PT Indo Bharat Rayon Cikampek ialah salah satu industri kimia penghasil CS2. dimana bahan ini sangat dibutuhkan untuk dijadikan serat-serat rayon sebagai bahan baku industri pakaian. Pada proses pembuatannya terdapat unit purifikasi CS2 untuk menghasilkan CS2 dengan kemurnian tertinggi melalui alat distilasi. Proses distilasi inilah sebagai metode kunci dalam pemisahan campuran zat, terutama dalam industri kimia. Sehingga sebagai seorang engineer harus bisa mendesain alat distilasi agar dapat beroperasi dengan baik. Maka dari itu, pada laporan magang ini memiliki tugas khusus yang berfokus pada simulasi reflux ratio pada proses distilasi unit purifikasi karbon disulfida (CS2) di PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant Cikampek menggunakan perangkat lunak Aspen HYSYS. Tujuan utama dari laporan magang ini adalah selain mengetahui semua proses produksi CS2 yang ada di PT Indo Bharat Rayon, diharapkan untuk bisa menganalisis pengaruh variasi reflux ratio terhadap efisiensi pemisahan dan kualitas produk akhir. Simulasi dilakukan dengan mendefinisikan kondisi operasi, karakteristik material, dan parameter desain kolom distilasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan reflux ratio meningkatkan kemurnian produk CS2, namun juga berimplikasi pada konsumsi energi dan waktu operasional. Analisis ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai optimasi proses distilasi, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya operasional di industri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pemisahan di sektor kimia, khususnya dalam pengolahan CS2.
DP Mall Expansion merupakan proyek pembangunan yang berlokasi di Jalan Pemuda 150, Sekayu, Semarang, jawa Tengah. Proyek ini dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yaitu PT. Nusa Raya Cipta, Tbk. Gedung DP Mall Expansion ini memiliki 16 lantai, terdiri dari lantai basement yang difungsikan untuk parkiran, lantai ground floor sampai lantai 3 difungsikan untuk tenant, dan lantai P1 sampai P10 difungsikan sebagai parkiran. Penulis melaksanakan magang selama 180 hari. Dalam pelaksanaannya penulis meninjau pekerjaan struktur bangunan yang meliputi pekerjaan kolom,balok, pelat, facing wall, ramp, dinding parapet, tangga, serta pekerjaan arsitektur pemasangan dinding blok hebel. Selain itu, penulis juga melakukan analisa terhadap alat berat dan material yang digunakan selama pengerjaan proyek serta bagaimana strategi kontraktor dalam mengelola proyek dari segi biaya, mutu, waktu pengerjaan proyek, dan K3.
Magang merupakan suatu kegiatan perkuliahan guna mempersiapkan mahasiswa untuk terjun secara langsung ke dalam dunia kerja. Kegiatan magang ini dilaksanakan oleh mahasiswa selama 6 bulan atau 180 hari dengan syarat-syarat yang telah tercantum pada pedoman magang. Adapun lokasi proyek yang dipilih adalah Gedung Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Lestari Bekasi yang dikerjakan oleh PT Kusuma Bangun Mandiri. Gedung dengan jumlah lantai 7 ini, merupakan Gedung tipikal, disambungkan dengan lift dan juga tangga. Tujuan dari magang yang telah dilaksanakan sendiri adalah menerapkan teori serta materi yang didapat selama perkuliahan secara langsung pada lapangan dan dunia kerja, mempelajari hal baru yang ada di lapangan, dan juga mengidentifikasi masalah yang ada di lapangan. Setelah kegiatan magang, penulis merangkum pengalaman selama magang melalui laporan magang. Untuk mendukung dalam penyusunan laporan magang ini digunakan empat metode dalam pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumen, dan data pendukung. Laporan magang ini berfokus pada struktur atas, informasi, data, dan juga penugasan yang diberikan selama magang. Berdasarkan dari hasil pengalaman magang, dapat disimpulkan bahwa magang sangat bermanfaat bagi mahasiswa dikarenakan banyak ilmu serta pengalaman baru yang kita dapat dari kegiatan magang.
