INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 3632 dari pencarian Anda melalui kata kunci:
Hal. Awal Sebelumnya 301 302 303 304 305 Berikutnya Hal. Akhir
cover
LAPORAN MAGANG DEPARTEMEN PRODUKSI III A UNIT ASAM SULFAT PT PETROKIMIA GRESIK (01 November 2020 - 31 Desember 2020)
By RIZQI FADHILAH HARUN
-- : , 2024

PT. Petrokimia Gresik memproduksi pupuk dan bahan kimia serta bergerak dalam bidang jasa konstruksi atau engineering. Jenis pupuk yang diproduksi yaitu Zwavelzuur Ammonium (ZA), Urea, Pupuk Fosfat (SP-36), Pupuk Majemuk NPK (dengan merk dagang Phonska dan Kebomas), Pupuk ZK, dan Petroganik, sedangkan produk non xvi pupuk/bahan kimia yang dihasilkan terdiri dari Amoniak (NH3), Asam Sulfat (H2SO4), Asam Fosfat (H3PO4), Alumunium Fluorida (AlF3), Cement Retarder, Asam Klorida (HCl), Asam Fluosilikat (H2SiF6), Purified Gypsum, Dry Ice (CO2 padat), CO2 cair, dan gas Hidrogen (H2). Selain itu, Petrokimia Gresik juga memproduksi produk-produk pengembangan yaitu Petroseed, Petro Gladiator, Petro Fish, Petro Chick, dan Petro Chili. Salah satu produk dari pabrik III adalah Asam Sulfat. Produk ini merupakan produk non pupuk dari PT Petrokimia Gresik. Asam sulfat (H2SO4) ini dibuat dengan mereaksikan gas SO3 yang diperoleh dari hasil hidrasi gas SO2 dengan O2. Salah satu fungsi asam sulfat dalam industri yaitu untuk bahan baku pupuk ZA. Heat exchanger merupakan alat yang digunakan sebagai alat yang memungkinkan untuk terjadinya perpindahan panas dan bisa berfungsi sebagai pemanas maupun pendingin. Pada proses pembuatan H2SO4 (Asam Sulfat), heat exchanger digunakan sebagai pendingin asam sulfat. Proses pendinginan asam sulfat dilakukan pada heat exchanger bertipe shell & tube dengan cooling tower sebagai pendingin. Proses pemanasan Asam Sulfat dilakukan pada heat exchanger bertipe shell & tube dengan steam sebagai sumber panasnya. Data yang digunakan dalam perhitungan analisa performa heat exchanger didapatkan berdasarkan pengamatan langsung ke lapangan dan studi literatur. Kata Kunci : Asam sulfat, Heat Exchanger

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
LAPORAN MAGANG DEPARTEMEN PRODUKSI III B UNIT ASAM SULFAT II PT. PETROKIMIA GRESIK ANALISIS EFISIENSI PENYERAPAN SO3 PADA ALAT ABSORBER (T-1303) UNIT ASAM SULFAT II DEPARTEMEN PRODUKSI III B PT. PETROKIMIA GRESIK 01 SEPTEMBER 2023 s/d 31 OKTOBER 2023
By SALSA ROSHA SEPTIANA
-- : , 2024

