variasi konsentrasi NaOH dengan konsentrasi 40,50, 60, dan 70%. Selanjutnya
kitosan yang diperoleh dianalisis dengan metode FTIR.
Hasil penelitian menunjukkan kitosan yang diperoleh pada variasi waktu
perendaman derajat deasetilasi terbesar pada kondisi perendaman selama 8 jam
dengan DD sebesar 77,99%. Untuk kitosan dengan perlakuan variasi konsentrasi
NaOH derajat deasetilasi terbesar pada kondisi konsentrasi NaOH 70% dengan
DD sebesar 77%. Dengan demikian kenaikan derajat deasetilasi dipengaruhi oleh
kenaikan perpanjangan waktu perendaman dan konsentrasi NaOH, sedangkan
lama perendaman dan konsentrasi NaOH juga berpengaruh terhadap pemecahan
rantai molekul dan pelepasan gugus asetil.