Dunia menuntut Keiko untuk menjadi normal, walau ia tidak tahu “normal” itu seperti apa. Namun di minimarket, Keiko dilahirkan dengan identitas baru sebagai “pegawai minimarket”. Kini Keiko terancam dipisahkan dari dunia minimarket yang dicintainya selama iniMinimarket seakan menjadi dunia paling nyaman bagi Keiko. Keseharian dan rutinitasnya berpusat pada jadwal kerjanya di minimarket. Sebenarnya dia merasa baik-baik saja dengan kehidupannya. Tapi ketika berkumpul dengan teman-teman semasa sekolah, dia seakan dianggap "aneh". Di mata adiknya yang sudah menikah dan punya anak, Keiko masih dianggap sebagai kakak yang "belum sembuh". Sampai ketika Keiko "menyembunyikan" seorang pria di kamarnya, reaksi orang-orang di sekitarnya cukup mengejutkanMembaca Gadis Minimarket ini seakan menghadirkan refleksi diri. Apakah karena berbeda maka bisa dicap abnormal? Apakah hidup normal tapi banyak masalah itu jauh lebih baik daripada hidup abnormal tapi baik-baik saja? Perkara pernikahan, apakah menikah bisa menyelesaikan