Studi tentang pertumbuhan anak, sepanjang didokumentasikan dengan baik, dimulai pada tahun 1777, ketika Count Montbeillard mempelajari pertumbuhan anaknya sendiri (Johnston dan Lampl, 1984). Kemudian melanjut pada studi-studi pakar lain. Pada tahun 20-an (Ivanovsky, 1923, Meredith, 1941 dan Greulich, 1957, sebagaimana dikutip oleh Johnston dan Lampl, 1984), beberapa pakar telah melihat adanya hubungan erat antara kesehatan, keadaan gizi dan pertumbuhan. Anak-anak yang kekurangan makanan akan menjadi kurus (wasting) dan cebol (stunting), sedang anak yang kurus dan cebol dapat menjadi baik kembali setelah diberikan makanan yang cukup.