INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 9643 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 871 872 873 874 875 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Tumbuh Kembang, Status Gizi dan Imunisasi Dasar pada Balita
By Hanum Marimbi
-- : Nuha Medika, 2010

Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan dan perkembangan balita, status gizi sampai pada kebutuhan akan imunisasi. Dewasa ini orangtua dan tenaga kesehatan sangat fokus terhadap kondisi balitanya. Berdasarkan penelitian masa depan orang akan sangat ditentukan kondisi pada saat balita.rnrnBuku ini mengupas berbagai hal yang berkaitan dengan balita sejak pertumbuhan dan perkembangannya, status gizi serta imunisasi dasar yang harus diberikan pada balita beserta efek samping yang ditimbulkannya. Buku ini juga membahas tentang tumbuh kembang anak.

Ketersediaan4
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Tuberkulosis : Pemberantasan dan Penanggulangan
By Muhamad Nizar
-- : Goayen Publishing, 2010

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang menjadi masalah utama bagi kesehatan masyarakat. Dilaporkan penyakit ini merupakan penyebab utama kematian dikalangan penyakit infeksi, termasuk penyumbang meningkatnya angka kematian ibu. Oleh karena itu pemerintah lebih berupaya membernatas penyakit ini namu belum berhasil secara tuntas. Sejak tahun 1995 setelah kesepakatan global, pemerintas RI sepakat untuk memberantas penyakit ini dipendekatan strategi DOTS (directly observed tratment short). Setelah lima belas tahun program ini, menunjukkan adanya kemajuan dibandingkan dengan program pemberantasan penyakit tuberculosis pada masa-masa silam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, strategi DOTS belum optimal menurunkan incident tuberculosis sebagai besar program diprioritaskan pada tahapan penanganan dan pengobatan penderita tuberkulosis dengan baik, benar dan tuntas.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Biologi Insekta Entomologi
By Mochamad Hadi
-- : Graha Ilmu, 2009

Biologi Insekta atau Entomologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hal ihwal serangga, dari struktur morfologi, anatomi, fisiologi, reproduksi dan siklus hidup serangga. Entomologi juga mempelajarai tentang serangga fitofagus, serangga entofamaga dan patogen serangga. Disamping itu juga mempelajari tingkah laku serangga, klasifikasi serangga dan juga ekologi serangga. Biologi insekta juga mempelajari ketahanan tumbuhan terhadap serangga serta penyerbukan tumbuhan oleh serangga. Peranan pokok bahasan tersebut sering dipakai dalam mempelajari serangga bidang biologi, bidang kesehatan, bidang pertanian, bidang peternakan, bidang kehutanan dan lain sebagainya.rnrnrnPeranan serangga telah dikembangkan sebagai jasad yangs ecara langsung atau secara tidak langsung mempengaruhi kestabilan ekosistem alami maupun ekosistem binaan, mengingat serangga adalah jasad hidup yang paling banyak jumlahnya dan paling besar keanekaragamannya. Serangga adalah jasad hidup yang dapat dijumpai di hampir semua habitat, di lingkungan yang sangat dekat dengan manusia. Pemanfaatan serangga sebagai parameter alami atau indikator alami terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan telah banyak digunakan, khususnya tingkat kualitas lingkungan.rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Biologi Insekta Entomologi
By Mochamad Hadi
-- : Graha Ilmu, 2009

Biologi Insekta atau Entomologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hal ihwal serangga, dari struktur morfologi, anatomi, fisiologi, reproduksi dan siklus hidup serangga. Entomologi juga mempelajarai tentang serangga fitofagus, serangga entofamaga dan patogen serangga. Disamping itu juga mempelajari tingkah laku serangga, klasifikasi serangga dan juga ekologi serangga. Biologi insekta juga mempelajari ketahanan tumbuhan terhadap serangga serta penyerbukan tumbuhan oleh serangga. Peranan pokok bahasan tersebut sering dipakai dalam mempelajari serangga bidang biologi, bidang kesehatan, bidang pertanian, bidang peternakan, bidang kehutanan dan lain sebagainya.rnrnrnPeranan serangga telah dikembangkan sebagai jasad yangs ecara langsung atau secara tidak langsung mempengaruhi kestabilan ekosistem alami maupun ekosistem binaan, mengingat serangga adalah jasad hidup yang paling banyak jumlahnya dan paling besar keanekaragamannya. Serangga adalah jasad hidup yang dapat dijumpai di hampir semua habitat, di lingkungan yang sangat dekat dengan manusia. Pemanfaatan serangga sebagai parameter alami atau indikator alami terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan telah banyak digunakan, khususnya tingkat kualitas lingkungan.rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Biologi Insekta Entomologi
By Mochamad Hadi
-- : Graha Ilmu, 2009

