Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis eceng gondok (Eichhornia crassipes) dengan variasi ukuran partikel substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasikan Trichoderma viride sehingga mampu tumbuh pada media pertumbuhan hasil modifikasi eceng gondok serta memperoleh data aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis selulosa pada eceng gondok dengan variasi ukuran partikel dan waktu fermentasi. Langkah awal dari penelitian ini adalah delignifikasi eceng gondok dengan menggunakan NaOH 2%. Langkah selanjutnya Trichoderma viride diremajakan dari media PDA (Potatos Dekstrose Agar) ke media PDB (Potatos Dekstrose Broth) lalu diadaptasikan ke media CMC (Carboximetil Cellulase) yang selanjutnya ke media eceng gondok. Hasil delignifikasi dan adaptasi digunakan untuk membuat kurva pertumbuhan. Dari kurva pertumbuhan kemudian difermentasikan pada variasi ukuran partikel substrat dan waktu fermentasi (sesuai dengan kurva pertumbuhan) selanjutnya diukur kadar gula pereduksinya dengan menggunakan metode Nelson-Somogyi. Hasil dari penelitian ini adalah Trichoderma viride mampu tumbuh pada media pertumbuhan hasil modifikasi eceng gondok serta aktivitas Trichoderma viride dalam menghidrolisis selulosa mempunyai ukuran partikel eceng gondok optimum 170 mesh dengan kadar gula pereduksi 1,3372 mg/L dan memiliki waktu fermentasi optimum pada jam ke-48.
Kata kunci: selulosa, eceng gondok, Trichoderma viride, Nelson-Somogyi
ABSTRAK
Nanopartikel CeO2 didoping Zn, sebagai material perisai UV telah
Mikrostruktur nanopartikel dikarakterisasi dan dianalisis untuk mengetahui
Cerium (III) nitrate hexahydrate (0,08M) dan Zinc Nitrate sebagai
volume aqua DM dan isopropanol adalah 1:6. Presipitasi dilakukan dengan
endapan dikeringkan pada temperatur 60oC selama 2 jam dan dikalsinasi pada
jumlah dopping Zn yang berbeda. Analisis difraksi sinar-x digunakan untuk
menentukan ukuran kristalit, parameter kisi dan regangan kisi. Mikrostruktur dan