PT. Petrokimia Gresik merupakan pabrik penghasil pupuk yang berlokasi di Kota Gresik, Jawa Timur. Jenis pupuk yang diproduksi yaitu NPK Kebomas, NPK Phonska Plus, NPK Petro Nitrat, NPK Petro Ningrat, Petro Niphos, SP-36, SP – 26, Phosgreen, Urea NonSub, ZK – Petro, Nitralite, ZA petro, ZA Plus, Phonska Alam, Petroganik Premium, Petro CAS, Kapur Pertanian Kebomas Selain memproduksi pupuk, PT. Petrokimia Gresik juga memproduksi bahan kimia dan produk – produk pengembangan yaitu Amonia (NH3), Asam Sulfat (H2SO4), Asam Fosfat (H3PO4), Aluminium Fluorida (AlF3), Asam Fluosilikat (H2SiF6), Purified Gypsum, Dry Ice (CO2 padat), CO2 cair, dan gas Hidrogen (H2) serta seperti green surfaktan, Petro Biofertil, Petro Gladiator, Petro Fish, Petro Chick, Petro Biofeed. Asam Sulfat menjadi salah satu produk yang dihasilkan di unit Produksi III B dengan kapasitas 1850 ton/hari. Produk ini termasuk kedalam produk non-pupuk yang digunakan juga sebagai bahan baku pembuatan pupuk phonska, ZA, dan asam posfat. Asam Sulfat dibuat dengan mereaksikan gas SO3 hasil pembakarang sulfur dan udara kering yang direksikan kembali dengan O2 dan kemudian diserap oleh asam sulfat stok. Proses produksi dilakukan dengan metode Double Contact Double Absorption. Perhitungan neraca massa dalam pembuatan asam sulfat menggunakan belerang padat sebanyak 17.237,8 kg/jam, serta udara sebanyak 147.220,2 Nm3 /jam. Produk yang dihasilkan berupa Asam Sulfat dengan konsentrasi 98,5% sebanyak 53.531 kg/jam dengan efisiensi 85%. Adapun untuk efisiensi panas dalam proses pembuatan Asam Sulfat adalah 89,7%. Utilitas pada pabrik Asam Sulfat Departemen Produksi III B PT. Petrokimia Gresik meliputi unit penyedia air, penyedia steam, energi listrik, penyedia udara proses dan instrument, serta penyedia bahan bakar. Laboratorium yang dimiliki pabrik asam sulfat berfungksi untuk melakukan pemantauan terhadap kualitas bahan baku, bahan setengah jadi dan produk.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
LAPORAN MAGANG PT INDO BHARAT RAYON CS2 PLANT CIKAMPEK (The Report of Internship at PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant Cikampek) EVALUASI PERFORMA BOILER H-844 UNIT UTILITAS DI PT INDO BHARAT RAYON CS2 PLANT CIKAMPEK 01 SEPTEMBER 2020 s/d 31 OKTOBER 2020
By SYAIKHA BUTSAINA DHIYA’ULHAQ
-- : , 2024

PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant merupakan pabrik pertama di asia pasifik yang memproduksi karbon disulfida berbasis metana, dengan rancangan teknologi canggih (seperti pemurnian gas alam melalui Pressure Swing Adsorption), sistem kontrol otomatis melalui DCS (Distributed Control System), unit produksi yang ramah lingkungan (adanya Sulfur Recovery Unit yang dilengkapi Air Demand Analyzer sehingga emisi gas buangan pabrik tetap di bawah batas maksimal standar pemerintah, SO2 < 2600 ppm), serta menjunjung tinggi keamanan kerja (dengan adanya sistem interlock level pada alat yang resiko kecelakaan kerjanya tinggi). Hal tersebut membawa PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant mendapatkan serangkaian sertifikasi ISO 140001 (Sistem Manajemen Lingkungan) pada 2002, OHSAS 18001 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja) pada 2003, dan ISO 450001 (SMK3) pada 2023. PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant berlokasi di Kawasan Industri Kujang, Cikampek, Jawa Barat, menjadi cabang unit dari PT Indo Bharat Rayon yang berada di Purwakarta setelah dibeli oleh Aditya Birla Group dari Akzo Nobel Inc. pada tahun 2003. Setelah resmi menjadi bagian Aditya Birla Group, kapasitas produksi karbon disulfida pabrik meningkat hingga 49.000 m3 per tahun. Bahan baku yang digunakan yaitu gas alam (komposisi 82% - 86% metana) yang dipasok dari Pertamina (80%) dan PGN (20%) serta sulfur yang dipasok dari Mitshubishi Jepang. Hasil karbon disulfida sebenyak 80% lalu dipasarkan di dalam negeri, yaitu sebagai suplai PT Indo Bharat Rayon Purwakarta sebanyal 60% dan sisanya dikirimkan ke perusahaan serat kapas domestik lainnya, sedangkan 20% sisanya dipasok ke pasar luar negeri. PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant memiliki tujuh unit produksi, diantaranya unit pemurnian gas atau natural gas purification melalui proses PSA (Pressure Swing Adsorption), unit reaksi pembentukan CS2, unit sulfur removal, unit H2S purification, unit CS2 purification, unit penyimpanan CS2, serta unit sulfur recovery (SRU). Unit pendukung di PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant meliputi unit penyedia steam, unit pengolahan air (boiler feed water, cooling water, demin water), unit penyediaan udara tekan, dan unit penyediaan energi listrik. PT Indo Bharat Rayon CS2 Plant tidak menghasilkan limbah terlalu banyak, karena produk samping H2S sudah diolah kembali menjadi sulfur, sehingga hasil limbah berupa sisa pella oil kotor nantinya akan diolah oleh pihak ke-3 yang sudah mendapat izin Kementerian Lingkungan Hidup.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
“OPTIMASI KUALITAS SELAI LEMBARAN ALBEDO SEMANGKA DAN FILTRAT NANAS DENGAN PENAMBAHAN AGAR-AGAR DAN KARAGEN TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA DAN SENSORI SELAI”
By Astri Kusumaningtyas
-- : , 2024

