INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 3632 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 351 352 353 354 355 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Optimasi Pembuatan Bioplastik Biodegradable dari Pati Kolang Kaling (Arenga pinnata) Dengan Penambahan Variasi Plasticizer (Gliserol,CMC,Beeswax)
By Fadrian Sukma Ar Rasyid
-- : ,

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembuatan bioplastik dari pati kolang kaling dengan penambahan variasi plasticizer, yaitu gliserol, CMC (Carboxymethyl Cellulose), dan beeswax. Bioplastik merupakan alternatif ramah lingkungan yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap plastik berbahan dasar petrochemical. Pati kolang kaling dipilih sebagai bahan dasar karena ketersediaannya yang melimpah dan kandungannya yang kaya akan polisakarida. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh variasi plasticizer terhadap sifat fisik dan mekanik bioplastik, seperti ketahanan terhadap kelembaban, kelenturan, kekuatan tarik, dan degradasi. Metode yang digunakan meliputi pencampuran pati kolang kaling dengan plasticizer dalam berbagai konsentrasi, diikuti dengan proses pemanasan dan pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan plasticizer dapat meningkatkan kelenturan dan mengurangi kerapuhan bioplastik, dengan gliserol memberikan hasil terbaik dalam hal fleksibilitas dan kekuatan tarik. Sebaliknya, beeswax memberikan peningkatan ketahanan terhadap kelembaban, sedangkan CMC berfungsi memperbaiki daya tahan bioplastik terhadap deformasi. Optimasi parameter pembuatan bioplastik ini memberikan peluang untuk pengembangan produk bioplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, yang dapat diterapkan dalam berbagai industri, seperti kemasan dan bahan baku produk ramah lingkungan lainnya.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
EDIBLE COATING KARAGENAN DENGAN LEMON PEEL POWDER SEBAGAI ANTIJAMUR DAN MASA SIMPAN BUAH PISANG CAVENDISH (MUSA AKUMINATA)
By Bagas Dermawan
-- : ,

Pisang (Musa acuminata Cavendish) merupakan buah klimakterik yang memiliki masa simpan pascapanen pendek akibat pematangan cepat dan infeksi jamur Colletotrichum musae. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pelapis alami berbasis karagenan yang diperkaya dengan bubuk kulit lemon (LPP) untuk meningkatkan kualitas buah dan memperpanjang masa simpan. Eksperimen dilakukan menggunakan desain faktorial dengan kombinasi karagenan 1%, 1,5%, dan 2% serta LPP 1%, 2%, dan 3%, dibandingkan dengan kontrol tanpa pelapis. Parameter yang diamati selama 25 hari penyimpanan meliputi kehilangan berat, perubahan warna, kekerasan, total padatan terlarut (TSS), dan aktivitas antijamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelapis secara signifikan mengurangi kehilangan berat, memperlambat perubahan warna, mempertahankan kekerasan, menunda peningkatan TSS, dan menghambat pertumbuhan jamur. Kombinasi karagenan 1,5% dan LPP 2 g menunjukkan kinerja terbaik dengan kehilangan berat terendah, kualitas tekstur dan warna lebih terjaga, serta efek antijamur tertinggi. Hal ini menegaskan bahwa pelapis karagenan–LPP efektif sebagai alternatif alami, aman, dan ramah lingkungan untuk pengelolaan pascapanen pisang.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH EDIBLE COATING KOMBINASI KITOSAN DAN ASAM SALISILAT DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK TEH HIJAU TERHADAP MASA SIMPAN BUAH PISANG RAJA (Musa Paradisiaca L.)
By Alifa Nur Shabrina
-- : ,

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
OPTIMALISASI MANAJEMEN BAHAN BAKU SILIKA PASIR DAN PENANGANAN GAP KUALITAS PADA TAHAP KEDATANGAN DAN WEIGH FEEDER DI PABRIK SEMEN
By SHAFIRA ARDANESHWARI SANTOSO
-- : ,

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
OPTIMASI MIKROENKAPSULASI INOSITOL DAN ANTOSIANIN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DALAM SISTEM EMULSI GANDA
By Ilyas Rabbani Devanda
-- : ,

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PROSES PRODUKSI AMMONIA UNIT 1A PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK – JAWA BARAT (01 SEPTEMBER 2024 s.d 01 NOVEMBER 2024)
By Laela Nur' Aini
-- : ,

