skripsi ini diperkenalkan metode Credit Value at Risk (CVaR) untuk menghitung
risiko kredit obligasi apabila terjadi default. CVaR didefinisikan sebagai kerugian
kredit terburuk yang tidak terduga di beberapa tingkat kepercayaan, diukur sebagai
penyimpangan dari Expected Credit Loss (ECL). Untuk pembentukan portofolio
obligasi yang optimal digunakan metode Mean variance Efficient Portfolio (MVEP).
MVEP didefinisikan sebagai portofolio dengan varian minimum diantara keseluruhan
kemungkinan portofolio yang dapat dibentuk. Studi kasus dilakukan pada dua
obligasi yaitu obligasi VI Bank Jabar Banten (BJB) tahun 2009 seri B dan obligasi
Bank BTPN I tahun 2009 seri B. Berdasarkan output pemrograman R, diperoleh hasil
untuk obligasi BJB dengan rating idAA , memiliki nilai CVaR positif sebesar