Pada daerah tropis dan setengah gurun sering ditemukan tumbuhan Semangka, karena semangka adalah tanaman yang tahan terhadap iklim kering sehingga dapat tumbuh di daerah tropis dan setengah gurun. Senyawa pektin dapat dengan mudah ditemukan dalam Albedo semangka, yang mana merupakan sumber pektin yang potensial karena di dalam albedo semangka terkandung senyawa pektin. Salah satu produk olahan yang membutuhkan pektin adalah selai lembaran. Selai lembaran pektin albedo semangka menghasilkan aroma dan rasa yang kurang menarik, sehingga dikombinasikan dengan filtrat buah nanas yang memiliki aroma dan rasa yang menarik, serta memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh kombinasi pektin albedo semangka dan filtrat buah nanas dengan penambahan agar-agar dan karagen terhadap kualitas kimia, fisik, dan mikrobiologi selai lembaran serta menentukan kombinasi pektin albedo semangka dan filtrat buah nanas yang tepat untuk menghasilkan selai lembaran dengan kualitas terbaik.variasi jenis (agar-agar dan karagenan) dan konsentrasi (1,5%, 2,0%, dan 2,5%) hidrokoloid dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi agar-agar dan karagenan terhadap karakteristik fisik, kimia, dan sensori serta mengetahui perlakuan yang menghasilkan karakteristik selai lembaran terbaik. Penelitian ini menggunakan factorial design 23 untuk menentukan variable yang berpengaruh. Analisa yang dilakukan meliputi evaluasi karakteristik fisik (nilai pH dan total padatan terlarut), kimia (kadar air dan serat pangan), dan sensori. Kata Kunci: pektin, albedo semangka, nanas, selai lembaran, agar-agar, karagenan

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
KARAKTERISASI BUBUK PEWARNA ALAMI KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERENKAPSULASI MENGGUNAKAN αCYCLODEXTRIN SEBAGAI BAHAN PENYALUT
By EKTANISA SALSABILA
-- : , 2024

Pewarna makanan merupakan bahan tambahan pangan untuk meningkatkan daya tarik produk makanan. Meskipun memiliki stabilitas dan daya simpan yang lebih baik, pewarna makanan sintetis bersifat karsinogenik dan toksik bagi tubuh. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa antosianin yang dapat dimanfaatkan sebagai pigmen warna merah alami. Namun, senyawa antosianin rentan mengalami kerusakan selama penyimpanan akibat oksigen, cahaya, dan suhu tinggi. Akibatnya, diperlukan kajian mengenai metode enkapsulasi, konsentrasi bahan penyalut, serta sifat fisik dan kimia bubuk antosianin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memproduksi bubuk pewarna alami antosianin kulit buah naga merah menggunakan metode thin layer drying serta studi karakterisasi pada konsentrasi α-cyclodextrin yang berbeda. Pada penelitian ini bubuk pewarna alami kulit buah naga merah dibuat metode thin layer drying menggunakan variasi α-cyclodextrin 5, 10, dan 15% (b/b). Analisa data dilakukan menggunakan ANOVA dan perbedaan signifikan dievaluasi menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) software IBM SPSS Statistics version 25 (IBM Co., Armonk, NY, USA.) pada level signifikansi p ≤ 0,05. Perlakuan penambahan konsentrasi 5% menghasilkan karakteristik terbaik dengan total antosianin sebesar 1,90 mg/L, intensitas warna L* (kecerahan) sebesar 70,47, a* (kemerahan) sebesar 14,76, b* (kuning) sebesar 10,72, kadar air sebesar 4,48%, kadar abu sebesar 64,11%, rendemen sebesar 35,90%, kelarutan sebesar 55,33%. Kata kunci: antosianin, kulit buah naga merah, bubuk pewarna alami

