Sistem Informasi Kesehatan (SIK) memiliki definisi sebagai kumpulan kompnen dan prosedur yang terorganisir dan bertujuan untukmenghasilkan informasi yang dapat memperbaiki keputusan yang berkaitan dengan manajemen pelayanan kesehatan di setiap tingkatnya. Buku ini membahas dasar-dasar Sistem Informasi (SI) secara umum dan Sistem Informasi Kesehatan (SIK), serta gambaran SIK tersebut dalam tatanan Sistem Kesehatan Nasional di Indonesia. Buku ini membahas : Sistem Informasi, Sistem Informasi Kesehatan, Monitoring dan Evaluasi SI, SIKNAS dan SIKDA, Pengembangan SIKNAS, SI PUskesmas, SI Rumah Sakit, Surveilans Kesehatan, SI Kependudukan, dan lain-lain.
Perkembangan mikrobiologi diawali dengan keberhasilan anthony van Leeuwenhoek membuat mikroskop. Perkembangan alat optik modern ini sebenarnya tidak lepas dari seorang pionir penemu alat optik pada zaman keemasan Islam, yaitu Ibnu Haytam. Beliau menulis buku yang berjudul Kitab al-Manazir atau Book of Optics.rnrnPrinsip penelitian mikroorganisme yang dikenal selama ini adalah diperkenalkan Robert Koch sehingga disebut fostulat Koch. Ternyata, fostulat Koch ini mirip dengan prosedur penelitian yang telah dikembangkan oleh Ibnu Sina, 7 abad sebelumnya. Ibnu Sina telah memformulasikan eksistensi mikroorganisme dan mendeteksi penyakit yang disebabkan mikroorganisme 7 abad sebelum sarjana Barat memikirkannya. Produktivitas pemikiran Ibnu Sina ini tidak terlepas dari hati dan pikirannya yang tidak pernah lepas dari Allah SWT.
Kegiatan analisis data statistik merupakan salah satu hal yang tak bisa dihindari oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, tesis, maupun disertasi dengan peneliti kuantitatif. Ketidakmampuan atau kurangnya pemahaman tantang cara analisis data dengan SPSS sering membuat mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan analisis data, dan lebih baik diserahkan ke pihak jasa konsultan statistik untuk membantu dalam mengerjakan analisis datanya. rnrnrnAnalisis data dibagi menjadi analisis parametrik dan non parametrik. Untuk penelitian kuantitatif banyak menggunakan metode parametric, sedangkan Analissi non parametrik sendiri sering digunakan sebagai alternatifjika persyaratan parametrik tidak terpenuhi seperti data tidak berdistribusi normal atau digunakan jika datanya berjenis nominal atau ordinal.
Buku ini berisi tentang konsep sosiologi dan antropologi yang diaplikasikan dalam bidang kesehatan. Buku ini memuat tentang pengertian sosiologi, sosiologi kesehatan, antropologi kesehatan, konsep perilaku, konsep sehat sakit, perilaku sehat dan perilaku sakit serta berbagai hal yang berkaitan dengan perilaku manusia sehubungan dengan kesehatan.rnrnSosiologi merupakan sebuah istilah yang berasal dari kata latin socius yang artinya teman, dan logos dari kata Yunani yang berarti cerita, diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi muncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu. Namun sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari masyarakt baru lahir kemudian di Eropa.
Secara umum penyebab kecelakaan ada dua, yaitu unsafe action (faktor manusia) dan unsafe condition (faktor lingkungan). Menurut penelitian bahwa 80-85% kecelakaan disebabkan oleh unsafe action. Kecelakaan pasti akan menimbulkan kerugian baik dari segi biaya maupun waktu tersita. Kecelakaan kerja adalah salah satu dari sekian banyak masalah di bidang kesehatan kerja. Dengan menerapkan usaha keselamatan dan kesehatan kerja (K3) maka kejadian kecelakaan kerja semestinya bisa dihindari. Namun acapkali masih sering terjadi saja kecelakaan, baik dari faktor pekerja, peralatan, mesin atau sekitar pekerjaan. rnrnDampak kecelakaan kerja dirasakan langsung oleh pekerja, di man apekerja dapat mengalami cedera dari ringan sampai berat bahkan dapat menyebabkan kematian. Dampak tidak langsung dirasakan oleh masyarakat misalnya hilangnya waktu kerja, produktivitas menurun, dan lain-lain. Oleh karena besarnya kerugian yang ditanggung maka kecelakaan harus dicegah. Dan pencegahan kecelakaan itu perlu ada campur tangan dari berbagai pihak yang terakiat, karena bagaimanapun pekerjalah yang mempunyai potensi untuk terkena kecelakaan. PEncegahan kecelakaan harus berdasarkan pengetahuan tentang sebab-sebab kecelakaan, itu dapat diketahui dengan mengadakan analisa tentang kecelakaan. Dari sini, kebijakan perusahaan memegang peranan penting dalam mengatasinya sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tersebut tidak terjadi. Tentu pihak pekerja memegang pernaan penting untuk meminimalisasi kecelakaan akibat kerja tersebut.rn
Salah satu ancaman terhadap manusia adalah penyakit, terutama penyakit infeksi yang dibawa oleh berbagai macam mikroba seperti virus, bakteri, parasit, jamur. Tubuh mempunyai cara dan alat untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu. Beberapa jenis penyakit seperti pilek, batuk, dan cacar air dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Dalam hal ini dikatakan bahwa sistem pertahanan tubuh (terutama pada anak-anak atau pada orang dewasa dengan daya tahan tubuh lemah) tidak mampu mencegah kuman itu berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan penyakit berat yang membawa kepada cacat atau kematian. Oleh karena itu perlulah menambah/meningkatkan daya imun dengan pemberian imunisasi.rnrnBuku ini berisi tentang sejarah perkembangan imunisasi, tujuan dan manfaat imunisasi serta tempat melakukan imunisasi. Konsep imunisasi dan vaksinasi serta kontraindikasi pemberian imunisasi dibahas secara detail.
