"Buku ini berisi soal-soal kefarmasian tahun 2021 disertai dengan pembahasan yang bisa digunakan oleh mahasiswa untuk berlatih tentang kefarmasian dalam menghadapi ujian kompetensi bagi apoteker. Isi dalam buku ini adalah mengenai : 1. Praktik dan layanan kefarmasian 2. Farmakoterapi - Gangguan kardiovaskular - Gangguan pernafasan - Gangguan pencernaan - Gangguan ginjal, saluran kemih, dan obstetric-ginekologi - Gangguan endokrin dan metabolic - Penyakit infeksi - Gangguan saraf dan Kesehatan jiwa - Gangguan tulang dan persendian - Gangguan mata dan THT - Gangguan kulit - Gangguan imunologi, nutrisi, onkologi dan kondisi gawat darurat"
"Elektro dan sumber fisis merupakan salah satu metodologi intervensi fisioterapi yang ditekankan pada ilmu dan fisika dasar. Sumber fisis yang digunakan berasal dari sinar, zat cair atau gas, bunyi, serta partikel zat dan Listrik. Buku terdiri dari 5 bab, yang meliputi : Bab 1 : Pendahuluan Bab 2 : Konsep elektro dan sumber fisis Bab 3 : Jenis elektro dan sumber fisis secara umum Bab 4 : Pemeriksaan umum sebelum Tindakan elektro sumber fisis Bab 5 : Standar Operasional Prosedur (SOP) elektro sumber fisis"
"Pembelajaran praklinik fisioterapi merupakan penjabaran dari kurikulum kegiatan pembelajaran selama pendidikan dan memberi pengalaman praktik nyata pada mahasiswa dalam menerapkan teori sesuai dengan tujuan mata kuliah. Buku ini berisi berbagai kasus yang kerap dijumpai dalam praktik sehari-hari sehingga dapat menerapkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam praktik fisioterapi. Buku terdiri dari 9 bab, yang meliputi : Bab 1 : Pendahuluan Bab 2 : Fisioterapi pada kasus muskuloskletal Bab 3 : Fisioterapi pada kasus neuromuskuler Bab 4 : Fisioterapi pada kasus kardiovaskular Bab 5 : Fisioterapi pada kasus integumen Bab 6 : Fisioterapi pada kasus pediatri Bab 7 : Fisioterapi pada kasus olahraga Bab 8 : Fisioterapi pada kasus pulmonal Bab 9 : Fisioterapi pada kasus geriatri"
"Buku ini merupakan edisi revisi Buku Ajar, Ilmu Geligi Tiruan Sebagian Lepasan yang terbit pada tahun 1991 dan sudah dicetak ulang. Meskipun buku ajar ini masih belum sempurna, tetapi satu-satunya buku ajar prostodonsia di tanah air yang bukan merupakan terjemahan, penulis percaya bahwa buku ini akan banyak membantu mahasiswa dan siapa pun yang berminat mendalami bidang ilmu ini. Dalam edisi revisi ini penyampaian materi dilakukan dengan menambahkan banyak ilutrasi berwarna. Melalui cara ini diharapkan uraian buku ini menjadi lebih jelas dan lebih mudah dipahami dalam proses pembelajaran dan dengan demikian, dapat diterapkan secara optimal oleh peserta didik serta pembaca buku ini. Prostodonsia pada hakikatnya dapat disebut sebagai salah satu ilmu dasar kedokteran gigi. Oleh karena itu, dari tahun ke tahun tidak terlalu banyak terjadi perubahan yang signifikan. Perubahan yang ada biasanya berhubungan dengan munculnya konsep baru atau perubahan atas konsep yang selama ini berlaku, atau karena ditemukannya bahan baru. Buku ajar yang terdiri dari 2 volume ini tetap dibagi dalam 2 kelompok bahasan mendasar. Volume 1 memuat bahan-bahan yang lebih mengarah pada pengenalan konsep dan dasar-dasar pemikiran serta pemahaman bagian demi bagian dari protesa sebagian lepasan. Buku terdiri dari 10 bab, yang meliputi : Bab 1 : Sejarah Perkembangan Prostodonsia Bab 2 : Terminologi Bab 3 : Klasifikasi Rahang Bergigi Sebagian Bab 4 : Pertimbangan dalam perawatan prostodontik Bab 5 : Pencetakan rahang bergigi sebagian Bab 6 : Survei model rahang Bab 7 : Diagnosis dan rencana perawatan Bab 8 : Dukungan geligi tiruan sebagai lepasan Bab 9 : Gaya dan pergerakan rotasi pada protesa Sebagian lepasan Bab 10 : Bagian protesa Sebagian lepasan"