Unit RFCC pada PT Pertamina RU IV Cilacap memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produk yang dihasilkan oleh kilang, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan residu hidrokarbon yang sebelumnya kurang bernilai. Unit ini terdiri dari beberapa bagian utama yang saling mendukung dalam proses perengkahan dan pemurnian produk. Diantaranya adalah Unit RFCC (101) sebagai tempat utama proses perengkahan katalitik dan Unit Gas Concentration (102) untuk memisahkan dan mengkonsentrasikan gas hasil perengkahan. Main Air Blower FCC (101-K-501) dan Wet Gas Compressor (102-K-501) merupakan komponen penting pada unit 101 dan 102 RFCC. MAB berfungsi memasok udara dalam jumlah besar ke regenerator untuk membakar kokas yang menempel pada permukaan katalis dan WGC berfungsi untuk meningkatkan tekanan gas yang masuk. Efisiensi kompresor MAB dan WGC dianalisis dengan adanya data lapangan yang selama satu bulan yaitu dimulai tanggal 1 Oktober 2024 sampai dengan 31 Oktober 2024. Data lapangan yang diketahui mencakup laju aliran suction dan discharge, pressure suction dan discharge, serta temperature suction dan discharge. Efisiensi kompresor akan dihitung secara politropik dan adiabatik. Hasil dari analisis ini akan memberikan wawasan bagi penulis dan PT. Pertamina RU IV dalam mengoptimalkan operasional kompresor MAB dan WGC, serta memastikan bahwa kompressor bekerja secara optimal dan dapat memperpanjang umur kompresor, mengurangi frekuensi perawatan, serta meningkatkan kestabilan operasional sistem secara keseluruhan.
Manggis (Garcinia mangostana L.) dikenal sebagai “Queen of Tropical Fruits” dengan kulit berwarna ungu, daging putih, lembut, dan rasa yang asam manis. Kulit manggis mengandung berbagai senyawa seperti xantone, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C yang memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan anti-aging, sehingga bermanfaat untuk kesehatan dan perlindungan kulit dari radikal bebas yang banyak dimanfaatkan dibidang kesehatan dan kosmetik. Proses ekstraksi non konvensional seperti ekstraksi menggunakan Microwave Assisted Extraction (MAE) lebih efisien dan hemat energi dibandingkan ekstraksi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari variabel optimasi respon ganda (Multiple Response Optimization) pada MAE daya (300, 375, dan 450 watt) dan waktu (2, 4, dan 6 menit) dalam ekstraksi xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C dengan Natural Deep Eutentic Solvent (NADES) berbasis asam laktat, natrium asetat, dan aquades dengan molar rasio 3:1:2. Data yang dianalisis diinterpretasikan menggunakan software minitab 2018 metode Respone Surface Methodology (RSM) dengan variabel independen MAE meliputi daya (300, 375, dan 450 watt) dan waktu (2,4, dan 6 menit). Ekstrak kulit manggis dianalisis kadar xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis. Kondisi optimal dari respon ganda didapatkan pada 300 watt dan 4,46 menit dengan R-square untuk kadar xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C masing-masing sebesar 57,23%; 34,00%; 27,90%; 12,97%; dan 86,47%. Hasil kadar xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C masing-masing kadar 1,40%; 42,43%; 1,22%; 1,20%; dan 2,94%.
Sebagai upaya meningkatkan pemerataan proyek strategis Nasional serta menunjang kegiatan ekonomi diseluruh daerah Indonesia, Pemerintah melakukan Pembangunan Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket IIB (STA 17+750 – 30+750) serta Proyek Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Seksi 6 (STA 1+360 – 6+300) yang masing – masing kepemilikannya diserahkan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasamarga Japek Selatan serta PT. Jasamarga Jogja Bawen. Selama pelaksanaan magang, didapatkan pengalaman mengetahui struktur jembatan meliputi pekerjaan bore pile, abutment, serta pier dan struktur ramp on meliputi mortar foam serta rigid pavement. Seluruh pekerjaan secara umum memiliki metode pelaksanaan dimulai dari pekerjaan penulangan, bekisting, pengecoran, dan perawatan beton. Pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan secara detail dan terstruktur seluruhnya mengacu kepada manajemen proyek yang direncanakan, meliputi spesifikasi, mutu, waktu, biaya, serta K3L. Dalam pelaksanaan kegiatan magang ini penulis dapat mencapai tujuan magang, memperoleh pengetahuan konstruksi secara langsung mulai dari metode pelaksanaan, manajemen proyek, dan mengetahui permasalahan didalam proyek yang dapat diatasi dengan pemahaman ilmu dibidang konstruksi serta menambah pengalaman pada dunia kerja dibidang konstruksi.