Buku ini menyajikan serangkaian konsep pendekatan penelitian dalam Epidemiologi, yaitu deskriptif, analitik dan eksperimental. Kami berharap buku ini menjadi bahan bacaan dasar untuk pengetahuan kesehatan masyarakat, keperawatan, kedokteran, rekam medis, kebidanan dan bidang kesehatan lainnya.rnrnAdapun konsep bahasan dalam buku ini adalah tentang KOnsep dasar epidemiologi kesehatan, sejarah dan perkembangan epidemiologi, konsep sehat-sakit, konsep dasar epidmeiologi penyakit, konsep penyebab penyakit, riwayat alamiah penyakit, upaya pencegahan, kasus, diagnosis dan klasifikasi penyakit, epidmeiologi penyakit menular (PM), epidemiologi penyakit tidak menular (PTM), standarisasi penyebaran masalah kesehatan menurut ciri-ciri manusia, tempat dan waktu, pengukuran sumber kesehatan, data epidemiologis, identifikasi masalah penelitian epudemiologi, startegi pengambilan sampel, strategi pengumpulan data, rancangan studi epidemiologi deskriptif dan rancangan studi epidemiologi analitik.
Buku ini mempresentasikan aspek ergonomi mulai dari konsep dasar dengan variasi kajian yang menyebar dan aplikasinya yang mudah dipahami. Pembahasan diawali dari anatomi faal manusia, sistem syaraf untuk mengendalikan gerakan, posisi optimal tangan-kaki, antropometri, perancangan ruang kerja, filosofi duduk berdiri, bimekanika, metode pemindahan material secara manual, display-control, konsumsi enerji, kenyamanan termal, optimasi perancangan produk sampai pada perkembangan terakhir teknologi CAD (Computer Aided Design) dengan menggunakan : System for Aiding Man-Machine Interaction evaluation (SAMMIE), ErgoSHAPE, ErgoSPACE, COMBIMAN, CYBERMAN, CREW CHIEF, BOEMAN, dan BUFORD.
Keberadaan ilmu epidemiologi sangat penting peranannya untuk mengetahui seberapa besar tingkat penyebaran penyakit yang terjadi di masyarakat sehingga dapat dilakukan tindakan-tindakan untuk mengurangi dampak yang akan dihasilkan dan dapat mencegah penyebaran penyakit yang semakin meluas.rnrnPembahasan materi dalam buku ini dilengkapi dengan bagan, grafik dan rumus-rumus, serta menggunakan bahasa yangs ederhana sehingga dapat mudah dimengerti. Selain itu, untuk memudahkan, juga diberikan beberapa contoh kasus mengenai materi yang dibahas beserta soal-soal dan jawabannya.
hubungan antara makanan dan kesehatan sudah mulai dikenal sejak beberapa abad yang lampau. Pada zaman Babilonia di bawah pemerintahan Raja Nebukadnezar, konon menurut cerita di suatu waktu sang raja bermaksud mendidik calon ksatria yang akan dijadikan pengawalnya.Dipilihlah empat orang pemuda dan mereka setiap hari disuguhi aneka daging dan anggur kerajaan. Namun karena merasa malu dan segan terhadap para ksatria lain di lingkungan istana itu, yang mungkin saja lebih tangkas dari mereka, keempat pemuda tersebut bermufakat untuk menolak hidangan daging dan anggur istana. Sebagai gantinya mereka secara teratur memakan makanan yang bersumber dari bersumber dari berbagai jenis kacang dan air. Ternyata pada saat akhir latihan keempat pemuda itu jauh lebih tangkas dan perkasa dibanding para ksatria lainnya.
Penelitian lahir disebabkan sifat keingintahuan terhadap suatu masalah. Hal ini dapat dipecahkan melalui penggalian data atu informasi tentang permasalahan tertentu yang dapat digunakan untuk menghadapi suatu permasalahan. Dan untuk menerapkan suatu teori terhadap suatu permasalahan inilah memerlukan suatu metode yang dianggap relevan dan membantu memecahkan permasalahannya. Maka metode penelitian merupakan suatu cara atau jalan untuk memperoleh kembali pemecahan terhadap segala permasalahan.rnrnBuku ini diterbitkan dengan tujuan untuk menambah wawasan pembaca, khususnya para mahasiswa dan mereka yang bekerja di bidang penelitian, yang inginmempelajari tentang metode untuk melaksanakan penelitian (sosial). Buku ini juga merupakan panduan untuk mengungkapkan data lapangan ke dalam bentuk karya tulis ilmiah maupun untuk pedoman penulisan dalam bentuk laporan ilmiah.
