Magang atau kerja praktik merupakan proses pembelajaran untuk pengembangan sumber daya manusia yang dilaksanakan baik pada perusahaanperusahaan swasta maupun pemerintah, dalam pelaksanaannya peserta magang akan bekerja sebagai pegawai perusahaan dengan harapan peserta magang dapat menerapkan teori-teori yang telah didapatkan selama perkuliahan dan nantinya dapat memperoleh pengalaman dan sikap kerja di bawah arahan dan bimbingan pimpinan perusahaan ataupun pejabat lain yang ditunjuk perusahaan dan dosen pembimbing dari Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Pada kesempatan ini penulis melaksanakan magang disalah satu perusahaan BUMN di Kota Semarang yaitu PT. Virama Karya (Persero) yang merupakan perusahaan konsultan dengan spesialisasi pada bidang pelayanan jasa teknik dan manajemen bidang transportasi jalan dan jembatan serta bidang teknik sipil lainnya. Penulis melaksanakan kerja praktik selama 6 bulan, banyak ilmu dan pengalaman baru yang didapatkan. Berdasarkan pengalaman-pengalaman baik tersebut, penulis memberikan saran kepada mahasiswa adik tingkat untuk mencoba mengajukan magang di PT. Virama Karya (Persero).
Untuk menunjang pemerataan pembangunan di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melaksanakan beberapa proyek strategis nasional salah satunya adalah Proyek Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Seksi 6 (STA 1+360 – 6+300). Pemerintah menyerahkan kepemilikan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu PT Jasamarga Jogja – Bawen. Hasil yang didapatkan selama magang yaitu mengetahui struktur jembatan yang meliputi: bore pile, abutment, pile head, dan plat lantai jembatan. Dari keempat pekerjaan tersebut secara umum memiliki urutan metode yaitu pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran, pembongkaran bekisting, dan perawatan beton. Pelaksanaan pekerjaan tersebut dilaksanakan secara detail dan seluruhnya mengacu kepada manajemen proyek yang direncanakan. Manajemen proyek meliputi spesifikasi, biaya, mutu, waktu serta K3L. Dengan adanya program magang ini penulis dapat mencapai tujuan dari magang, memperoleh pengetahuan dari dunia konstruksi mulai dari manajemen proyek, metode pelaksanaan, dan mengetahui kendala dalam proyek untuk pengalaman dalam dunia kerja di bidang konstruksi. Kata Kunci : Jalan Tol, Jembatan, Struktur, Manajemen Proyek.
Laporan ini disusun untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan magang sebagai bagian dari pemenuhan kurikulum serta upaya mengintegrasikan pengetahuan teoritis ke dalam praktik profesional di bidang arsitektur dan konstruksi yang dilakukan di CV. Prakarsa Manunggal, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa arsitektur dan konstruksi dengan sistem design and build. Pelaksanaan magang bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik profesional di dunia kerja, khususnya dalam bidang perancangan dan penyusunan gambar kerja arsitektur. Selama masa magang, penulis terlibat dalam berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari penyusunan denah, tampak, potongan, detail arsitektural, gambar struktur, hingga perencanaan sistem MEP, serta pembuatan visualisasi tiga dimensi sebagai media komunikasi desain. Melalui kegiatan magang ini, penulis memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai alur kerja profesional arsitektur, termasuk proses analisis desain, koordinasi antar disiplin, serta penyesuaian desain berdasarkan kebutuhan klien dan kondisi lapangan. Pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam penggunaan perangkat lunak perancangan, tetapi juga membentuk sikap profesional, kemampuan komunikasi, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, kegiatan magang ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam menunjang kesiapan penulis untuk menghadapi dunia kerja di bidang arsitektur dan konstruksi. Kata Kunci : Magang, Perancangan Arsitektur, Gambar Kerja, Design and Build, 3D Modeling, Struktur dan MEP.
Kegiatan magang merupakan pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan menjembatani pengetahuan teoritis dengan dunia kerja profesional. Laporan ini membahas pelaksanaan magang di Studio RNA, sebuah studio arsitektur dengan pendekatan design and build, dengan tinjauan khusus pada keterlibatan mahasiswa dalam proses perancangan arsitektur, mulai dari analisis kondisi eksisting, pengembangan denah dan fasad, pemodelan tiga dimensi, hingga penyusunan gambar kerja dan visualisasi arsitektur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kegiatan magang memberikan pemahaman mengenai keterkaitan antara aspek estetika, fungsi, dan teknis konstruksi, serta meningkatkan kemampuan teknis dan non-teknis mahasiswa. Dengan demikian, pembelajaran berbasis praktik melalui magang berperan penting dalam meningkatkan kesiapan kerja dan kemampuan adaptasi terhadap praktik profesional di bidang arsitektur. Kata kunci: magang, pembelajaran berbasis praktik, perancangan arsitektur, design and build