Ditinjau dari asal kata, epidemiologi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu epi yang berarti pada atau tentang, demos berarti penduduk, dan logos yang berarti ilmu. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk. Banyak ahli yang mengartikan epidemiologi, di antaranya adalah Last (2001), menyatakan bahwa epidemiologi adalah studi yang mempelajari distribusi dan determinan penyakit dan keadaan kesehatan pada populasi serta penerapannya untuk pengendalian masalah-masalah kesehatan. Menurut Omran, epidemiologi adalah studi tentang terjadinya distribusi keadaan kesehatan, penyakit dan perubahan pada penduduk serta determinan dan akibat yang terjadi pada penduduk. Sedangkan menurut Azwar (1995), epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang frekuensi dan penyebaran masalah kesehatan pada sekelompok manusia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Tidak semua makanan yang dimakan oleh Ibu hamil adalah makanan yang mengandung gizi. Bisa saja seorang ibu berpikiran bahwa makanan yang dimakannya adalah makanan yang bergizi namun ternyata makanan itu tidak bergizi. Padahal makanan bayi tergantung pada makanan ibunya. Semua makanan yang dimakan oleh ibu juga diserap sarinya oleh bayi. BAnyak orang berpendapat bahwa placenta merupakan pelindung bayi dari zat-zat berbahaya yang dibawa oleh sang ibu. Pendapat ini salah sebab apapun yang dimakan ibu diserap pula oleh sang bayi. Gizi yang tidak baik tentu akan berpengaruh buruk pada bayi. Sebab makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil merupakan nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Semakin buruk nutrisi untuk sang buah hati semakin buruk pula nutrisi yang diterima janin.
Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut terdapat empat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu, cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empirism dan sistematis. Rasional berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat dipahami oleh indra manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang digunakan. (Bedakan cara yang tidak ilmiah, misalnya mencari uang yang hilang, atau provokator, atau tahanan yang melarikan diri melalui paranormal). Sistematis artinya, proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.
Ilmu Kesehatan Masyarakat sebagai terjemahan dari Public Health pendekatannya berbeda dengan Kedokteran Klinik (Medical Clinic). Pada Kedokteran Klinik individu-individu yang datang sudah dalam keadaan sakit. Keadaan berbeda terjadi pada Kesehatan Masyarakat, dimana individu-individu tersebut berada dalam suatu komunitas tertentu (community), namun bisa juga pada masyarakat yang lebih luas dan umum (public). Pada masyarakat yang luas kita menangani yang sakit maupun tidak sakit dan masih dalam status sehat. rn<br>rn<br>rnKontradiksi pengertian antara sehat dan sakit akan menimbulkan kesulitan apabila tidak diberikan batasan yang tajam.
Secara umum terdapat dua metode dalam penelitian, yaitu metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan kelemahan, namun keberadaannya saling melengkapi. Metode penelitian kuantitatif lebih cocok digunakan untuk meneliti bila permasalahan sudah jelas, datanya teramati dan terukur, peneliti bermaksud menguji hipotesis dan membuat generalisasi. Sedangkan metode penelitian kualitatif lebih cocok digunakan untuk meneliti bila permasalahan dalam situasi sosial masih remang-remang, kompleks, dinamis, peneliti bermaksud memahami situasi sosial secara lebih mendalam, serta menemukan hipotesis atau teori. rn<br> rn<br> rnDengan memahami ke dua metode tersebut, maka peneliti akan lebih mudah untuk memilih mana permasalahan yang cocok diteliti dengan metode kualitatif dan mana yang cocok dengan metode kuantitatif.
Ditinjau dari segi ilmu bahasa, perkataan psikologi berasal dari perkataan psyche yang diartikan jiwa dan perkataan logos yang berarti ilmu atau ilmu pengetahuan. Karena itu perkataan psikologi sering diartikan atau diterjemahkan dengan ilmu pengetahuan tentang jiwa atau disingkat dengan ilmu jiwa.rn<br>rn<br>rnPsikologi sebagai suatu ilmu, psikologi merupakan pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah, merupakan pengetahuan yang diperoleh dengan penelitian-penelitian ilmiah. Penelitian ilmiah adalah penelitian yang dijalankan secara terencana, sistematis, terkontrol, dan dalam psikologi berdasarkan atas data empiris.
Kompos yang dihasilkan dari limbah memang telah terbukti membantu dalam memperbaiki kondisi kesuburan tanah dan meningkatkan produksi tanaman. Sayangnya, masih banyak orang yang malas mengolah limbah menjadi kompos. Mereka masih berangggapan bahwa pengomposan membutuhkan waktu lama, bahkan hingga berbulan-bulan. PAdahal kini dengan menerapkan beberapa teknik, pengomposan dapat dipercepat menjadi 2-3 minggu, baik untuk kompos padat maupun kompos cair. Apa saja teknik tersebut? Penggunaan bioaktivator yang sesuai dengan sifat bahan organik yang digunakan adalah salah satunya.
Gizi (nutrisi) adalah keseluruhan dari berbagai proses dalam tubuh makhluk hidup untuk menerima bahan-bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan-bahan tersebut agar menghasilkan pelbagai aktivitas penting dalam tubuhnya sendiri. Bahan-bahan tersebut dikenal dengan istilah nutrien (unsur gizi). Nutrien (unsur gizi). Istilah ini dipakai secara umum pada setiap zat yang dicerna, diserap, dan digunakan untuk mendorong kelangsungan faal tubuh. Nutrien dapat dipilah menjadi protein, lemak, hidratarang, mineral, vitamin, dan air.
Kesehatan Lingkungan menurut WHO (World Health Organization) adalah suatu keseimbangan yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar bisa menjamin keadaan sehat dari manusia. Ruang lingkup kesehatan lingkungan diantaranya penyediaan air bersih/air minum, pengolahan dan pembuangan limbah, cair, gas dan padat, pencegahan kebisingan, pencegahan penyakit bawaan air, udara, dan makanan, dan vektor, pengelolaan kualitas lingkungan air, udara, makanan, peukiman dan bahan berbahaya. Kualitas lingkungan yang buruk dapat mengakibatkan gangguan kesehatan di masyarakat. Untuk itu perlu adanya pengelolaan kesehatan lingkungan yang berkelanjutan. Kesehatan lingkungan merupakan salah satu program dari enam usaha kesehatan dasar kesehatan masyarakat. KEsehatan lingkungan ini sangat erat sekali hubungannya dengan kesehatan masyarakat.
Banyak buku yang membahas tentang sistem kardiovaskuler , akan tetepi buku yang membahas sistem kardiovaskules secara singkat dan sederhana masih cukup sulit diperoleh. Buku ajar ini memberikan pedoman kepada mahasiswa keperawatan maupun peminat bidang kesehatan dengan belajar mandiri akan dapat memahami tentang anatomi dan fisiologi sistem kardiovaskuler.