INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 9643 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 856 857 858 859 860 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Elseviers Integrated Physiology
By Robert G. Carroll
-- : Mosby Elsevier, 2007

Making links across the basic sciences is crucial in the years of medical training-not only to understand the principles behind disease, but also to get throuhg exams. Yet this integration is a tough challenge...especially when most books, and many courses and syllabi, deal with one discipline at a time.rn rnThis title in Elsevier?s Integrated Series : Focuses on the core knowledge of Physiology, and links this information together with key points in other disciplines all in one title-saving you reference time, offers numerous high-quality color illustrations and case-based questions, features a color-coded format to facilitate quick reference and promote effective retention, comes with a free online version, including USMLE-style questions.rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Drugs for Pregnant and Lactating Women
By Carl Weiner
-- : Saunders Elsevier, 2009

The study of medication use in pregnancy is one of the least developed and most neglected areas of clinical pharmacology and drug research. Although pregnancy is widely regarded as a special population due to both the unique maternal physiology and the vulnerability of the developing fetus, researchers and pharmaceutical companies have been reticent to evaluate optimal modalities of treatment for this group. The issue is compounded by the enormous number of medications women are exposed to during pregnancy. Epidemiological surveys indicate nearly two thirds of all pregnant women use four to five drugs during pregnancy throught delivery. Women with medical conditions such as epilepsy, diabetes, and hypertension must continue therapy while pregnant. In some cases, due to a justified or unjustified concern for the developing fetus, the medication prescribed is either withheld, inadequate to treat the maternal condition, or not monitored closely enough as pregnancy progresses for needed adjusments in dosing. The result is a double negative, that of fetal exposure without maternal of fetal benefit. The lack of Food and Drug Administration obstetric labeling and the near universal off-label use of drugs are the direct results of the paucity of research and clinical trials in this special population. The public concern stems from the use of drugs in pregnancy based on an empiric approach rather than a scientific basis, and does not take into account the many alterations in pregnancy.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Breastfeeding : A Guide for The Medical Profession
By Ruth A. Lawrence
-- : Elsevier Mosby, 2011

The discovery of the additional significance of mother?s breast and chest to the infant comes from studies of Swedish researchers who have shown that a normal infant, when dried, placed on the mother?s chest, and covered with a light blanket, will warm or maintain body temperature as well as an infant warmed with elaborate, high-tech heating devices. The same researchers found that, when infants are skin-to-skin with their mothers for the first 90 minutes after birth, they hardly cry at all compared with infants who are dried, wrapped in a towel, and placed in a bassinet. In additional, the researchers demonstrated that if a newborn is left quietly on the mother?s abdomen after birth he or she will, after about 30 minutes, gradually crawl up to the mother?s breast, find the nipple, self-attach, and start to suckle on his her own.rnrnrnIt would appear that appear that each of these features-the crawling ability of the infant, the absence of crying when skin-to-skin with the mother, and the warming capabilities of the mother?s chest-evolved genetically more than 400,000 years ago to help preserve the infant?s life.rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Dahsyatnya Enzim
By John William
-- : Klik Publishing, 2011

Enzim berperan penting dalam kerja tubuh kita. Enzim bertanggung jawab menjaga kesehatan dan proses metabolisme di dalam tubuh. Kekurangan enzim dapat menyebabkan tubuh mengalami gangguan pencernaan dan selanjutnya menyebabkan gangguan penyerapan. Semua yang kita lakukan, mulai berbafas, mengunyah sampai proses pembuangan, enzim terlibat didalamnya. Ada tiga enzim besar yang berperan dalam tubuh kita yakni enzim pencernaan, metabolisme dan enzim yang berasal dari luar yakni dari makanan. Enzim membantu molekul-molekul yang dipecah dari makanan yang dikonsumsi agar bisa diserap oleh tubuh manusia, misalnya nasi setelah dikunyah akan hancur dan jadi karbohidrat.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Makanan Sehat untuk Usia 50 Tahun ke Atas
By Hardjono
-- : Sinar Ilmu, 2011

Usia 50 tahun sering dianggap sebagai tahun keemasan (golden years). Hal ini bisa dimengerti karena jika dihubungkan dengan keadaan ekonomi, biasanya pada usia itu orang sudah sangat mapan. Bahkan kalau memiliki perusahaan atau bisnis, ia kemungkinan sedang menata kembali bisnisnya untuk dialihkan kepada putra putrinya. Jika ia seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil), ia pun sedang bersiap memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP), dimana mungkin ia juga telah merencanakan kegiatan selanjutnya, sangat mungkin menekuni hobi atau kegemaran yang selama ini hanya mendapat bagian paruh waktu.rnrnUsia 50 tahun juga tahap yang rentan dengan masalah kesehatan dan serangan penyakit. Salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah soal makanan. Itulah sebabnya buku ini memberikan penjelasan tentang makanan yang tepat untuk Anda yang berusia 50 tahun.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Menjadi Remaja Sehat
By Michael F. Roizen
-- : Mizan Pustaka, 2012

