INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 10000 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 316 317 318 319 320 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Analisis Kriteria Dalam Seleksi Karyawan Menggunakan Metode Fuzzy AHP-VIKOR
By Isny Dwi Marty
-- SEMARANG : Departemen Matematika FSM Undip, 2022

Seleksi karyawan merupakan salah satu agenda penting dalam suatu perusahaan. Seleksi karyawan terdiri dari beberapa tahapan yang setiap tahapannya terdapat kriteria-kriteria yang menjadi dasar penilaian. Pada kenyataannya sulit untuk menentukan karyawan yang sesuai dan memenuhi kriteria.Untuk menyelesaikan permasalahan ini digunakan metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dan untuk menyelesaikan faktor ketidakpastian dalam penilaian calon karyawan ini digunakan teori fuzzy. Dalam menyelesaikan permasalahan seleksi karyawan ini akan digunakan metode Fuzzy-AHP-VIKOR. Untuk memperoleh urutan prioritas kriteria pada setiap tahapan digunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) dan untuk menentukan calon karyawan tebaik berdasarkan peringkat digunakan metode Fuzzy VIKOR. Kriteria yang paling penting untuk diperhatikan dalam tahapan seleksi Wawancara Awal adalah Sikap, pada Wawancara Akhir yaitu Intergritas, dan pada Tes Kesehatan yaitu Tes Buta Warna. Baik dari penerapan Metode Fuzzy-AHP-VIKOR dan keputusan dari perusahaan diperoleh hasil yang sama yaitu dari 15 calon karyawan terpilih dua calon karyawan terbaik yaitu calon perserta nomor 1 dan nomor 11. Kata Kunci: Seleksi Karyawan, MCDM, FAHP, Fuzzy-VIKOR

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Studi Korelasi: Konsentrasi Nutrien Perairan terhadap Kelimpahan Scleractinia di Kawasan Marikultur Pulau Menjangan Besar Taman Nasional Karimunjawa
By Mohammad Fajrin Ramadhon
-- : ,

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Struktur Komunitas Tumbuhan Pantai di Kawasan Patai Kartini, Teluk Awur dan Pulau Panjang Jepara, Jawa Tengah
By Nashihul Albab Suyudi
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

Tumbuhan pantai memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi di wilayah pantai Indonesia. Keberadaan tumbuhan pantai dipengaruhi oleh kondisi fisik lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi jenis, struktur komunitas dan kondisi lingkungan tumbuhan pantai. Penelitian dilakukan di 3 lokasi yaitu Pantai Kartini, Teluk Awur dan Pulau Panjang. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik plot dengan ukuran plot 10 x 10 m untuk jenis pohon dan ukuran 2 x 2 m untuk jenis tumbuhan bawah. Hasil penelitian diperoleh 16 jenis pohon dan 19 jenis tumbuhan bawah. Nilai Indeks Keanekaragaman jenis pohon yang tertinggi yaitu 2,2 di stasiun kedua Pulau Panjang, sedangkan nilai Indeks Keanekaragaman jenis tumbuhan bawah yang tertinggi yaitu 2,0 di stasiun pertamaTeluk Awur. Nilai Indeks Kesamaan jenis pohon yang tertinggi antara Stasiun pertama dan kedua Pulau Panjang yaitu sebesar 90% , sedangkan nilai Indeks Kesamaan jenis tumbuhan bawah yang tertinggi antara stasiun pertama dan kedua Pulau Panjang yaitu 83,33%. Nilai Indeks Nilai Penting jenis pohon yang tertinggi yaitu Musa paradisiaca sebesar 166,96%, di Teluk Awur yaitu Casuarina equisefolia sebesar 104,18% dan di Pulau Panjang yaitu Ceiba pentandra sebesar 62,99%%. Nilai Indeks Nilai Penting tumbuhan bawah yang tertinggi di Pantai Kartini yaitu Ipomoea pes-caprae sebesar 73,35%%, di Teluk Awur yaitu Merremia peltata sebesar 35,58% dan di Pulau Panjang yaitu Elusine indica sebesar 60,61%%. Kondisi lingkungan di Kawasan Pantai Kartini, Teluk Awur dan Pulau Panjang cukup sesuai untuk habitat tumbuhan pantai. Kata kunci: Struktur komunitas, Tumbuhan pantai, Pantai