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENENTUAN KANDUNGAN SENYAWA ETILEN OKSIDA DALAM MI INSTAN DENGAN MENGGUNAKAN APCI – MS (ATMOSPHERIC PRESSURE CHEMICAL IONIZATION – MASS SPECTROMETRY)
By HIJRATUL HUSNA YURID
-- : , 2024

Mi instan merupakan makanan cepat dan mudah untuk disajikan. Karena cepat dan mudah untuk disajikan tersebut, mi instan disebut dengan istilah fast food. Mi instan terkenal dengan memiliki kandungan berbahaya yaitu mengandung paparan residu etilen oksida. EtO merupakan gas beracun yang tidak berwarna zat yang bersifat elektrofilik dan mampu mengalkilasi gugus nukleofilik pada makromolekul seperti hemoglobin dan DNA. EO merupakan cara sederhana untuk membunuh bakteri, jamur dan serangga tanpa mempengaruhi makanan, cara ini lebih baik daripada menggunakan panas untuk mensterilkan makanan. Paparan EtO dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk kanker, kerusakan saraf, gangguan sistem reproduksi, dan kerusakan organ. Pada penelitian ini akan dilakukan proses penentuan kandungan senyawa etilen oksida pada mi instan menggunakan APCI - MS (Atmospheric Pressure Chemical Ionization – Mass Spectrometry). Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan senyawa etilen oksida pada mi instan menggunakan APCI - MS (Atmospheric Pressure Chemical Ionization – Mass Spectrometry). Pengujian etilen oksida pada mi instan meliputi persamaan regresi linier, konsentrasi etilen oksida dengan luas area puncak dan perbandingan SNI mi instan 3551:2018. Kata Kunci : Mi instan, etilen oksida, APCI - MS (Atmospheric Pressure Chemical Ionization – Mass Spectrometry)

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Optimalisasi Kadar Fenol dari Daun Sirih Merah Menggunakan Ekstraksi Air Subkritis
By Karina Harry Purbawati
-- : , 2024

Selama ribuan tahun, pengobatan herbal telah berperan penting dalam pengobatan khususnya di Asia. Komponen dalam tumbuhan merupakan dasar untuk pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit. Hal tersebut dikarenakan efek samping yang relatif rendah terhadap obat-obatan yang disintesis secara kimia, sehingga perhatian ditujukan pada ekstraksi dan pemisahan berbagai senyawa bioaktif dari tumbuhan. Proses ekstraksi bahan aktif dari tumbuhan herbal zaman dulu menggunakan metode tradisional. Namun terdapat beberapa kekurangan terhadap metode tersebut, seperti waktu ekstraksi yang lama dan penguraian bahan aktif yang kurang maksimal. Metanol, etanol, n-heksana, petrolium eter, dietil eter, kloroform, etil asetat, dan gliserol sering digunakan sebagai pelarut ekstraksi untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi dan mengurangi waktu ekstraksi. Salah satu tanaman herbal yang ada di Indonesia yaitu daun sirih dari suku piperaceae. Jenis sirih yang sering digunakan sebagai obat tradisional selain sirih hijau dan sirih hitam. Sirih merah mempunyai metabolit flavonoid, tanin, alkaloid, dan minyak atsiri dengan aktivitas antioksidan dan antibakteri. Senyawa flavonoid dari daun sirih merah dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kandungan pada produk pangan dan obat-obatan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengamatan terkait pengaruh suhu, waktu reaksi, dan rasio pelarut sebagai variabel bebas dengan suhu (130ᵒC, 140ᵒC, dan 150ᵒC), waktu reaksi (10, 15, dan 20 menit), dan rasio pelarut (10, 12, dan 13L). Hal tersebut menggunakan metode Subcritical Water Extraction (SWE). Adapun variabel tetap yang digunakan ialah jumlah sampel serbuk daun sirih merah 300 gram, daya ekstraksi sebesar 180 watt, tekanan 2 bar, dan ukuran bahan sebesar 40 mesh. Hasil penelitian dirancang dengan metode respons permukaan Response Surface Methodology (RSM). Penelitian tersebut ditinjau terhadap perolehan total fenol, rendemen, antioksidan, dan vitamin C. Kata Kunci : Sirih Merah, Fenol, Antioksidan, Subcritical Water Extraction, Response Surface Methodology

