Dalam pembuatan radiograf sering ada perbedaan faktor eksposi yang
digunakan ketika menggunakan grid bergerak (moving grid) posisi horisontal dan
vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya perbandingan nilai
densitas citra yang dihasilkan ketika menggunakan grid bergerak posisi horisontal dan
vertikal. Sehingga hasil penelitian dapat diaplikasikan dalam upaya meningkatkan
kualitas radiograf. Penelitian diawali dengan uji awal tanpa grid untuk mengetahui
nilai densitasnya, uji awal kedua menggunakan grid bergerak baik posisi horisontal
dan vertikal tanpa menggunakan bahan/ obyek. Penelitian dilanjutkan dengan bahan
alumunium variasi tiga ketebalan yaitu 1 mm, 3 mm dan 5 mm. Kemudian