"Buku ini membahas secara jelas mengenai prosedur berbagai pemeriksaan imunoserologi dan konsep dasar dari metode yang digunakan dalam pemeriksaan, prinsip, prosedur, hingga interpretasi hasil pemeriksaan. Buku ini menjabarkan berbagai pemeriksaan berdasarkan teknik deteksi antigen-antibodi dengan metode aglutinasi, imunokromatografi (ICT), dan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Buku ini tidak hanya terkait metode pemeriksaan imunoserologi, tetapi juga disertai dengan teori dasar mengenai konsep dasar imun dan bagaimana sistem imun bekerja dalam melawan patogen. Buku ini menjelaskan mengenai bagaimanaprinsip dalam imunologi dapat diterapkan dalam deteksi dan pemeriksaan beberapa penyakit manusia yang sering terjadi. Buku ini dapat dijadikan sebagai panduan pemeriksaan imunoserologi bagi Ahli Teknologi Laboratorium Medik dan sebagai penuntun praktikum imunoserologi bagi mahasiswa TeknologiLaboratorium Medik. Buku ini terdiri dari 9 bab, yang meliputi: Bab 1 : Gambaran Umum Imunologi, Sistem Imun Nonspesifik, dan Sistem Imun Spesifik Bab 2 : Sistem Imun Alam Bab 3 : Sistem Imun Adaptif Bab 4 : Antigen dan Antibodi Bab 5 : Immunoassay Bab 6 : Reaksi Antigen-Antibodi dengan Prinsip Aglutinasi Bab 7 : Teknik Deteksi Antigen-Antibodi dengan Prinsip Imunokromatografi (ICT) Bab 8 :Teknik Deteksi Antigen-Antibodi dengan Prinsip Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) Bab 9 : Pemeriksaan Imunoserologi"
"Teknologi Laboratorium Medik merupakan bentuk terobosan baru penulisan buku ajar untuk mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik di Indonesia. Buku ini disusun lintas institusi oleh beberapa dosen mata ajar Hematologi dari berbagai institusi Teknologi Laboratorium Medik di seluruh Indonesia. Buku ini dikembangkan berdasarkan kurikulum D3 Teknologi Laboratorium Medik terkini guna memenuhi standar minimal pembelajaran yang harus dikuasai oleh mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik. Materi yang disajikan dalam buku ini diharapkan mampu membantu mahasiswa dalam menguasai mata ajar Hematologi dan menyelesaikan uji kompetensi dengan baik. Kelebihan lainnya, di dalam buku ini juga dijelaskan materi tentang Flebotomi dan Transfusi Darah. Buku ini terdiri dari 15 bab, yang meliputi: Bab 1 : Konsep Dasar Pemeriksaan Hematologi Bab 2 : Darah Dan Komponennya Bab 3 : Pemeriksaan Hemoglobin Bab 4 : Pemeriksaan hitung sel darah Bab 5 : Penetapan nilai hematokrit Bab 6 : Pemeriksaan laju endap darah Bab 7 : Anemia Bab 8 : Sitologi darah Bab 9 : Teknik pembuatan sediaan apus darah Bab 10 : Pemeriksaan hitung jenis leukosit Bab 11 : Pemeriksaan hitung retikulosit Bab 12 : Hemostasis Bab 13 : Flebotomi Bab 14 : Transfusi darah Bab 15 : Penilaian mutu & pelaporan hasil pemeriksaan hematologi"
"Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang laboratorium berkembang sangat pesat seiring dengan tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima di bidang kesehatan termasuk laboratorium.Penyelenggaraan pendidikan Teknologi Laboratorium Medik harus menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten sesuai dengan tuntutan masyarakat. Oleh sebab itu, ketersediaan sarana dan prasarana termasuk bahan ajar adalah mutlak diperlukan. Hadirnya Analisis Biokimia dan Mikrobiologi Urine ini sudah tentu diharapkan dapat memenuhi satu dari kebutuhan sumber referensi. Buku ini menguraikan tentang sistem perkemihan, kelainan pada sistem perkemihan, uji laboratorium, dan pemantapan mutu urinalisis. Buku ini terdiri dari 4 bab, yang meliputi : Bab 1 : Sistem perkemihan Bab 2 : Kelainan pada system perkemihan Bab 3 : Uji laboratorium Bab 4 : Pemantapan mutu urinalisis"