Sehat tidaknya suatu makanan tidak bergantung pada ukuran, bentuk, warna, kelezatan, aroma, atau kesegarannya, tetapi bergantung pada kandungan zat yang diperlukan oleh tubuh. Namun tidak dapat dipungkiri acap kali kita memilih makanan yang akan kita konsumsi pertama kali karena alasan-alasan tersebut. Hampir bisa kita perkirakan bahwa seseorang tentu tidak akan berselera untuk memakan sayur sup yang tidka diberi garam atau puding yang tidak ditambahi gula. Karena, dalam hal ini garam dan gula merupakan zat aditif makanan yang menambah cita rasa makanan.rnrnPenggunaan zat aditif sintetis sebenarnya sudah diatur oleh pemerintah, baik melalui peraturan menteri kesehatan maupun BPOM. Akan tetapi, banyak produsen nakal yng tidak mengindahkan peraturan tersebut dan menggunakannya melebihi batas maksimum yang diperbolehkan. Bahkan, ada sebagian dari mereka dengan sengaja menggunakan zat aditif yang dilarang penggunaannya dalam bahan makanan. Sebagai contohnya, pewarna tekstil yang digunakan untuk mewarnai makanan. Efeknya tentu saja sangat fatal bagi kesehatan dan bisa beujung pada kematian;. Oleh karena itu, sebagai konsumen, kita harus jeli dan teliti dalam memilih makanan.
Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata Epi (permukaan, di atas, menimpa), Demos (rakyat, masyarakat, populasi), Logos (ilmu tentang). Jadi epidemiologi diartikan sebagai ilmu tentang sesuatu yang menimpa masyarakat. Dalam perkembangannya epidemiologi mengalami perubahan arti karena semakin meluasnya masalah-masalah kesehatan.rnrnEpidemiologi adalah studi tentang distribusi dan faktor-faktor yang menentukan keadaan yang berhubungan dengan kesehatan atau kejadian-kejadian pada kelompok penduduk tertentu.
Kanker adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh pertumbuhan tidak normal dari sel jaringan kulit. Sel ini secara terus menerus membelah dan tumbuh menyebar ke bagian tubuh lainnya. KAnker dapat menyerang semua orang, semua bagian tubuh, dan semua golongan umur. Namun penyakit ini lebih sering menyerang orang yang berusia di atas 40 tahun.rnrnDari banyak penelitian memang sudah terbukti pola makan sangat mempengaruhi risiko atau kemungkinan seseorang menderita kanker. Pola makan juga sangat berpengaruh terhadap perjalanan penyakit kanker, meunju kesembuhan atau justru semakin parah.rnrnUmumnya sebelum kanker menyebar dan merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak mempunyai keluhan atau merasakan gejala apapun. Apabila keluhan muncul, biasanya pertumbuhan pembunuh berdarah dingin ini sudah sedemikian parahnya, dan tidak mungkin bisa ditanggulangi lagi. Oleh karena itulah kanker disebut The Silent Killer.
Pada zaman serba maju seperti sekarang, kita semakin disibukkan dengan berbagai rutinitas sehingga kita lupa terhadap kesehatan tubuh. Seolah-olah tiada sekat antara waktu makan, tidur, istirahat, bekerja, berolahraga, dan sebagainya. Dengan jadwal yang kacau balau, organ tubuh kita tentu akan berontak. Tapi ternyata organ-organ tubuh kita bekerja pada waktunya sendiri-sendiri. Atau dengan kata lain semua organ itu memiliki jam piket. Jam piket organ-organ vital tubuh kita meliputi lambung, limpa, ginjal, hati, paru-paru, usus besar, dan jantung, yang akan dibahas secara lengkap. Sehingga kita bisa membuat pengaturan dalam menentukan aktivitas keseharian kita. Akhirnya tubuh sehatlah yang akan kita dapatkan.
Sistem pencernaan pada manusia berfungsi untuk menerima makanan, memecah makanan menjadi zat-zat, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah, dan membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dalam tubuh. Karena fungsinya tersebut, saluran pencernaan rawan terkena penyakit, baik yang diakibatkan bakteri, kuman, maupun malfungsi organ.rnrnBuku ini merupakan panduan praktis dalam mengenali jenis-jenis penyakit saluran pencernaan, gejala-gejalanya, dan pengobatan serta terapinya. Dengan disertai rincian mengenai sistem pencernaan kita, penyakit-penyakit yang biasanya menyerang sistem pencernaan kita, pengobatan yang dapat dilakukan, dan cara-cara mencegah sert amerawat sistem pencernaan kita.