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Pengaruh Pemberian Probiotik Lactobacillus paracasei Terhadap Performa, Histologi Insang Dan Usus Serta Total Bal Ikan Guppy (Poecilia reticulata var. Mosaic)
By Resanti Adityani
-- : ,

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Respon Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) yang Diberi Perlakuan Jenis Pupuk Organik dan Anorganik Pada Media Pasir Pantai
By Aliza Shamita
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

Lahan berpasir kurang dimanfaatkan sebagai lahan petanian karena miskin hara. Budidaya tanaman tomat di lahan pasir pantai dapat dioptimalkan dengan penggunaan pupuk organik, yang berbahan dasar dari Azolla maupun dari kotoran hewan ternak. Penelitian ini mengkaji penggunaan pupuk organik berbahan dasar Azolla dan kotoran sapi dibandingkan dengan pupuk anorganik NPK pada media tanah pasir pantai terhadap pertumbuhan tanaman tomat varietas Servo. Penelitian ini dilakukan dalam polybag di kebun percobaan. Bibit tomat umur 4 minggu dipindahkan ke dalam polybag yang berisi tanah pasir pantai dengan perlakuan jenis pupuk. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yaitu 3 jenis pupuk berupa pupuk organik Azolla, pupuk organik kotoran sapi dan pupuk anorganik NPK (20% Nitrogen, 10% Fosfor, 10% Kalium) masing-masing sebanyak 5 ulangan. Parameter penelitian meliputi tinggi tanaman, panjang akar, berat basah, berat kering, diameter batang dan jumlah daun. Data hasil penelitian diuji statistik dengan Analysist of Varian (ANOVA), kemudian dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis pupuk mempengaruhi semua parameter pertumbuhan. Kesimpulannya pupuk organik berbahan dasar Azolla dan pupuk anorganik NPK meningkatkan diameter dan jumlah daun tanaman tomat, sedangkan pupuk organik berbahan dasar kotoran sapi meningkatkan panjang akar. Perlakuan pemberian pupuk anorganik NPK dan pupuk organik Azolla memberikan pengaruh lebih banyak terhadap parameter pertumbuhan pada media tanah pasir pantai. Kata kunci: tanah berpasir, tomat servo, pupuk Azolla, pupuk kotoran sapi

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Produksi Gamma-Aminobutryric Acid (GABA) oleh Bakteri Asam Laktat Pediococcus acidilactici pada Media MRSB dengan Variasi Konsentrasi Monosodium Glutamat
By Deva Shitara Prasanti
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

amma-Aminobutyric Acid (GABA) merupakan senyawa asam amino nonprotein yang berperan penting sebagai neurotransmitter inhibitor dan dapat diproduksi secara berkelanjutan pada makhluk hidup. Pediococcus acidilactici merupakan salah satu bakteri asam laktat yang mampu memproduksi GABA melalui mekanisme dekarboksilasi asam glutamat pada proses fermentasi makanan. Monosodium glutamat (MSG) menjadi sumber glutamat sebagai prekursor pada proses pembentukan GABA oleh bakteri. Penggunaan MSG dengan konsentrasi yang berbeda dapat mempengaruhi produksi GABA yang dihasilkan oleh Pediococcus acidilactici. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi GABA yang dihasilkan oleh Pediococcus acidilactisi pada media MRSB yang ditambah variasi konsentrasi MSG. Metode penelitian yang dilakukan meliputi peremajaan bakteri isolat Pediococcus acidilactici, persiapan inoculum, pertumbuhan Pediococcus acidilactici pada media MRSB, produksi GABA oleh Pediococcus acidilactici pada media MRSB dengan variasi konsentrasi MSG (0%, 1%, 2%, 4%, dan 6%) v/v, dan pengukuran konsentrasi GABA berdasarkan persamaan linier pada kurva standar GABA (sigma). Pengukuran pertumbuhan bakteri dan produksi GABA berdasarkan nilai absorbansi hasil spektrofotometri dengan panjang gelombang 660 nm dan 425 nm. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai produksi GABA oleh Pediococcus acidilactici tertinggi pada penambahan konsentrasi MSG 6% pada waktu inkubasi 48 jam yaitu 19,43 mg/ml. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan (