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH PRETREATMENT SINAR UV-B TERHADAP EKSTRAKSI AIR SUBKRITIS SENYAWA FITOKIMIA DARI DAUN SIRIH MERAH
By PUTRI AULIA WIJAYANTI
-- : , 2024

Indonesia merupakan negara yang kaya akan tanaman herbal yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Salah satunya yaitu Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) yang sering ditanam atau dipelihara sebagai tanaman hias. Keberadaan daun sirih, sejak dahulu sudah dimanfaatkan oleh para leluhur kita untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fitokimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan flavonoid. Secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes militus, hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, kanker, hipertensi, radang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Potensi senyawa fitokimia yang ada pada daun sirih merah tersebut mendorong adanya penelitian ini untuk mengekstraksi senyawa fitokimia dari daun sirih merah agar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kandungan pada produk obat-obatan. Perolehan senyawa fitokimia dapat lebih maksimal dengan adanya pemicu berupa radiasi sinar ultraviolet terhadap daun sirih merah. Selain itu ekstraksi yang digunakan untuk mengisolasi senyawa fitokimia pada daun sirih merah menggunakan esktraksi modern yaitu Subcritical Water Exstraction (SWE) yang biasa disebut ekstraksi air panas bertekanan merupakan metode ramah lingkungan yang umumnya diterapkan untuk ekstraksi tanaman obat. Dalam penelitian ini, proses optimalisasi ektraksi fenolik dilakukan dengan variabel tetap berupa sampel bubuk daun sirih merah sebanyak 300 gram dengan pelarut 10 L dan waktu ekstraksi 10 menit dengan variabel bebas yaitu waktu suhu esktraksi (130°C, 135°C,140°C) dan waktu penyinaran sinar UV- B (5 menit,10 menit, 15 menit). Variabel penelitian dirancang dengan metode respons permukaan/Response Surface Methodology (RSM) untuk mendapatkan kondisi operasi optimum pada proses ekstraksi air subkritis sehingga dihasilkan senyawa fenolik yang optimal. Kata Kunci: Daun Sirih Merah, Fenolik, Response Surface Methodology (RSM), Sinar Ultraviolet, Subcritical Water Exstraction (SWE)

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
KARAKTERISASI PULP LIMBAH JERAMI PADI MENGGUNAKAN PROSES SODA BERDASARKAN UJI SEM (SCANNING ELECTRON MICROSCOPE) SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN TATAKAN GELAS DAN PENGEMAS PRODUK AGROINDUSTRI
By RAISSA WAHYU ALVINA
-- : , 2024