Masa remaja dalah masa peralihan dari masa kana-kanak menuju acuan WHO adalah usia 12-24 tahun dan belum menikah. Seorang remaja haruslah sehat dan bertanggungjawab, yaitu :rn1. Sehat secara fisi (tidak tertular penyakit, tidak menyakiti atau merusak kesehata orang lain)rn2. Sehat secara psikologi (percaya diri, mampu berkomunikasi, mampu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan risiko dan siap menerima risiko)rn3. Sehat secara sosial (mampu mempertimbangkan nilai-nilai sosial yang ada dis ekitarnya dan mampu menyesuaikan diri dengan nilai dan norma yang ada).rn

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Sistem Informasi Geografis : Tutorial Arcview
By Eddy Prahasta
-- : Informatika, 2009

Konsep-konsep SIG mudah untuk dipahami dan aplikasi-aplikasi nyapun tidak terlepas dari persoalan realitas kehidupan manusia sehari-hari, setiap individu memiliki kesempatan untuk menggunakan SIG sebagai tool untuk pengambilan keputusan. Dengan SIG, pengguna dapat lebih memahami konsep-konsep lokasi, posisi, koordinat, peta, ruang, dan pemodelan spasial secara mudah. Selain itu, dengan SIG pula, pengguna dapat membawa, meletakkan, dan menggunakan data-data yang menjadi miliknya sendiri ke dalam sebuah bentuk (model) representasi miniatur permukaan bumi untuk kemudian dimanipulasi, dimodelkan, atau dianalisis baik secara tekstual, secara spasial, maupun kombinasinya (analisis melalui queries atribut dan spasial) hingga akhirnya disajikan dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhannya.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Bahaya Leptospirosis (Penyakit Kencing Tikus) dan Cara Pencegahannya
By Rusmini
-- : Gosyen Publishing, 2011

Leptospirosis merupakan zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, terjadi akibat kontak langsung dengan lingkungan (air dan tanah) yang tercemar urin terinfeksi. Leptospirosis umumnya terjadi pada petani dan peternak serta para pekerja yang berhubungan dengan hutan dan air, namun dengan meningkatnya populasi global, frekuensi perjalanan dan mudahnya transportasi domestik maupun manca negara, perubahan teknologi kesehatan dan produksi makanan, perubahan pola hidup dan tingkah laku manusia, pengembangan daerah baru sebagai hunian manusia, maka pola penyebaran leptospirosis dapat lebih luas.rnrnSaat ini Leptospirosis dapat menginfeksi manusia segala usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan apapun, jika manusia tidak mengetahui proses pencegahan dan penanggulangannya. Dengan demikian buku ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua kalangan yang seharusnya mengetahui Cara Pencegahan Bahaya Leptospirosis yang akhir-akhir ini banyak meninbulkan jorban jiwa.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Bahaya Leptospirosis : (Penyakit Kencing Tikus) dan Cara Pencegahannya
By Rusmini
-- : Gosyen Publishing, 2011

Leptospirosis merupakan zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, terjadi akibat kontak langsung dengan lingkungan (air dan tanah) yang tercemar urin terinfeksi. Leptospirosis umumnya terjadi pada petani dan peternak serta para pekerja yang berhubungan dengan hutan dan air, namun dengan meningkatnya populasi global, frekuensi perjalanan dan mudahnya transportasi domestik maupun manca negara, perubahan teknologi kesehatan dan produksi makanan, perubahan pola hidup dan tingkah laku manusia, pengembangan daerah baru sebagai hunian manusia, maka pola penyebaran leptospirosis dapat lebih luas. Saat ini Leptospirosis dapat menginfeksi manusia segala usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan apapun, jika manusia tidak mengetahui proses pencegahan dan penanggulangannya. Dengan demikian buku ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua kalangan yang seharusnya mengetahui Cara Pencegahan Bahaya Leptospirosis yang akhir-akhir ini banyak meninbulkan jorban jiwa.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Parasitologi : Berbagai Penyakit yang Mempengaruhi Kesehatan Manusia
By Kus Irianto
-- : Yrama Widya, 2009

Parasitologi adalah ilmu tentang parasit (organisme) yang hidup dan mengambil makanan dari organisme lain yang ditempatinya). Berdasarkan hal tersebut, maka semua organisme yang bersifat parasit sangat merugikan dan umumnya menyebabkan penyakit bahkan kematian pada organisme yang ditempatinya. Buku parasitologi ini menyajikan pengetahun dasar parasitologi, sehingga dengan membaca buku ini, para pembaca dapat meningkatkan kesehatan pribadi dan lingkungan, bahkan dapat membantu untuk mengetahui cara yang tepat untuk memberantas dan mengendalikan penyakit parasit manusia.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 856 857 858 859 860 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?