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Fermentasi Bioetanol dari Limbah Kulit Biji Mangga (Mangifera indica L.) Menggunakan Ragi Roti Melalui Proses Hidrolisis Asam
By Tiara Eka Anisa
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

Bioetanol merupakan energi alternatif yang dapat dihasilkan melalui proses fermentasi karbohidrat dengan bantuan mikroorganisme. Kulit biji manga berpotensi menjadi bahan baku pembuatan bioetanol karena mengandung lignoselulosa. Konversi bahan lignoselulosa menjadi bioetanol memerlukan proses pretreatment meliputi delignifikasi dan hidrolisis. Proses hidrolisis sangat penting dalam pembuatan bioetanol untuk memecah lignoselulosa menjadi monomer gula sederhana agar dapat difermentasi menjadi etanol oleh khamir. Hidrolisis dapat dilakukan menggunakan katalis asam untuk meningkatkan konsentrasi gula reduksi yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan konsentrasi katalis asam yang menghasilkan konsentrasi gula reduksi tertinggi serta mengetahui konsentrasi bioetanol yang dihasilkan. Metode penelitian ini meliputi persiapan bahan baku, hidrolisis menggunakan katalis H2SO4 dan HCl dengan variasi konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4%, 5% dan pengukuran gula reduksi menggunakan metode DNS (Dinitrosalicylic Acid). Inokulum yang digunakan adalah khamir Saccharomyces cerevisiae dari ragi roti dan fermentasi dilakukan selama 72 jam. Bioetanol dianalisis menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography) pada akhir inkubasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan analisis data menggunakan uji Two Way ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gula reduksi tertinggi dihasilkan oleh katalis HCl 3% sebesar 32,6 mg/mL dan rata-rata konsentrasi bioetanol yang dihasilkan sebesar 19,69%. Kata kunci: Bioetanol, Kulit Biji Mangga, Hidrolisis Asam, Saccharomyces cerevisiae.

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Potensi Bakteri Asam Laktat (BAL) Pediococcus acidilactici dan Isolat BAL Cin-2 yang Diisolasi dari Cincalok Sebagai Antibakteri
By Deby Haryudanti Andaru
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

Cincalok merupakan suatu produk hasil fermentasi berbasis udang rebon. Proses fermentasi Cincalok terjadi secara alami di lingkungan dengan adanya Bakteri Asam Laktat indigenous. BAL dapat menghasilkan senyawa yang bersifat antibakteri, seperti asam organik, hidrogen peroksida, bakteriosin dan sebagainya yang dapat digunakan sebagai pengawet hayati. Senyawa antibakteri BAL diketahui mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Tujuan penelitian ini menguji aktivitas antibakteri pada Pediococcus acidilactici dan isolat BAL Cin-2 dari makanan hasil fermentasi cincalok dalam menghambat bakteri patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan kultivasi BAL dan uji aktivitas antibakteri. Isolat BAL dikultivasi pada media MRSB dan diukur pertumbuhannya dengan metode turbidimetri yaitu mengukur optical density menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 625 nm. Supernatan bebas sel dari P. acidilactici dan isolat BAL Cin-2 diberi tiga perlakuan, yaitu tidak dinetralkan (pH 4), dinetralkan (pH 7) dan pengendapan protein (pH 7 + (NH4)2SO4 50%)). Uji aktivitas antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus menggunakan metode difusi kertas cakram. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa kedua supernatan isolat BAL yang telah diberi tiga perlakuan yang berbeda mampu menghasilkan senyawa antibakteri terhadap kedua bakteri uji dengan terbentuknya rata-rata diameter zona hambat sebesar 1,17-12,9 mm. Zona hambat tertinggi terdapat pada supernatan P. acidilactici yang tidak dinetralkan (pH 4) terhadap E. coli yang memiliki indeks aktivitas zona hambat kuat. Kata Kunci: Cincalok, Bakteri Asam Laktat, Senyawa Antibakteri, Asam organik, Bakteriosin

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Etnobotani Aren (Arenga pinnata Merr.) di Dusun Indrokilo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang
By Diniari Trimedianugrah
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

