<i>Whole grain product</i> adalah produk makanan yang menggunakan biji-bijian serealia utuh minimal 51 persen dari seluruh bahan baku serta mengandung minimal 1,7 gram serat pangan. Contoh <i>whole grain</i> olahan adalah <i>pop corn, brown rice, wild rice, oatmeal, whole oat, rolles oat, steamed oat, dan flattened oat</i> yang dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan istilah <i>instant oat cereal</i>. Produk-produk olahannya sudah banyak dijual di pasaran, mulai dari yang berbentuk tepung (seperti tepung gandum) hingga yang berupa makanan olahan (roti gandum, biskuit <i>oat</i>, biskuit gandum, atau sereal <i>oat</i> yang dicampur susu)rnrnDengan sederet keunggulan dan manfaat luar biasa <i>whole grain</i>, pantas kiranya kita menghadirkannya sebagai salah satu menu rutin dalam pola makan sehari-hari. Dengan <i>whole grain</i> akan membuat kita merasa kenyang sehingga otomatis mengurangi asupan makanan yang lain. Selain itu, makanan ini tidak sulit didapat kaena sudah banyak industri yang mengolahnya menjadi hidangan yang beragam lezat. Tidak ada kata terlambat untuk mulai mengubah asupan kita agar mendapatkan tingkat kesehatan yang optimal.
Tanpa suatu etika (teori tentang hak dan kewajiban) dan suatu aksiologi (teori tentang nilai-nilai), manusia akan kekurangan panduan dan arahan dalam menangani berbagai masalah, entah itu bersifat global maupun yang menyangkut lingkungan sekitar. Lebih dari itu, manusia juga akan kekurangan landasan untuk cepat tanggap dengan masalah.rnrnBuku ini mencoba merevisi pandangan tradisional yang memosisikan manusia beserta nilai dan kepentingannya adalah di atas segalanya : antroposentrisme. Secara moral, sulit kiranya menerima bahwa hanya spesies manusia saja yang penting, sama sulitnya untuk percaya bahwa segala sesuatu selain manusia ada hanya demi kepentingannya.rnrnAlternatif yang ditawarkan disini mencakup sentientisme yang mengakui secara moral setiap ciptaan yang punya indra; biosentrisme yang mengakui kedudukan moral semua makhluk yang hidup; dan ekosentrisme yang memandang ekosistem dan biosfer memiliki moral yang tidak tergantung pada arti anggotanya. Ketiga arah pandangan ini sama-sama mencoba memperbaiki keangkuhan antroposentrisme yang telah mendarahdaging dalam peradaban manusia modern dan telah mengakibatkan kerusakan lingkungan yang mereka diami.
Parasitologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang hidup pada makhluk hidup lain baik di dalam maupun di luar/permukaan tubuh, bersifat sementara atau tetap, dengan tujuan mengambil makanan baik sebagian ataupun seluruhnya dari makhluk hidup yang ditumpanginya itu. Parasitologi mempelajari tentang : dasar sejarah, taksonomi makhluk hidup penyebab penyakit (bakteri, virus, protozoa, helminth, arthropoda), gejala klinis, diagnosisi, pencegahan dan pengobatannya. Makhluk hidup di alam ini tidak mungkin hidup sendiri tetapi selalu terjadi hubungan/interaksi dengan makhluk hidup lain, interaksi itu disebut simbiosis. Dari simbiosis ini dapat menimbulkan berbagai efek baik menguntungkan maupun merugikan.
Ketika dunia masih dibayangi banyaknya penyakit infeksi yang belum tertangani dengan baik, kini kita dihadapkan dengan penyakit tidak menular (degeneratif) yang kasusnya juga semakin meningkat. Beberapa penyakit degeneratif, seperti stroke dan hipertensi, justru masuk dalam lima besar penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan, penderita dari penyakit ini tidak lagi mengenal status sosial ekonomi.rnrnBuku ini akan memaparkan secara detail tentang berbagai penyakit degeneratif, seperti obesitas, hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan penyakit saluran pencernaan. Mulai dari penyebab utama munculnya penyakit-penyakit tersebut hingga cara pencegahannya, terutama dari prinsip pola makan sehat.