Buku Parasitologi: Teknologi Laboratorium Medik ini merupakan bentuk terobosan baru penyusunan buku ajar bagi mahasiswa kesehatan, terutama Teknologi Laboratorium Medik (TLM). Buku ini merupakan buku pertama yang ditulis lintas-institusi oleh beberapa dosen parasitologi dari berbagai institusi TLM di seluruh Indonesia. Secara umum, buku ini membahas berbagai parasit patogen yang umum dijumpai pada manusia. Buku ini terbagi dalam empat bagian, dan tiap bagian terdiri atas beberapa bab. Bagian pertama memuat pengertian umum tentang keparasitan. Bagian kedua memuat uraian tentang cacing yang dibagi atas tiga bab, yaitu nematoda, trematoda, dan cestoda. Bagian ketiga buku ini membahas tentang protozoa yang dibagi ke dalam beberapa filum, yakni Filum Sarcomastigophora yang meliputi ameba dan flagellata, Filum Ciliophora, dan terakhir Filum Sporozoa. Uraian tentang artropoda menempati bagian keempat atau terakhir buku ini. Urutannya dimulai dari kelas tertinggi dan diakhiri dengan kelas terendah. Buku ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai buku pegangan bagi mahasiswa kesehatan, terutama mahasiswa TLM. Hampir semua parasit manusia yang ada di Indonesia terliput di dalamnya. Cara penyajiannya menggunakan bahasa yang lugas dan mudah dimengerti. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan gambar-gambar penunjang yang bagus sehingga dapat membantu mahasiswa memahami materi yang disampaikan.
"Kimia klinik merupakan bagian dari ilmu patologi yang mempelajari tentang bahan-bahan (sampel) yang terdapsat dalam tubuh manusia serta mempelajari cara pemeriksaan secara mikroskopis maupun makroskopis. Tujuan pemerikasaan kimia klinik adalah untuk skrining dan penetapan diagnosis penyakit. Melalui pemeriksaan tersebut, kita dapat menilai fungsi suatu organ, menentukan dan memantau terapi, serta membantu menentukan faktor risiko. Buku ini terdiri dari 22 bab, yang meliputi: Bab 1 Pengantar Kimia Klinik Bab 2 Sistem Perkemihan Bab 3 Urinalisis Bab 4 Pemeriksaan Makroskopis Urine Bab 5 Pemeriksaan Kimia Urine I Bab 6 Pemeriksaan Kimia Urine II Bab 7 Pemeriksaan Mikroskopis (Sedimen Urine) Bab 8 Persiapan Pemeriksaan Kimia Darah Bab 9 Pengenalan Alat Spektrofotometer & Mikropipet Bab 10 Pengenalan Alat Otomatik Kimia Klinik Bab 11 Pemeriksaan Glukosa Darah Bab 12 Pemeriksaan Profil Lipid Bab 13 Pemeriksaan Fungsi Ginjal Bab 14 Pemeriksaan Fungsi Hati Bab 15 Pemeriksaan Fungsi Jantung Bab 16 Pemeriksaan Fungsi Endokrin Bab 17 Petanda Tumor (Tumor Marker) Bab 18 Pemeriksaan Elektrolit Bab 19 Analisis Gas Darah Bab 20 Pemeriksaan Cairan Tubuh Bab 21 Analisis Feses Bab 22 Pemeriksaan Batu Ginjal & Batu Empedu."
"Standarisasi mutu pelayanan kesehatan sudah menjadi fokus perhatian dan tidak dapat dielakkan lagi. Mutu pelayanan laboratorium kesehatan juga dituntut terus berkembang mengikuti pengetahuan dan teknologi terkini. Demikian pula dengan ahli teknologi laboratorium medik (ATLM) dituntut mampu memberikan pelayanan laboratorium yang bermutu guna mendukung pelayanan kesehatan yang prima. Buku Imunoserologi Teknologi Laboratorium Medik ini disusun bersama beberapa dosen teknologi laboratorium medik di Indonesia yang sangat memperhatikan pentingnya pengetahuan komprehensif bagi calon ahli teknologi laboratorium medik Indonesia. Penyajian isi buku secara?logis dan dengan uraian yang dibutuhkan untuk penguasaan dan pemahaman pembacanya. Buku ini terdiri dari 8 bab, yang meliputi: Bab 1 : Imunoserologi Bab 2 : Deteksi antigen dan antibodi Bab 3 : Sistem Imun dan gangguan system imun Bab 4 : Respons kekebalan tubuh Bab 5 : Defisiensi system imun dan HIV AIDS Bab 6 : Autoimun Bab 7 : Reaksi hipersensitivitas dan transplantasi jaringan Bab 8 : Jaminan mutu pemeriksaan imunoserologi"