PT Pupuk Kujang merupakan salah satu perusahan yang berada di bawah naungan PT. Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) yang memproduksi pupuk maupun non pupuk. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 9 Juni 1975 yang berlokasi di Cikampek, Jawa Barat yang dilaksanakan oleh Kellog Overseas Corporation (USA) dan Toyo Engineering Corporation (Japan). Kapasitas produksi yang dihasilkan PT. Pupuk Kujang sebesar 570.000 MT/tahun urea dan 330.000 ton/tahun ammonia. Proses pembuatan ammonia terdiri dari delapan tahapan yakni proses feed treating proses steam reforming, proses shift conversion, proses CO2 removal, proses methanasi, proses synthesis ammonia, proses pemurnian dan refrigerasi ammonia , proses hydrogen recovery. Alat utama terdiri dari Cobalt Molyhidrotreater, ZnO Guard Chamber, Primary Reformer, Secondary Reformer, Shift Corverter, Absorber, Stripper, Methanator dan Ammonia Converter. Dari hasil perhitungan, bahan baku yang digunakan berjumlah 20.741,381 kg gas alam dan menghasilkan ammonia sebanyak 20.258,975 kg dengan efisiensi produk sebesar 97,674%. Jumlah panas yang masuk sebesar 290.084.182,615 kkal dan jumlah panas yang dilepas adalah 3.887.385,466 kkal. Lalu panas yang hilang yaitu sebesar 1,34%. Utilitas Departemen Produksi 1A PT. Pupuk Kujang menyediakan sarana penunjang operasional Pabrik Ammonia 1A yang meliputi unit penyediaan air, unit penyediaan uap, unit penyediaan listrik, unit penyediaan udara, dan unit pengolahan limbah. Jenis limbah pada PT. Pupuk Kujang adalah limbah gas, limbah padat, dan limbah cair. Untuk meningkatkan tingkat efisiensi dalam pengendalian dan pengawasan mutu di dalam suatu pabrik, PT. Pupuk Kujang memiliki laboratorium analisa untuk menganalisa bahan baku, bahan setengah jadi, dan bahan jadi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi standar yang ditentukan diantaranya analisa CO2, CH4 dan H2S serta penetapan Ammonia, penetapan % ammonia, dan uji konsentrasi CO2.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
OPTIMASI PROSES PEMBUATAN KITOSAN DARI TULANG SOTONG (Sepia officinalis) DENGAN ALKALI KOH PADA PROSES DEASETILASI MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY
By MOHAMMAD ASHARI QODHI
-- : ,

Sotong (Sepia officinalis) merupakan moluska yang termasuk kelas Cephalopoda (kaki hewan terletak di kepala) yang terdiri dari bagian kepala, selimut atau mantel dan tulang sotong yang terletak di dalam mantel. Sotong merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan Indonesia yang memiliki nilai ekspor tinggi. Meningkatnya nilai eskpor juga berbanding lurus dengan meningkatnya produksi, sehingga limbah yang dihasilkan juga mengalami peningkatan, karena pada umumnya hanya pada bagian daging atau mantel yang menjadi produk sedangkan tulang sotong hanya menjadi limbah. Tulang sotong memiliki kandungan 50% mineral, 30% Ca dan 11% kitin. Pemanfaatan tulang sotong saat ini masih tergolong minim dan belum diolah secara maksimal, untuk itu pengelolaan tulang sotong menjadi kitosan menarik untuk diteliti. Selain sebagai solusi pengurangan limbah, pengelolaan tulang sotong menjadi kitosan juga dapat meningkatkan nilai jual dari tulang sotong dan kemajuan IPTEK. Kitin merupakan senyawa karbohidrat yang termasuk dalam polisakarida. Untuk memproduksi kitin dapat dilakukan dalam 3 tahap meliputi proses demineralisasi, deproteinasi dan depigmentasi. Untuk mengubah kitin menjadi kitosan dapat dilakukan dengan proses deasetilasi. Proses deasetilasi yaitu proses pelepasan gugus asetil menjadi amina dengan mereaksikan kitin dengan alkali berkonsentrasi tinggi dengan waktu yang relatif lama dan suhu tinggi. Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas kitosan antara lain: konsentrasi alkali, suhu dan lama waktu ekstraksi. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil kualitas kitosan dari tulang sotong menggunakan alkali KOH dengan variasi perbedaan suhu (90,100,110)°C dan konsentrasi KOH (50,60 dan 70)% menggunakan metode RSM (Response Surface Metodology) untuk mengetahui kondisi optimum proses sehingga menghasilkan kitosan yang berkualitas.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Evaluasi Kinerja Cooling Fan Grate Cooler pada Plant 11 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. 1 JULI 2024 s/d 30 AGUSTUS 2024
By Bagas Dermawan
-- : ,

