diubah menjadi kitosan. Perlakuan ini mengakibatkan terlepasnya ikatan N-asetil,
sehingga mengubah satuan N-asetilglukosamin menjadi satuan glukosamin. Tujuan
penelitian ini adalah menentukan pengaruh konsentrasi NaOH dan lama perendaman
terhadap derajat deasetilasi kitosan yang paling besar.
Penelitian dimulai dengan mengisolasi kitin melalui tahap deproteinasi,
demineralisasi, dan depigmentasi menggunakan NaOH 1M, HCl 1M dan H
3% secara berurutan. Selanjutnya kitin yang diperoleh dianalisis dengan metode
FTIR. Produksi kitosan dilakukan dengan cara deasetilasi tepung kitin dengan
melakukan dua variasi yaitu variasi waktu perendaman selama 2, 4, 6, dan 8 jam dan