INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan faktor von willebrand dan skor khorana dengan kejadian trombosis vena dalam pada pasien kanker (Studi kasus di RSUP Dr. Kariadi Semarang)

Cecilia Oktaria P. - Nama Orang; C. Suharti - Nama Orang; Eko Adhi Pangarsa - Nama Orang;

Latar belakang: Pasien kanker memiliki risiko yang tinggi untuk terjadinya tromboemboli vena. Tromboemboli vena merupakan penyebab kematian kedua pada pasien kanker. Diperlukan parameter yang baik dalam memprediksi kejadian TEV sehingga dapat dilakukan pencegahan secara individu berdasarkan kelompok risikonya.
Metode: Penelitian kohort prospektif pada pasien kanker yang akan menjalani kemoterapi di RSUP Dr. Kariadi. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2016- April 2017 dan melibatkan 40 pasien kanker. Skor Khorana dinilai pada awal penelitian, sesuai skor Khorana et al. Kadar Von Willebrand diambil pada saat awal penelitian dan setelah kemoterapi menggunakan metode ELISA .
Hasil: Dari 40 penderita kanker, didapatkan 5 pasien (12,5%) menderita TVD dalam median 8 minggu pengamatan (IQR 3-11 minggu). Kadar VWF baik prekemoterapi maupun post kemoterapi meningkat secara signifikan pada pasien kanker yang terkena TVD (3,03 IQR 2,97-3,75 dan 3,43 IQR 3-3,97). Peningkatan kadar VWF tersebut berhubungan secara signifikan dengan kejadian TVD pada pasien kanker (p= 0,001 dan p= 0,002). Tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara skor Khorana dan kejadian TVD pada penelitian ini (p=0,217). Cut off point VWF dari kurva ROC adalah ≥3,06 U/ml, dengan AUC 0,986 (95% CI 0,951-1,021, p= 0,004), Odd Ratio 20,4 (95%CI 2,87 – 24,22), sensitivitas 75%, spesifisitas 94%, nilai duga positif 67%, dan nilai duga negative 97%. Penambahan kadar VWF pada skor Khorana meningkatkan nilai prediktor skor Khorana terhadap TVD (p= 0,017).
Kesimpulan: Faktor Von Willebrand berperan sebagai prediktor kejadian TVD pasien kanker. