Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia yang digunakan sebagai media penggorengan untuk mwngolah makanan, Limbah yang dihasilkan dari pengolahan makanan denga cara digoreng yaitu minyak goreng bekas. Salah satu pemanfaatan limbah ini yaitu menjadikan minyak goreng bekas tersebut menjadi bahan baku pembuatan sabun baik dalam Cair maupun Padat. Namun Perlu penambahan unsur lain agar menghasilkan kualitas sabun yang Sesuai dengan standar nasional. Salah satu parameter kualitas sabun adalah nilai antioksidan. Senyawa antioksidan ini bertujuan mencegah terjadinya oksidasi pada Unsur yang mudah teroksidasi. Unsur yang ditambahkan pada penelitian ini yaitu Ampas Kopi yang dapat meningkatkan nilai antioksidan pada sabun. Komponen bioaktif yang Berfungsi sebagai nilai antioksidan pada amapas kopi antara lain Kafein dan Sterol (Stigmasterol,sitosterol). Penelitian ini bertujuan untuk menguji nilai antioksidan yang dihasilkan melalui formulasi sabun padat dari minyak goreng bekas dengan penambahan ekstrak Ampas kopi. Analisa Antioksidan pada penelitian ini menggunakan metode DPPH dengan senyawa 1,1- diphenyl-2- picrylhydrazil dimana diharapkan hasil uji yang dilakukan dapat sesuai dengan standar nasional. Kata Kunci: Minyak Goreng Bekas, Sabun, Ampas Kopi, Metode DPPH