Buku ini secara garis besar membahas aspek-aspek mendasar dalam studi Kebijakan Publik seperti makna, model-model kebijakan publik, siklus dan prosesnya mulai dari agenda setting hingga kemungkinan perubahan ataupun terminasi kebijakan, serta pada beberapa bagian disertakan contoh-contoh kasusnya. Namun dalam banyak bagiannya, buku ini memaparkan model politik dan peran aktor untuk memberikan warna keterlibatan aspek politik dalam segenap tahapan di dalam proses kebijakan publik. rnrnSekalipun dunia politik lebih nampak mengedepankan power struggle, namun kesadaran terhadap pentingnya melakukan studi dan aktivitas kebijakan publik muncul tidak hanya dari kalangan akademisi tetapi juga dari kalangan pemerintah, LSM dan tokoh masyarakat. Mereka melakukan berbagai kegiatan dalam berbagai bentuk seperti diskusi, penelitian, penulisan ilmiah dan ilmiah populer serta langkah-langkah praktis lainnya dalam bidang kebijakan publik untuk menyelesaikan masalah publik. Berdasarkan pada kebutuhan-kebutuhan itulah buku ini ditulis.
Promosi kesehatan merupakan ilmu mengenai upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Buku ini membahas sejarah perkembangan, tujuan, strategi sampai pada aplikasi kegiatan promosi kesehatan. rnrnPromosi kesehatan mempunyai peran yang sangat penting dalam proses pemberdayaan masyarakat, yaitu mulai pembelajaran dari, oleh dan bersama masyarakat sesuai dengan lingkungan sosial budaya setempat, agar masyarakat dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan. Promosi kesehatan juga berperan dalam proses peningkatan kualitas tenaga kesehatan agar lebih responsive dan mampu memberdayakan kliennya, sehingga akan tercapai pelayanan kesehatan yang bermutu adil serta merata dengan demikian dapat dikatan bahwa promosi kesehatan merupakan pilar utama dari visi Indonesia sehat 2010.
Darah adalah suatu cairan berwarna merah yang keluar dari tubuh oleh sebab apa saja misalnya karena pecahnya pembuluh darah atau luka yang tampak maupun tidak tampak, tidak sengaja akibat kecelakaan atau sakit tertentu maupun disengaja. ketidaksengajaan barangkali lebih umum misalnya perdarahan dari hidung, gusi atau pangkal gigi saat bersikat gigi, luka tersayat pisau atau karena kecelakaan kecil bahkan perdarahan hebat pada kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas. Kesengajaan yang pada hakekatnya bukan semata-mata sengaja agar darah keluar adalah tindakan medis pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium. hal ini dimaksudkan untuk kepentingan kesehatan atau menunjang diagnosis penyakit atau keluarnya darah pada berbagai jenis tindakan operasi yang harus melukai bagian tubuh, KEluarnya cairan berwarna merah lewat berbagai macam sebab itulah yang setiap orang bahkan anak kecil mampu mengenalinya sebagai darah.
Sistem Informasi KEsehatan (SIK) memiliki definisi sebagai kumpulan kompnen dan prosedur yang terorganisir dan bertujuan untukmenghasilkan informasi yang dapat memperbaiki keputusan yang berkaitan dengan manajemen pelayanan kesehatan di setiap tingkatnya.rnrnBuku ini membahas dasar-dasar Sistem Informasi (SI) secara umum dan Sistem Informasi Kesehatan (SIK), serta gambaran SIK tersebut dalam tatanan Sistem Kesehatan Nasional di Indonesia. Buku ini membahas : Sistem Informasi, Sistem Informasi Kesehatan, Monitoring dan Evaluasi SI, SIKNAS dan SIKDA, Pengembangan SIKNAS, SI PUskesmas, SI Rumah Sakit, Surveilans Kesehatan, SI Kependudukan, dan lain-lain.
Sistem Informasi Kesehatan (SIK) memiliki definisi sebagai kumpulan kompnen dan prosedur yang terorganisir dan bertujuan untukmenghasilkan informasi yang dapat memperbaiki keputusan yang berkaitan dengan manajemen pelayanan kesehatan di setiap tingkatnya. Buku ini membahas dasar-dasar Sistem Informasi (SI) secara umum dan Sistem Informasi Kesehatan (SIK), serta gambaran SIK tersebut dalam tatanan Sistem Kesehatan Nasional di Indonesia. Buku ini membahas : Sistem Informasi, Sistem Informasi Kesehatan, Monitoring dan Evaluasi SI, SIKNAS dan SIKDA, Pengembangan SIKNAS, SI PUskesmas, SI Rumah Sakit, Surveilans Kesehatan, SI Kependudukan, dan lain-lain.
