Hasil penelitian: perubahan sentrasi dosis yang dilakukan dapat
meningkatkan keberhasilan perencanaan brachytherapy kanker serviks hingga 46
%, bertambahnya jarak rata-rata sebesar 1,57 mm akan menurunkan dosis rata -rata
pada bladder sebesar 5,65 %, hukum kuadrat jarak terbalik masih berlaku untuk
kasus perencanaan brachytherapy kanker serviks walaupun tidak dapat digunakan
untuk menentukan dosis pada bladder dengan tepat, jarak bladder dari titik A yang
dapat menghasilkan prosentase dosis pada bladder di bawah 80 % adalah lebih dari
Kata kunci: sentrasi dosis, jarak bladder, distribusi dosis.