Peningkatan jumlah pendudukan berkaitan dengan berkembangnya penyakit baru karena faktor lingkungan. Adanya fasilitas yang memadai dapat mendukung untuk pencegahan penyebaran penyakit, membantu perawat, serta pemulihan kesehatan. Sebanyak 3.270 unit rumah sakit umum telah dibangun di Indonesia dan sebanyak 13 unit rumah sakit yang berada di Kabupaten Klaten. Kementerian Kesehatan Rumah Sakit dr. Soeradji Tirtonegoro sebagai pemilik membangun gedung baru dengan layanan pusat kanker terpadu di Kabupaten Klaten. Pembangunan Gedung Oncology Center RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro menjadi salah satu proyek gedung milik perusahaan yang dilaksanakan oleh Kontraktor PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung dengan Konsultan Pengawas oleh PT. Ciriajasa Cipta Mandiri KSO Arkonin Engineering Manggala Pratama. Gedung tersebut terletak di Jalan KRT. dr. Soeradji Tirtonegoro No. 1, Klaten. Bangunan tersebut memiliki luas bangunan 20.257 m² dengan luas lahan 6.840 m². Pembangunan Gedung ini memiliki 12 lantai, dengan rincian 1 lantai ground floor, 1 lantai mezzanine, 8 lantai atap, 1 lantai dak crown, serta 1 lift machine roof. Dalam laporan ini, data yang digunakan selama 180 hari merupakan pengamatan terhadap metode pelaksanaan pekerjaan pembangunan struktur atas, seperti kolom, shear wall, balok, serta pelat lantai, hingga pekerjaan arsitektur, seperti pemasangan dinidng hebel. Kata Kunci : Proyek gedung, rumah sakit, metode pelaksanaan, struktur, arsitektur
Proyek pembangunan Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan salah satu bagian dari pengembangan infrastruktur keuangan di ibu kota baru. Proyek ini mencakup semua tahapan konstruksi, dalam mana termasuk didalamnya pekerjaan struktur utama berupa kolom, balok, dan pelat, sampai pasangan dinding sebagai suatu elemen arsitektural dan fungsional bangunan. Metode pelaksanaan konstruksi pada proyek ini berupa pengecoran balok, kolom, dan pelat dengan sistem bekisting konvensional dan pracetak bahan utama beton bertulang untuk memastikan kekuatan struktur. Sedangkan pasangan dinding menggunakan bata ringan yang dipasang dengan menggunakan perekat mortar instan untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan bangunan. Di aspek manajemen mutu, proyek ini dirujuk terhadap standar nasional dan internasional untuk menjamin mutu material dan hasil kerja berdasarkan spesifikasi teknis. Manajemen waktu dilaksanakan melalui perancangan schedule pelaksanaan dan Kurva S untuk mengevaluasi progres proyek dan menjamin kerja berjalan sesuai rencana. Manajemen biaya dilaksanakan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP), yang digunakan sebagai acuan dalam pengendalian dan efisiensi pengeluaran proyek. Selain itu, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) menjadi sesuatu yang harus dipertahankan dalam penerapan proyek. Penggunaan safety induction, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta perawatan limbah konstruksi adalah untuk menciptakan suasana kerja aman dan lingkungan yang ramah. Dengan penerapan strategi sistematis dalam mutu, waktu, biaya, dan K3L, proyek Bank Indonesia IKN diharapkan berjalan optimal dan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi sistem keuangan di ibu kota baru
Lemak padat komersial berpotensi memicu penyakit kardiovaskular akibat kandungan Trans Fatty Acid (TFA). Sebagai solusinya, oleogel dikembangkan sebagai fat replacer dengan struktur menyerupai lemak padat, tanpa Trans Fatty Acid (TFA), dan memiliki stabilitas oksidatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas kajian mengenai oleogel berbasis minyak kelapa sawit dengan penambahan minyak atsiri rosemary dalam pembuatan krim keju. Variabel bebas yang digunakan berupa beeswax (4 gr, 8 gr, 12 gr), minyak atsiri rosemary (3 ml, 4 ml, 5 ml), dan waktu homogenisasi (5, 10, 15 menit). Oleogel optimal diaplikasikan pada krim keju dengan rasio krim keju, beeswax, dan garam sebesar 9,8:1:0,2 (b/v). Hasil komposisi oleogel terbaik dalam pembuatan krim keju adalah massa beeswax 8 gr, volume minyak rosemary 3 ml, dan waktu homogenisasi 10 menit. Hal tersebut berdasarkan uji Fourier Transform Infrared (FTIR) pada krim keju yang tidak mengandung lemak trans, memiliki stabilitas oksidatif yang baik serta dapat diterima baik oleh panelis dari segi warna, tekstur, rasa, dan aroma.
Beras merupakan makanan pokok di sebagian besar Asia termasuk di Indonesia. Banyak orang mendapat 50 persen kalori dari beras yang telah diolah menjadi nasi. Tingginya Tingkat konsumsi beras nasional dan tidak diimbangi dengan peningkatan produksi yang memadai membuat Indonesia menjadi salah satu importir beras. Faktor inilah yang mendorong adanya diversifikasi pangan non-beras. Contohnya adalah pengembangan beras analog. Beras analog adalah tiruan dari beras yang dibuat menyerupai bentuk dari beras pada umumnya dari berbagai tepung-tepungan yang berasal dari bahan baku non beras. Pada penelitian ini tepung ikan gabus digunakan sebagai bahan tambahan nutrisi berupa kandungan protein yang dimana ikan ini terkenal dengan kandungan protein yang tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat membuat beras analog lebih termodifikasi dan lolos beberapa pengujian yaitu uji kadar abu, uji kadar air, uji protein, uji karbohidrat dan juga uji lemak. Dari hasil penelitian didapat sampel terbaik pada uji kadar air sebesar 8,75%, kadar abu sebesar 1,76%, kadar lemak sebesar 6,79%, kadar protein sebesar 7,80%, dan uji karbohidrat sebesar 88,35%.