Biologi Insekta atau Entomologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hal ihwal serangga, dari struktur morfologi, anatomi, fisiologi, reproduksi dan siklus hidup serangga. Entomologi juga mempelajarai tentang serangga fitofagus, serangga entofamaga dan patogen serangga. Disamping itu juga mempelajari tingkah laku serangga, klasifikasi serangga dan juga ekologi serangga. Biologi insekta juga mempelajari ketahanan tumbuhan terhadap serangga serta penyerbukan tumbuhan oleh serangga. Peranan pokok bahasan tersebut sering dipakai dalam mempelajari serangga bidang biologi, bidang kesehatan, bidang pertanian, bidang peternakan, bidang kehutanan dan lain sebagainya.rnrnrnPeranan serangga telah dikembangkan sebagai jasad yangs ecara langsung atau secara tidak langsung mempengaruhi kestabilan ekosistem alami maupun ekosistem binaan, mengingat serangga adalah jasad hidup yang paling banyak jumlahnya dan paling besar keanekaragamannya. Serangga adalah jasad hidup yang dapat dijumpai di hampir semua habitat, di lingkungan yang sangat dekat dengan manusia. Pemanfaatan serangga sebagai parameter alami atau indikator alami terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan telah banyak digunakan, khususnya tingkat kualitas lingkungan.rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Biologi Insekta Entomologi
By Mochamad Hadi
-- : Graha Ilmu, 2009

Biologi Insekta atau Entomologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hal ihwal serangga, dari struktur morfologi, anatomi, fisiologi, reproduksi dan siklus hidup serangga. Entomologi juga mempelajarai tentang serangga fitofagus, serangga entofamaga dan patogen serangga. Disamping itu juga mempelajari tingkah laku serangga, klasifikasi serangga dan juga ekologi serangga. Biologi insekta juga mempelajari ketahanan tumbuhan terhadap serangga serta penyerbukan tumbuhan oleh serangga. Peranan pokok bahasan tersebut sering dipakai dalam mempelajari serangga bidang biologi, bidang kesehatan, bidang pertanian, bidang peternakan, bidang kehutanan dan lain sebagainya.rnrnrnPeranan serangga telah dikembangkan sebagai jasad yangs ecara langsung atau secara tidak langsung mempengaruhi kestabilan ekosistem alami maupun ekosistem binaan, mengingat serangga adalah jasad hidup yang paling banyak jumlahnya dan paling besar keanekaragamannya. Serangga adalah jasad hidup yang dapat dijumpai di hampir semua habitat, di lingkungan yang sangat dekat dengan manusia. Pemanfaatan serangga sebagai parameter alami atau indikator alami terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan telah banyak digunakan, khususnya tingkat kualitas lingkungan.rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Khasiat Whole Grain : Makanan Berserat untuk Hidup Sehat
By Made Astawan
-- : Gramedia Pustaka Utama, 2009

<i>Whole grain product</i> adalah produk makanan yang menggunakan biji-bijian serealia utuh minimal 51 persen dari seluruh bahan baku serta mengandung minimal 1,7 gram serat pangan. Contoh <i>whole grain</i> olahan adalah <i>pop corn, brown rice, wild rice, oatmeal, whole oat, rolles oat, steamed oat, dan flattened oat</i> yang dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan istilah <i>instant oat cereal</i>. Produk-produk olahannya sudah banyak dijual di pasaran, mulai dari yang berbentuk tepung (seperti tepung gandum) hingga yang berupa makanan olahan (roti gandum, biskuit <i>oat</i>, biskuit gandum, atau sereal <i>oat</i> yang dicampur susu)rnrnDengan sederet keunggulan dan manfaat luar biasa <i>whole grain</i>, pantas kiranya kita menghadirkannya sebagai salah satu menu rutin dalam pola makan sehari-hari. Dengan <i>whole grain</i> akan membuat kita merasa kenyang sehingga otomatis mengurangi asupan makanan yang lain. Selain itu, makanan ini tidak sulit didapat kaena sudah banyak industri yang mengolahnya menjadi hidangan yang beragam lezat. Tidak ada kata terlambat untuk mulai mengubah asupan kita agar mendapatkan tingkat kesehatan yang optimal.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Etika Lingkungan Global
By Robin Attfield
-- : Kreasi wacana, 2010

Tanpa suatu etika (teori tentang hak dan kewajiban) dan suatu aksiologi (teori tentang nilai-nilai), manusia akan kekurangan panduan dan arahan dalam menangani berbagai masalah, entah itu bersifat global maupun yang menyangkut lingkungan sekitar. Lebih dari itu, manusia juga akan kekurangan landasan untuk cepat tanggap dengan masalah.rnrnBuku ini mencoba merevisi pandangan tradisional yang memosisikan manusia beserta nilai dan kepentingannya adalah di atas segalanya : antroposentrisme. Secara moral, sulit kiranya menerima bahwa hanya spesies manusia saja yang penting, sama sulitnya untuk percaya bahwa segala sesuatu selain manusia ada hanya demi kepentingannya.rnrnAlternatif yang ditawarkan disini mencakup sentientisme yang mengakui secara moral setiap ciptaan yang punya indra; biosentrisme yang mengakui kedudukan moral semua makhluk yang hidup; dan ekosentrisme yang memandang ekosistem dan biosfer memiliki moral yang tidak tergantung pada arti anggotanya. Ketiga arah pandangan ini sama-sama mencoba memperbaiki keangkuhan antroposentrisme yang telah mendarahdaging dalam peradaban manusia modern dan telah mengakibatkan kerusakan lingkungan yang mereka diami.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Teknik Demografi
By Rozy Munir
-- : Bina Aksara, 1989

Resensi

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Sukses Mengolah Sampah Organik menjadi Pupuk Organik
By Alex S.
-- : Pustaka Baru Press,

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 871 872 873 874 875 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?