Latar belakang : Jumlah adiposit berlebihan pada obesitas meningkat IL-18 yang berkaitan dengan aterosklerosis. Obesitas juga menyebabkan dislipidemia. Perkiraan risiko aterosklerosis berdasarkan kadar LDL dinilai tidak optimal sehingga digunakan rasio low density lipoprotein (LDL) / high density lipoprotein (HDL) dan rasio Trigliserida (TG) / high density lipoprotein (HDL). Tujuan : Membuktikan adanya hubungan IL-18, rasio low density lipoprotein / high density lipoprotein dan rasio trigliserida / high density lipoprotein pada obesitas sentral. Metode : Desain observasional analitik dengan pendekatan belah lintang (cross sectional) dilakukan pada 40 laki-laki obesitas sentral berusia 18-45 tahun. Kadar IL-18 diperiksa dengan metode ELISA, rasio LDL/HDL dan rasio TG/HDL diukur secara manual dengan pengukuran kadar LDL, HDL dan TG menggunakan metode enzimatik homogeneus. Uji korelasi Pearson dilakukan untuk data berdistribusi normal, sedangkan Spearman untuk data berdistribusi tidak normal. Hasil : Rerata kadar IL-18 dan rasio LDL/HDL berturut-turut adalah 166,64 + 60,11 dan 3,45 + 1,03; sedangkan rerata rasio TG/HDL 3,2 + 1,84. Hubungan antara IL-18 dengan rasio LDL/HDL ditunjukkan dengan r=0,303; p=0,057; dan IL-18 dengan TG/HDL ; r=0,357; p=0,00. Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara IL-18 dengan rasio LDL/HDL dan terdapat hubungan positif lemah antara IL-18 dengan rasio TG/HDL. Kata kunci : obesitas sentral, IL-18, LDL, HDL, trigliserida, rasio LDL/HDL, rasio TG/HDL
Latar belakang : Angka kematian ibu melahirkan (AKI) masih tinggi di Indonesia, di negara berkembang bahkan di dunia dengan salah satu penyebab AKI adalah preeklamspia. Preeklamspia merupakan suatu sindrom spesifik dalam kehamilan dengan gejala hipertensi, proteinuria dan tekanan darah lebih dari 140/90 mmGh pada usia kehamilan diatas 20 minggu. Keadaan trombositopenia banyak ditemukan pada preeklampsia dan hamil normal dan untuk mengetahui penyebab dilakukan pemeriksaan Reticulated Platelet (RP) untuk melihat respon sumsum tulang terhadap produksi trombosit dan Trombositopenia (TPO) sebagai regulator utama dalam produksi trombosit. Tujuan : Membuktikan perbedaan jumlah trombosit, RP dan TPO pada pasien preeklampsia dan hamil normal. Metode penelitian : Penelitian belah lintang dilakukan pada 65 prang hamil normal dan preeklmapsia yang diambil selama bulan Juni-Juli 2016. Jumlah RP dan trombosit diperiksa dengan metode flowcytometry. Kadar TPO diperiksa dengan ELISA. Uji perbedaan menggunakan uji t-independent. Hasil : Perbedaan jumlah trombosit hamil normal dengan preeklampsia ditunjukkan dengan nilai rerata (229,67+51,11), (240,23+53,68) dan p+0,4. Perbedaan RP hamil normal dengan preeklampsia ditunjukkan dengan nilai rerata (2,47+1,34), (3,2+1,64) dan p=0,00. Perbedaan kadar TPO hamil normal dengan preeklampsia ditunjukkan dengan nilai rerata (113,93+40,78), (126,82+70,42) dan p=0,00. Simpulan : Tidak terdapat perbedaan signifikan jumlah trombosit hamil normal dengan preeklampsia, terdapat perbedaan signifikan pada jumlah RP dan TPO pada hamil normal dan preeklampsia. Kata kunci : trombosit, reticulated platelet, trombopoietin, hamil normal, preeklampsia
Euthanasia tindakan mempercepat kematian pasien untuk melepaskan penderitaannya yang diajukan oleh keluarga. Adapun pembahasan terbagi dalam 4 bab, terdiri atas pendahuluan, pengertian dan macam-macam euthanasia, sekilas tentang pembunuhan dan diakhiri dengan membahas pandangan hukum positif dan hukum islam terhadap euthanasia.