Penelitian ini merupakan pembuatan dan karakterisasi Pulp yang dibuat dengan pemanfaatan serat dari Limbah Jerami Padi. Pada umumnya Pulp dibuat dengan menggunakan selulosa kayu sebagai bahan baku utamanya. Indonesia merupakan Negara kepulauan dengan kuantitas produksi padi terbesar ketiga di dunia yaitu 64 juta metrik ton. Kuantitas padi yang melimpah tersebut berjalan paralel dengan kuantitas jerami yang dihasilkan, hal ini dapat dilihat dari per 1 kg beras menghasilkan 1 sampai 1,5 kg jerami atau 64-96 juta ton per tahunnya. Mayoritas (62%) jerami dibakar atau dijadikan pakan ternak, apabila dibakar secara tidak langsung akan menyebabkan pemanasan global serta polusi disekitarnya. Dimana Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi Limbah Jerami Padi dan menghasilkan Pulp dari Selulosa Limbah Jerami Padi menjadi sebuah produk yang lebih bermanfaat. Pembuatan pulp dari limbah jerami padi selanjutnya akan di olah menjadi bahan kemasan produk agroindustri dan tatakan Gelas yang merupakan langkah terakhir di dalam penelitian ini. Selain itu penelitian ini juga bertujuan mendapatkan nilai tambah dari bahan kemasan dan tatakan gelas yang bernilai ekonomis. Tatakan gelas dan pengemas produk argoindustri pada penelitian ini dibuat dengan cara di cetak, menggunakan bahan baku Limbah Jerami Padi. Pembuatan pulp jerami padi dilakukan dengan menggunakan proses pemasakan soda kostik pada suhu ruangan dikarenakan proses tersebut mudah dilakukan dan biaya operasinya terbilang sangat rendah. Proses pembuatan kertas tatakan gelas dan juga pengemas produk argoindustri ini terbagi menjadi dua langkah. Langkah yang pertama merupakan pengolahan Limbah Jerami Padi menjadi bubur pulp. Dimana Jerami padi dijemur sampai kering di bawah sinar matahari dan selanjutnya dimasak dengan menggunakan konsentrasi NaOH 1,5% pada suhu 100⁰C. Kemudian bubur pulp jerami padi tersebut di keringkan di bawah sinar matahari. Kemudian pulp tersebut di cuci bersih dan di lakukan proses pemutihan dengan menggunakan kaporit, kemudian dicuci bersih dan dikeringkan. Setelah itu langkah yang kedua pulp tersebut dicetak sesuai dengan rancangan yang telah dibuat.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
“Pemanfaatan Antioksidan Ekstrak Biji Alpukat (Persea Americana Mill) Untuk Mencegah Ketengikan Pada Minyak Goreng Kelapa Sawit”
By SALSA ROSHA SEPTIANA
-- : , 2024

Penggunaan minyak goreng secara berulang dengan suhu tinggi dan waktu penyimpanan yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada minyak. Salah satu tandanya adalah minyak menjadi tengik. Ketengikan dapat terjadi karena oksidasi pada minyak yang disebabkan meningkatnya kadar asam lemak bebas (ALB). Proses yang merugikan tersebut dapat dihambat dengan penambahan antioksidan. Salah satu sumber antioksidan alami terdapat pada biji alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan antioksidan alami yang berasal dari limbah biji alpukat untuk mencegah kenaikan ALB penyebab ketengikan pada minyak goreng kelapa sawit. Antioksidan diekstrak dengan menggunakan metode MAE (Microwave Assisted Extraction) selama 6 dan 10 menit, dan jenis pelarut berupa aquadest dan etanol 70% dengan perbandingan pelarut dan 1 : 4 dan 1 : 5. Kemudian hasil ekstraksi dengan variabel optimum ditambahkan kedalam sampel minyak goreng sebanyak 5 ml 5% b/v dan disimpan selama 24 jam. Hasilnya didapatkan kondisi operasi optimum ekstraksi yaitu selama 6 menit, jenis pelarut etanol 70% dengan perbandingan pelarut dan simpsilia 1 : 5. Dengan % inhibisi pada sampel adalah 55,75% dan yield 12,67%. Sedangkan untuk sampel uji minyak yang telah ditambahkan antiosidan memiliki kadar asam lemak bebas sebesar 0,1002; bilangan asam 0,1993; densitas 0,8476; dan kadar air 0,050. Hasil penelitian ini menunjukan kandungan antioksidan biji alpukat yang mampu mencegah kenaikan kadar asam lemak bebas pada minyak goreng kelapa sawit tanpa menurunkan kualitas minyak tersebut. Kata kunci : Biji Alpukat, Antioksidan, Asam Lemak Bebas (ALB), Ketengikan, Oksidasi

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 301 302 303 304 305 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?