LM35, LCD display
Telah dilakukan penelitian dengan menganalisis karakteristik reservoir karbonat menggunakan inversi impedansi akustik (AI), atribut amplitudo dan koherensi di lapangan VRM Formasi Baturaja (BRF) Cekungan Jawa Barat Utara. Penelitian ini menggunakan data seismik 3D post-stack dan 5 sumur pada lapangan VRM. Sumur-sumur digunakan untuk kalibrasi optimasi parameter dan sebagai sumur tes untuk membantu mengevaluasi hasil akhir.
Inversi seismik AI didapatkan dengan melakukan reflektivitas suatu model yang dianggap sebagai rangkaian spike yang jarang dan bernilai besar. Kemudian ditambahkan dengan deret spike yang sebelum dilakukan estimasi wavelet berdasarkan asumsi model tersebut. Hasil inversi impedansi akustik (AI) kemudian ditransformasi menjadi penampang porositas yang digunakan untuk melihat penyebaran porositas daerah penelitian berdasarkan nilai impedansi akustik dan porositas sumur. Untuk memperjelas zona-zona hidrokarbon, fasies dan sesar di daerah penelitian digunakan analisis multi atribut seismik yaitu atribut amplitudo dan koherensi. Zona-zona yang memiliki amplitudo tinggi merupakan respon keberadaan hidrokarbon yang masih dalam satu fasies. Sementara sesar-sesar ditunjukkan dengan nilai koherensi yang rendah.
Melalui Nilai impedansi akustik yang diperoleh dari proses inversi seismik maka dapat diketahui daerah berporositas baik yang menunjukan potensi sebagai reservoar hidrokarbon karbonat di sekitar Top BRF sampai Base BRF berkisar 10.000 ft/s.gr/cc s.d 15.000 ft/s.gr/cc. Nilai porositas zona porous sebesar 0,20 - 0,26 yang berorientasi dari barat laut - tenggara disebabkan oleh adanya sesar yang melewatinya, sehingga dapat disimpulkan porositas tinggi di daerah penelitian dipengaruhi oleh sesar.