Pada saat ini berkat perkembangan ilmu dan teknologi, dan juga kehidupan masyarakat, tampak bentuk dan jenis pelayanan kesehatan yang dapat diselenggarakan banyak macamnya. Bentuk dan jenis pelayanan kesehatan tersebut, ternyata tidaklah sama antara satu negara dengan negara lainnya. Setiap negara, tergantung dari kemajuan ilmu dan teknologi, kebutuhan dan tuntutan kesehatan, tingkat sosial ekonomi serta latar belakang politik, dapat memiliki bentuk dan jenis pelayanan kesehatan yang agak berbeda. Bentuk dan jenis pelatanan kesehatan yang diselenggarakan di negara-negara yang telah maju (developed countries) tidaklah sama dengan yang diselenggarakan di negara-negara yang sedang berkembang (developing countries). demikian pula halnya antar negara-negara yang telah maju. Bentuk dan jenis pelayanan kesehatan yang diselenggarakan di di Amerika Utara misalnya, tdaklah sama dengan bentuk dan jenis pelayanan kesehatan yang diselenggarakan di negara-negara Eropa Barat.rnrnDalam praktek sehari-hari, sekalipun bentuk dan jenis pelayanan kesehatan yang diselenggarakan berbeda, namun pada waktu menyelenggarakannya, ternyata selalu ditemukan beberapa kesamaan.
Sebagai tenaga kerja, wanita mempunyai peranan ganda, di satu pihak dituntut untuk dapat berprestasi dengan meningkatkan efisiensi, dan produktivitas kerja, sedang di lain pihak sebagai ibu rumah tanggamempunyai peranan di dalam mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat dan sejahtera, dalam rangka membangun manusia Indonesia seutuhnya.rnrnUntuk itu, sudah sewajarnya apabila kita semua memperhatikan keselamatan dan kesehatan serta kesejahteraan tenaga kerja wanita, yang hasilnya dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan kerja beserta keluarganya, yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa.
Buku ini memuat teori-teori umum tentang perekonomian kota, konsep dan batasan urbanisasi, pengangguran dan sektor informal, yang ditinjau dari pelbagai disiplin ilmu pengetahuan, termasuk tinjauan ekonomi, sosiologi, geografi, antropologi, dan kependudukan. Kasus-kasus yang diangkat berasal dari permasalahan kota-kota di negara-negara sedang berkembang. Sedangkan pada bagian akhir buku ini terdapat sejumlah karangan hasil penelitian masalah kota yang dihadapi di Palembang, Ujung Pandang, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. rnrnKumpulan tulisan dalam buku ini diharapkan menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi dosen, mahasiswa, pejabat pemerintah, para pengambil keputusan, serta para pembaca yang menaruh perhatian besar pada masalah urbanisasi, pengangguran, dan sektor informal.
Secara biologis, perempuan berbeda dari laki-laki karena terdapatnya perbedaan hormon, anatomi dan fisiologi alat reproduksi, yang membawa perempuan pada kodratnya yaitu hamil, melahirkan sedangkan laki-laki tidak.rnrnTernyata dengan bergeraknya waktu dan perkembangan zaman, makin banyak gangguan kesehatan dan penyakit yang tidak dapat sembuh dengan intervensi biologis saja. Pendekatan model biologis makin diakui belum cukup menggambarkan secara utuh seluruh faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan seseorang. Mulailah para pakar menggali fakotr-faktor non-biologis sehingga berkembanglah sebuah model yang dianggap lebih lengkap. Model tersebut dikenal dengan model sosial, yang memasukkan faktor ekonomi, sosial, budaya sebagai faktor-faktor yang turut melengkapi faktor biologis.
Permasalahan yang dibahas dalam kumpulan karangan ini mencakup antara lain peranan berpikir dalam peradaban manusia, hakikat ilmu, kelebihan dan kekuranganny, kegunaan teori keilmuan. Juga dibahas peranan beberapa disiplin kelimuan seperti misalnya matematika, logika, statistika, bahasa dan juga peranan penelitian. Tidak dilupakan pula pembahasan mengenai hubungan antara etika dan ilmu.rnrnBunga rampai ini ditujukan kepasa semua orang yang mencintai ilmu agar mereka lebih memahami apa yang mereka cintai, dan dengan demikian dirangsang untuk mempelajarinya dengan lebih baik.