Perkembangan mikrobiologi diawali dengan keberhasilan anthony van Leeuwenhoek membuat mikroskop. Perkembangan alat optik modern ini sebenarnya tidak lepas dari seorang pionir penemu alat optik pada zaman keemasan Islam, yaitu Ibnu Haytam. Beliau menulis buku yang berjudul Kitab al-Manazir atau Book of Optics.rnrnPrinsip penelitian mikroorganisme yang dikenal selama ini adalah diperkenalkan Robert Koch sehingga disebut fostulat Koch. Ternyata, fostulat Koch ini mirip dengan prosedur penelitian yang telah dikembangkan oleh Ibnu Sina, 7 abad sebelumnya. Ibnu Sina telah memformulasikan eksistensi mikroorganisme dan mendeteksi penyakit yang disebabkan mikroorganisme 7 abad sebelum sarjana Barat memikirkannya. Produktivitas pemikiran Ibnu Sina ini tidak terlepas dari hati dan pikirannya yang tidak pernah lepas dari Allah SWT.
Kegiatan analisis data statistik merupakan salah satu hal yang tak bisa dihindari oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, tesis, maupun disertasi dengan peneliti kuantitatif. Ketidakmampuan atau kurangnya pemahaman tantang cara analisis data dengan SPSS sering membuat mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan analisis data, dan lebih baik diserahkan ke pihak jasa konsultan statistik untuk membantu dalam mengerjakan analisis datanya. rnrnrnAnalisis data dibagi menjadi analisis parametrik dan non parametrik. Untuk penelitian kuantitatif banyak menggunakan metode parametric, sedangkan Analissi non parametrik sendiri sering digunakan sebagai alternatifjika persyaratan parametrik tidak terpenuhi seperti data tidak berdistribusi normal atau digunakan jika datanya berjenis nominal atau ordinal.
Buku ini berisi tentang konsep sosiologi dan antropologi yang diaplikasikan dalam bidang kesehatan. Buku ini memuat tentang pengertian sosiologi, sosiologi kesehatan, antropologi kesehatan, konsep perilaku, konsep sehat sakit, perilaku sehat dan perilaku sakit serta berbagai hal yang berkaitan dengan perilaku manusia sehubungan dengan kesehatan.rnrnSosiologi merupakan sebuah istilah yang berasal dari kata latin socius yang artinya teman, dan logos dari kata Yunani yang berarti cerita, diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi muncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu. Namun sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari masyarakt baru lahir kemudian di Eropa.
Secara umum penyebab kecelakaan ada dua, yaitu unsafe action (faktor manusia) dan unsafe condition (faktor lingkungan). Menurut penelitian bahwa 80-85% kecelakaan disebabkan oleh unsafe action. Kecelakaan pasti akan menimbulkan kerugian baik dari segi biaya maupun waktu tersita. Kecelakaan kerja adalah salah satu dari sekian banyak masalah di bidang kesehatan kerja. Dengan menerapkan usaha keselamatan dan kesehatan kerja (K3) maka kejadian kecelakaan kerja semestinya bisa dihindari. Namun acapkali masih sering terjadi saja kecelakaan, baik dari faktor pekerja, peralatan, mesin atau sekitar pekerjaan. rnrnDampak kecelakaan kerja dirasakan langsung oleh pekerja, di man apekerja dapat mengalami cedera dari ringan sampai berat bahkan dapat menyebabkan kematian. Dampak tidak langsung dirasakan oleh masyarakat misalnya hilangnya waktu kerja, produktivitas menurun, dan lain-lain. Oleh karena besarnya kerugian yang ditanggung maka kecelakaan harus dicegah. Dan pencegahan kecelakaan itu perlu ada campur tangan dari berbagai pihak yang terakiat, karena bagaimanapun pekerjalah yang mempunyai potensi untuk terkena kecelakaan. PEncegahan kecelakaan harus berdasarkan pengetahuan tentang sebab-sebab kecelakaan, itu dapat diketahui dengan mengadakan analisa tentang kecelakaan. Dari sini, kebijakan perusahaan memegang peranan penting dalam mengatasinya sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tersebut tidak terjadi. Tentu pihak pekerja memegang pernaan penting untuk meminimalisasi kecelakaan akibat kerja tersebut.rn
Salah satu ancaman terhadap manusia adalah penyakit, terutama penyakit infeksi yang dibawa oleh berbagai macam mikroba seperti virus, bakteri, parasit, jamur. Tubuh mempunyai cara dan alat untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu. Beberapa jenis penyakit seperti pilek, batuk, dan cacar air dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Dalam hal ini dikatakan bahwa sistem pertahanan tubuh (terutama pada anak-anak atau pada orang dewasa dengan daya tahan tubuh lemah) tidak mampu mencegah kuman itu berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan penyakit berat yang membawa kepada cacat atau kematian. Oleh karena itu perlulah menambah/meningkatkan daya imun dengan pemberian imunisasi.rnrnBuku ini berisi tentang sejarah perkembangan imunisasi, tujuan dan manfaat imunisasi serta tempat melakukan imunisasi. Konsep imunisasi dan vaksinasi serta kontraindikasi pemberian imunisasi dibahas secara detail.