bersih dari waktu ke waktu mengalami peningkatan yang signifikan. Namun pada kenyataannya angka tersebut tidak selalu bisa terpenuhi. Hal ini dapat disebabkan adanya kesamaan tingkat ekonomi dan kondisi geografis pada daerah penjualan yang saling berdekatan yang diduga dapat memberikan pengaruh penjualan antara daerah satu dengan yang lainnya meskipun angka penjualan air bersih pada masing-masing daerah memiliki pola yang berbeda. Salah satu pendekatan untuk menganalisis adanya pola penjualan beberapa daerah yang diduga saling berpengaruh dengan memakai model time series multivariat, yaitu VARIMA yang merupakan suatu pendekatan peramalan kuantitatif yang memberikan beberapa tahapan pembentukan model, meliputi tahap identifikasi, estimasi, dan cek diagnosa yang lebih teliti secara statistik dan fleksibel terutama pada penentuan orde model yang tidak harus autoregresif orde tertentu. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan model terbaik VARIMA(0,1,1) di mana pada pola data penjualan wilayah Cepu dipengaruhi oleh data penjualan wilayah Randublatung.
Kata kunci: PDAM, time series, multivariat, VARIMA
Metode Kuadrat Terkecil (MKT) adalah salah satu metode estimasi parameter dalam analisis regresi. Akan tetapi, adanya pencilan dapat mengakibatkan estimasi koefisien regresi yang diperoleh tidak tepat. Tindakan membuang begitu saja suatu pencilan bukanlah tindakan yang bijaksana, karena adakalanya pencilan memberikan informasi yang cukup berarti. Oleh karena itu, diperlukan metode regresi yang robust terhadap pencilan. Salah satu metode estimasi dari regresi robust adalah estimasi-M. Estimasi ini menggunakan metode Iteratively Reweighted Least Squares (IRLS) dengan fungsi pembobotnya adalah Huber dan bisquare Tukey.