Dalam penyusunan dokumen AMDAL salah satu aspek yang sangat penting dan perlu pengkajian yang mendalam adalah Aspek Kesehatan Masyarakat. Untuk menghasilkan dokumen yang berkualitas diperlukan wawasan yang memadai khususnya yang terkait dengan kesehatan masyrakat di sekitar proyek, dampak yang ditimbulkan akibat kegiatan tersebut dan bagaimana hubungannya dengan pola penyakit yang diprediksi akan terjadi saat proyek berjalan sehingga bisa dilakukan upaya pengelolaan yang tepat dan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.rnrnrnSejalan dengan Konsep Pembangunan berwawasan lingkungan yang berpedoman kepada Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengeoaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.rn
Dalam penyusunan dokumen AMDAL salah satu aspek yang sangat penting dan perlu pengkajian yang mendalam adalah Aspek Kesehatan Masyarakat. Untuk menghasilkan dokumen yang berkualitas diperlukan wawasan yang memadai khususnya yang terkait dengan kesehatan masyrakat di sekitar proyek, dampak yang ditimbulkan akibat kegiatan tersebut dan bagaimana hubungannya dengan pola penyakit yang diprediksi akan terjadi saat proyek berjalan sehingga bisa dilakukan upaya pengelolaan yang tepat dan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.rnrnrnSejalan dengan Konsep Pembangunan berwawasan lingkungan yang berpedoman kepada Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengeoaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.rn
Sebagai orang tua tentu kita tidak ingin melihat anak kita menderita karena sakit. tak jarang bagi orang tua menganggap penyakit sebagai suatu hal yang biasa, ada anggapan dan mitos-mitos yang beredar di masyarakat tentang ketika anak menderita sakit itu hanya "masuk angin biasa", bayi mengalami demam karena bertambah kepintarannya, dan juga seringkali orang tua tidak mau menyempatkan diri untuk berkonsultasi dengan dokter karena menganggap penyakit itu adalah penyakit biasa. Kurangnya pengetahuan tentang jenis penyakit, gejala dan cara mengatasinya dapat menyebabkan 'terlambat' dan juga salah kaprah dalam mengobati suatu penyakit, dan bukannya tidak mungkin malah akan berakibat fatal.rnrnBuku ini berisi panduan-panduan untuk mengenali penyakit berdasarkan gejala yang terjadi. Dalam buku ini akan diuraikan secara detail mengenai penyebab, gejala, dan cara mengobati suatu penyakit, serta dapat dijadikan sebagai penambah wawasan untuk menghindarkan keluarga dari ancaman penyakit. Buku ini merupakan buku wajib bagi orang tua agar selalu waspada terhadap hal-hal yang dapat mengundang penyakit baik ringan maupun berat.rn
Menurut informasi yang diperoleh dari lembaga kesehatan internasional WHO, dan dari beberapa sumber informasi lembaga kesehatan nasional lainnya, ada beberapa penyakit sangat berbahaya yang dikategorikan berdasarkan jenisnya. Karena begitu berbahayanya, penyakit tersebut dapat berdampak kematian, dan beberapa diantaranya dapat menular.rnrnBerkembanganya teknologi saat ini begitu pesat, sehingga banyak jenis penyakit yang pada awalnya tidak kita ketahui keberadaannya mulai banyak bermunculan.. Buku ini akan mendeskripsikan hal-hal mengenai 9 jenis penyakit ke dalam bahawa awam yang lebih mudah dipahami. Tujuannya adalah memudahkan pembaca yang awam akan dunia kedokteran untuk memahami kesembilan penyakit tersebut.