Aren merupakan kelomok tumbuhan Palmae yang populasinya tersebar di seluruh Indronesia. Tumbuhan aren dikenal sebagai tumbuhan multifungsi yang bernilai secara ekonomi dan ekologi. Pemanfaatan tumbuhana aren sudah sejak lama dilakukan oleh masyarakat adat lokal, salah satunya di Dusun Indrokilo. Kajian etnobotani merupakan salah satu cara mengetahui pemanfaatan tumbuhan aren (Arenga pinnata Merr) oleh pengrajin aren di Dusun Indrokilo yang masih dipengaruhi oleh tradisi secara turun temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji populasi, pemanfaatan, serta upaya pelestarian aren di Dusun Indrokilo. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan ekologi melalui pengukuran lingkungan dan mengetahui populasi aren dan pendekatan etnobotani melalui survei dan wawancara kepada 5 informan kunci dan 23 responden. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk mengetahui populasi aren dan kualitatif untuk menjelaskan pemanfaatan dan pelestarian aren. Populasi tumbuhan aren dikategorikan berdasarkan tinggi dan diameter batang; semai, pancang, tiang, dan pohon. Regenerasi tumbuhan aren di Dusun Indrokilo dalam kondisi baik, karena jumlah semai lebih banyak daripada pancang, dan jumlah pancang lebih banyak daripada pohon. Pemanfaatan tumbuhan aren di Dusun Indrokilo paling utama adalah pembuatan gula aren dan kolang-kaling. Proses pembuatan gula aren dan kolang-kaling masih dipengaruhi oleh tradisi yang diwariskan secara turun menurun. Upaya konservasi tumbuhan aren oleh masyarakat Dusun Indrokilo meliputi; perawatan batang aren, pembersihan area tempat tumbuh aren, dan pemindahan bibit aren. Kata kunci : Etnobotani aren, tandan jantan, kolang-kaling, Dusun Indrokilo.

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
cover
Produksi Gamma-Aminobutyric Acid (GABA) Oleh Isolat Bakteri Asam Laktat CIN-2 Pada Media MRSB dengan Berbagai Konsentrasi Amonium Klorida
By ; Rizayu Winarsari
-- SEMARANG : Departemen Biologi FSM UNDIP, 2022

Asam Gamma-Aminobutirat (GABA) merupakan asam amino non protein yang terdapat pada makhluk hidup dan berfungsi sebagai neurotransmitter inhibitor pada sistem saraf pusat. Senyawa GABA dapat diproduksi oleh bakteri asam laktat melalui proses dekarboksilasi glutamat. Amonium klorida (NH4Cl) merupakan sumber nitrogen yang digunakan untuk memberi nutrisi pada media pertumbuhan bakteri asam laktat sehingga proses pembentukan GABA dapat dimaksimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar produksi GABA yang dihasilkan oleh BAL CIN-2 yang diberi variasi konsentrasi amonium klorida. Metode penelitan yang dilakukan yaitu peremajaan isolat BAL CIN-2, pada media MRSA, pembuatan inokulum, pertumbuhan dan produksi GABA yang dilakukan pada media MRSB dengan penambahan berbagai konsentrasi ammonium klorida, serta pengukuran konsentrasi senyawa GABA. Pertumbuhan isolat BAL CIN-2 diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 600 nm, sedangkan produksi senyawa GABA pada media MRSB dilakukan dengan penambahan variasi konsentrasi amonium klorida (0%, 0.5%, 1%, 1.5%, dan 2%) v/v. Pengukuran produksi senyawa GABA menggunakan nilai absorbansi pada spektrofotometer dengan panjang gelombang 425 nm. Konsentrasi senyawa GABA diukur menggunakan persaman standar GABA. Penelitian bersifat Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata konsentrasi produksi senyawa GABA oleh BAL CIN-2 mencapai nilai tertinggi pada perlakuan konsentrasi amonium klorida (NH4Cl) 2% (A4) dengan waktu inkubasi jam ke-48 yaitu sebesar 19,999 mg/ml. Hasil analisis data menunjukkan bahwa konsentrasi amonium klorida berpengaruh secara signifikan terhadap produksi GABA. Kata kunci : GABA, isolat BAL CIN-2, amonium klorida (NH4Cl).

Ketersediaan0
Eksemplar tidak tersedia
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 316 317 318 319 320 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?