Upaya negara untuk menyediakan fasilitas kesehatan salah satunya dengan mendirikan rumah sakit di berbagai daerah, sehingga salah satu elemen dasar dalam menumbuhkan ketahanan nasional dapat terpenuhi. Fasilitas pelayanan rumah sakit tidak bisa lepas dari peristiwa antrean. Antrean merupakan bagian dari kehidupan yang tidak bisa dihindari, namun bisa diminimalisir dengan sistem yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem antrean di Instalasi Rawat Jalan RSUP dr. Kariadi. Metode Bayesian digunakan untuk menggabungkan penelitian sebelumnya dan penelitian ini guna mendapatkan informasi baru. Distribusi sampel (poisson dan geometrik) dan disribusi prior (poisson) yang didapatkan dari penelitian sebelumnya dikombinasikan dengan fungsi likelihood sampel untuk mendapatkan distribusi posterior. Setelah melakukan perhitungan distribusi posterior didapatkan bahwa model antrean pada instalasi rawat jalan di RSUP dr. Kariadi Semarang adalah (G/G/c):(GD/∞/∞) dimana masing-masing poli sudah memenuhi kondisi steady state dan tingkat kesibukan lebih besar daripada tingkat menganggur sehingga system antrean di RSUP Dr. Kariadi kecuali pada poli penyakit dalam dimana tingkat menganggur lebih besar dibandingkan tingkat kesibukan. Kata Kunci: RSUP dr. Kariadi, Antrean, Bayesian, Steady State, Posterior
asam askorbat memiliki formula spinel NaMn1,32Mg0,68O4.