orang sehat. Pengembangan model dinamik penyebaran penyakit Pertussis pada
tugas akhir ini didasarkan pada model SIRS. Kemudian model ini disederhanakan
menjadi model VSIRS yaitu dengan menyederhanakan pembagian klas populasi
manusia. Hasil analisis dinamikanya menjelaskan bahwa dengan adanya vaksinasi
Misalkan 𝐺 adalah suatu graf dengan diameter 𝑑. Pelabelan antipodal pada 𝐺 adalah fungsi 𝑓 yang memetakan setiap titik ke bilangan bulat non- negatif (label) sehingga setiap dua titik 𝑣 dan 𝑤 berlaku 𝑓 𝑣 − 𝑓 𝑤 ≥ 𝑑 − 𝑑(𝑣, 𝑤), dengan 𝑑(𝑣, 𝑤) adalah jarak antara titik 𝑣 dan 𝑤. Misalkan 𝐶𝑜 menotasikan graf sikel dengan 𝑜 titik, pelabelan antipodal dilakukan dengan menentukan urutan titik- titik 𝑥0, 𝑥1, … , 𝑥𝑜−1 berdasarkan permutasi 𝜋 kemudian menentukan label setiap titik dengan 𝑓(𝑥𝑝), 𝑓 (𝑥1), 𝑓(𝑥2), … , 𝑓(𝑥𝑜−1). Pelabelan antipodal memungkinkan dua titik yang saling berlawanan atau antipodal mendapatkan label yang sama. Rentang pelabelan antipodal 𝑓 adalah max{𝑓 𝑣 − 𝑓 𝑤 ∶ 𝑣, 𝑤 ∈ 𝑉 𝐺 } . Bilangan antipodal untuk 𝐺 yang dinotasikan dengan an(𝐺) adalah rentang minimum pelabelan antipodal pada 𝐺. Pada tugas akhir ini dipelajari langkah - langkah pelabelan antipodal untuk graf sikel 𝐶𝑜 sehingga dapat diketahui bilangan antipodal untuk graf sikel 𝐶𝑜.
Kata kunci : pelabelan antipoda l, graf sikel, diameter, bilangan antipodal.