sedangkan segmen dimer kitosan dengan Ac-PV-NH2 konfigurasi 2 yang memiliki energi potensial interaksi sebesar -57,6373 kJ mol-1. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa interaksi yang lebih disukai antara segmen dimer kitosan dengan peptida Ac-AD-NH2 dan Ac-PV-NH2 terjadi pada konfigurasi 1 dan 2. Aplikasi ke depannya, energi interaksi ini dapat
digunakan untuk memprediksikan pelepasan peptida dari kitosan.
Kata kunci: drug delivery, peptida kaherin, tight junction, kuantum ab inito, ADT-6
Untuk melakukan kajian serta prediksi terhadap pergerakan pendistribusian
masing-masing jenis keramik hias di masa yang akan datang, diperlukan suatu metode
yang akurat. Salah satu metode peramalan yang akan digunakan adalah model rantai
Markov (Markov Chain Model). Untuk mendapatkan hasil ramalan yang optimal di
masa yang akan datang dilakukan perhitungan yang berulang dengan menggunakan data