Clinker cooler merupakan salah satu alat yang berfungsi melakukan pendinginan secara cepat (quenching) dari suhu 1000-1250 C hingga temperature 100 - 1200 C pada clinker yang keluar dari section kiln. Proses penurunan suhu yang cepat merupakan aspek krusial dalam menjaga mutu semen. Jika proses ini berlangsung terlalu lambat, akan terjadi perubahan pada ukuran mineral dalam clinker dan tidak dapat mempertahankan amorf klinker. Studi dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kinerja Fan Grate Cooler di Plant 11 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, menggunakan metode perbandingan antara nilai Actual Blowing Density dan Suggested Blowing Density dengan langkah menghimpun data primer berupa data operasi harian pada tanggal 7 Agustus 2024 dan data tambahan dari literatur. Analisis Blowing Density diterapkan untuk mengetahui kebutuhan udara total yang harus di supply untuk mendinginkan klinker agar sesuai dengan spesifikasi pada saat keluar dari proses pendinginan. Hasil analisis menunjukkan data actual blowing density diperoleh cooling fan yang memiliki blowing density lebih rendah dari data design adalah 2S2, 3L, 3S, 4L, 5L, 4S, 6L, 5S, 7R, 6S, 9L, Sedangkan, fan lainnya memiliki nilai blowing density lebih besar dari data design. Solusi atas optimasi kinerja cooling fan pada Grate Cooler adalah dengan melakukan penyesuaian pada bukaan damper, kecepatan putaran fan, atau modifikasi impeller sehingga efisiensi dan performa cooling fan dapat ditingkatkan secara signifikan. Kesimpulan menunjukkan bahwa kinerja proses pendinginan klinker pada grate cooler di Plant 11 masih belum optimal, hal ini didasarkan pada hasil perhitungan yang menunjukkan bahwa nilai actual blowing density tidak sesuai dengan nilai suggested blowing density, di mana terdapat perbedaan nilai yang lebih besar atau lebih kecil dari yang direkomendasikan.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
EVALUASI OPTIMALISASI ALTERNATIVE FUEL PADA ALAT CALCINER TERINTERGRASI DENGAN HDR PADA PLANT 6-11 PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, TBK.
By ANNISA RAHMANIA SABRINA AFRA
-- : ,

Penggunaan bahan bakar alternatif (alternative fuel) menjadi salah satu strategi penting dalam menekan biaya produksi dan mengurangi dampak lingkungan di industri semen. Laporan ini bertujuan mengevaluasi optimalisasi penggunaan bahan bakar alternatif pada alat Calciner SLC yang terintegrasi dengan Hot Disk Reactor (HDR) di Plant 6-11 PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. Metode yang digunakan meliputi analisis data operasional, pengukuran parameter proses, serta evaluasi performa sistem dengan variasi komposisi bahan bakar alternatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa input bahan bakar alternatif dapat ditingkatkan hingga 40.000 kg/jam secara layak, dengan mempertimbangkan efisiensi perpindahan panas yang masih dalam rentang optimal (21,69%), kadar oksigen berlebih (O₂ excess) tetap aman (3,17%), suhu operasi sesuai kebutuhan proses (912,12°C), serta waktu tinggal (residence time) yang cukup untuk pembakaran efektif. Rekomendasi ini sesuai dengan best practice industri semen dan didukung oleh berbagai studi ilmiah. Implementasi secara bertahap dengan pemantauan ketat pada parameter-parameter kritis disarankan untuk menjamin stabilitas proses dan kualitas produk.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
LAPORAN MAGANG PT SOLUSI BANGUN INDONESIA Tbk DEPARTEMEN TEKNIK PROCESS ENGINEERING PLANT NAR-02 NAROGONG - BOGOR (01 SEPTEMBER 2024 s/d 01 NOVEMBER 2024)
By Ilyas Rabbani Devanda
-- : ,

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 351 352 353 354 355 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?