Konsep pusat kesehatan komunitas telah berkembang dengan semakin didukungnya kebutuhan pelayanan kesehatan primer yang berlandaskan peranserta komunitas. Kini peranan Puskesmas sudah lebih dari suatu rangkaian pelayanan yang melalui rumah sakit kabupaten dengan sumber dan keahlian medis yang masih langka serta dengan biaya pelayanan yang lebih mahal, hingga rumah sakit propinsi dengan para konsultannya dan akhirnya rumah sakit rujukan nasional.rnrnDi daerah pedesaan negara tropis terlihat jelas bahwa Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan bagi sebagian besar penduduk. Tetapi kita lihat pula bahwa sebagian besar dokter bukan bekerja langsung di Puskesmas-Puskesmas. Banyak diantara segi-segi peranan dokter memerlukan pengetahuan mendalam tentang komunitas yang dijalani oleh Puskesmas.
Masalah lingkungan hidup sudah lama ada di dunia ini. Namun tadinya belum seberapa gawat sehingga tidak terlalu menganggu kehidupan manusia.Lambat laun masalah lingkungan hidup semakin sering timbul dalam intensitas yang semakin mengganggu. Sidang khusus tentang Lingkungan Hidup diterima sebagai masalah nasional dan internasional oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.rnrnMenurut rumusan para ahli, lingkungan hidup adalah semua benda, daya dan kehidupan, termasuk didalamnya manusia segala tingkah lakunya, yang terdapat dalam suatu ruang dan mempengaruhi kelangsungan dan kesejahteraan manusia serta kelangsungan jasad-jasad hidup lainnya. Dalam lingkungan hidup ini berlangsung hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan faktor-faktor alam, antara makhluk hidup dengan sesamanya dan antara faktor-faktor alam dengan sesamnaya. Hubungan timbal balik ini mempengaruhi keseimbangan isi lingkungan hidup.
Untuk peningkatan baik dalam bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran maupun program pendidikan dokter spesialis bidang ilmu kesehatan anak maka perlu pedoman yang baku tentang penatalaksanaan penderita anak.
Metodologi research memberikan kupasan-kupasan tentang logika, dalil-dalil, postulat-postulat atau proposis-proposisi yang melatar belakangi setiap langkah dan proses yang lazim ditempuh dalam kegiatan research; memberikan alternatif-alternatif dan petunjuk-petunjuk dalam memilih alternatif-alternatif itu, dan mengkomparasikan unsur-unsur penting dalam rangkaian kegiatan research.
Yang menjadi ciri manusia yang berpikir ialah bahwa ia membentuk pengetahuan. Pengetahuan ini diperoleh dengan jalan menghentikan reaksinya yang serta merta dan kemudian berpikir lebih lanjut serta menyelidiki hubungan yang terdapat antara hal-hal yang dihadapinya serta menyelidiki pula sebab-sebab serta alasan-alasan yang tersembunyi di balik hal-hal tersebut. Pengetahuan yang diepoleh secara demikian ini pada umumnya memberikan jaminan akan kepastian yang lebih besar, yang lebih tinggi dibandingkan dengan kepastian hayati yang dipunyai oleh hewan yang mengadakan reaksi secara naluriah. Tindakan yang mengikuti jalan memutar karena melakukan penalaran mendapatkan motivasiserta perencanaan secara sadar. Di dalam diri subyek, kesatuan dalam berpikir serta bertindak menghasilkan pengetahuan yang secara berangsur-angsur bertambah luas serta mendalam, yang terungkap dalam bahasa yang dapat diberitahukan kepada sesama subyek yang lain. Kini ilmu merupakan bentuk yang lebih mendasar dari pertanyaan serta pertanggungjawaban. Penanganan serta penguasaan bahasa, dibandingkan dengan pembicaraan serta perbuatan prailmiah yang lazimbya terjadi dalam kehidupan sehari-hari.