Salah satu ancaman terhadap manusia adalah penyakit, terutama penyakit infeksi yang dibawa oleh berbagai macam mikroba seperti virus, bakteri, parasit, jamur. Tubuh mempunyai cara dan alat untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu. Beberapa jenis penyakit seperti pilek, batuk, dan cacar air dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Dalam hal ini dikatakan bahwa sistem pertahanan tubuh (terutama pada anak-anak atau pada orang dewasa dengan daya tahan tubuh lemah) tidak mampu mencegah kuman itu berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan penyakit berat yang membawa kepada cacat atau kematian. Oleh karena itu perlulah menambah/meningkatkan daya imun dengan pemberian imunisasi. rnrn<br>rn<br>rnBuku ini berisi tentang sejarah perkembangan imunisasi, tujuan dan manfaat imunisasi serta tempat melakukan imunisasi. Konsep imunisasi dan vaksinasi serta kontraindikasi pemberian imunisasi dibahas secara detail.rn
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh United Nation Development Program (UNDP), Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index), Indonesia pada tahun 2011 menempati peringkat 124 dari 187 negara, turun dari peringkat 108 pad atahun 2010. Penurunan posisi Indonesia pada indeks tersebut mengindikasikan masih adanya masalah serius berkaitan dengan standar kehidupan bangsa ini, khususnya masalah gizi buruk di masyarakat. Indikasi ini menjadi semakin menguat dengan masih dimasukannya Indonesia sebagai negara berlevel 'serius' dalam masalah kelaparan dan gizi buruk dalam rilis tahun 2011 oleh Global Hunger Index. KOndisi tersebut masih diperparah dengan minimnya pengetahuan terhadap gejala, serta penanganan gizi buruk yang masih merupakan faktor utama tingginya angka gizi buruk di Masyarakat.rnrnrnDari kacamata tersebut, buku ini memperbincangkan masalah utama gizi buruk di Indonesia: Kekurangan Protein (KEP), Anemia, Gangguan Akibat Kekuarangan Yodium (GAKY), dan kekurangan Vitamin A (KVA) dengan fokus pada : sebab masalah gizi, epidemiologi, parameter pendeteksian, akibat yang ditimbulkan, tindakan pencegahan dan penanggulangannya. Tidak hanya masalah utama yang dipaparkan dalam buku ini, tetapi juga kaitan antara gizi dengan berbagai faktor dan disiplin keilmuan lain seperti pertanian, perikanan, sosial budaya, kependudukan, dan ketahanan pangan.
Peningkatan kesehatan masyarakat merupakan tantangan bagi masyarakt berkembang. Perubahan dalam bidang itu tidak terjadi secara otomatis, meliankan secara terencana, dalam proses belajar terus menerus tentang pendidikan kesehatan.rnrnrnAnatomi atau ilmu urai mempelajari susunan tubuh dan hubungan bagian-bagiannya satu sama lain. Anatomi regional mempelajari letak geografis bagian tubuh. Setiap region atau daerah, misalnya lengan, tungkai, kepala, dada, dan seterusnya ternyata terdiri atas sejumlah struktur dan susunan yang umum didapati pada semua region. Struktur itu meliputi tulang, otot, saraf, pembuluh darah, dan seterusnya.
Parasitologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang hidup pada makhluk hidup lain baik di dalam maupun di luar/permukaan tubuh, bersifat sementara atau tetap, dengan tujuan mengambil makanan baik sebagian ataupun seluruhnya dari makhluk hidup yang ditumpanginya itu. Parasitologi mempelajari tentang : dasar sejarah, taksonomi makhluk hidup penyebab penyakit (bakteri, virus, protozoa, helminth, arthropoda), gejala klinis, diagnosisi, pencegahan dan pengobatannya. Makhluk hidup di alam ini tidak mungkin hidup sendiri tetapi selalu terjadi hubungan/interaksi dengan makhluk hidup lain, interaksi itu disebut simbiosis. Dari simbiosis ini dapat menimbulkan berbagai efek baik menguntungkan maupun merugikan.