Saat ini, masyarakat mempunyai minat yang besar terhadap kosmetik berbahan dasar sumber daya alam, hal ini dilakukan berupaya mengurangi ketergantungan pada bahan-bahan sintetis yang diketahui mempunyai potensi dampak buruk pada kesehatan kulit. Tumbuhan memainkan peran yang relevan sebagai sumber bahan aktif alami yang secara biologis dapat digunakan untuk kepentingan kosmetik dan dermatologis. Daun binahong (Anredera cordifolia) memiliki kandungan flavonoid tinggi dan kaya akan antioksidan yang dapat digunakan sebagai pengganti butylated hydroxyanisole (BHA) yang biasa digunakan pada serum komersial. Fokus penelitian ini pada penerapan ekstrak daun Binahong sebagai komponen aktif biologis untuk formulasi dalam sediaan serum. Daun Binahong diekstraksi menggunakan metode maserasi dan perkolasi dengan pelarut etanol 96%. Serum diformulasikan dengan variasi ekstrak daun 1%; 1.5%; dan 2%. Kemudian serum ekstrak binahong dilakukan evalusi mutu fisik dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan yang nyata (p
Jintan merupakan rempah dengan tingkat konsumsi yang tinggi di Indonesia, yaitu 2,927 gram per kapita per minggu pada tahun 2021. Jintan putih kaya akan senyawa fitokimia fenol. Fenol merupakan senyawa metabolit sekunder yang bersifat antibakteri hingga antikanker. Potensi tersebut mendorong adanya urgensi untuk mengisolasi senyawa fenol dari jintan putih. Perolehan fenol dapat ditingkatkan dengan radiasi sinar ultraviolet sebagai stressor oksidatif alami yang membantu lisis sel untuk difusi senyawa fenol. Dalam penelitian ini, dilakukan pengamatan terkait pengaruh pretreatment sinar UV-B dengan variabel bebas yang meliputi ukuran bubuk jintan putih (40, 60, dan 80 mesh), volume pelarut (0, 100, dan 200 mL), serta waktu penyinaran (90, 120, dan 150 menit) dilanjutkan dengan Microwave Assisted Extraction (MAE) berdaya 800 watt, selama 6 menit, dengan rasio akhir sampel 1:30 gr/mL. Variabel penelitian dirancang dengan metode Response Surface Methodology (RSM) ditinjau dari aspek total fenol dan kapasitas antioksidan. Kondisi terbaik proses pretreatment sinar UVB terhadap MAE fenol dari jintan putih adalah ukuran partikel 66 mesh, waktu radiasi 143 menit, dengan volume pelarut 183 mL. Hasil ekstrak fenol dari uji spektrofotometri UV-Vis memiliki koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,7431 untuk uji total fenol dan 0,7260 untuk uji kapasitas antioksidan. Dari nilai tersebut, dapat diartikan bahwa 74,31% dan 72,60% dari total variasi model dapat diwakilkan oleh persamaan regresi. Kata Kunci : Jintan Putih, Fenol, Radiasi Sinar UV-B, Microwave Assisted Extraction, Response Surface Methodology
The Savyavasa Luxury Residence merupakan proyek pembangunan apartemen seluas ± 140 ha yang berlokasi di Jakarta Selatan. Proyek dengan tiga buah apartemen mewah tersebut dikerjakan oleh dua perusahaan konstruksi internasional, yaitu: PT. Taisei Pulauintan dan CSCEC. Selama pengerjaan proyek tersebut, kontraktor menggunakan aluminium formwork pada pekerjaan pengecoran yang menjadikan Savyavasa Project ramah terhadap lingkungan. Jenis struktur bangunan yang diimplementasikan pada proyek tersebut adalah struktur beton bertulang dengan mutu tulangan besi fy 420 MPa, serta mutu beton yang bervariasi. Adapun objek penelitian oleh penulis selama pelaksanaan program magang adalah kelebihan aluminium formwork, metode pelaksanaan struktur kolom, dinding penahan geser, balok, separator beam, plat lantai, tangga, pekerjaan dinding, keunggulan drop panel-upstand structure-flat slab, penerapan pouring break, serta pengujian settlement. Selain itu, penulis juga melakukan analisa terhadap alat berat dan material yang digunakan selama pengerjaan proyek serta bagaimana strategi kontraktor dalam memanajemen proyek dari segi biaya, mutu, waktu pengerjaan proyek, dan K3. Kata kunci: aluminium formwork, struktur bangunan, settlement, manajemen proyek.
Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Riset Terpadu UPN Veteran Yogyakarta merupakan proyek pembangunan yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Permata Anugerah Yalapersada dengan kontrak Unit Price dan Lump sum bernilai kontrak Rp55.777.777.000,- dengan metode pembayaran Termin. Gedung 6 lantai ini memiliki ketinggian 34,32 m dengan luas lahan sebesar 3300 m². Lokasi gedung tersebut masih berada di dalam lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta berada di jalan Padjajaran / SWK 104 (Lingkar utara) Condong catur,Depok,Sleman,Yogyakarta 55283, kabupaten Sleman, Provinsi D.I Yogyakarta. Pembangunan Gedung ini direncanakan selesai dalam kurun waktu 180 hari kerja dengan dibagi menjadi tiga tahapan, terdiri atas tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap pemeliharaan. Dengan lingkup pekerjaannya antara lain : pekerjaan persiapan, pekerjaan struktur 6 lantai, pekerjaan arsitektur 6 lantai,serta pekerjaan mekanikal elektrikal. Pada laporan kegiatan ini membahas tentang pekerjaan struktur atas beton bertulang yaitu pekerjaan kolom, pekerjaan balok, pekerjaan pelat lantai,dan pekerjaan tangga ditambah sedikit pembahasan mengenai arsitektur, MEP, dan Landsacpe . Laporan kegiatan ini mengamati sekaligus membahas hal-hal mengenai proses kegiatan pembangunan fokus dari segi struktural maupun dari segi manajemen proyek. Kata kunci : struktur kolom, balok, pelat lantai, tangga, arsitektur, MEP, Landscape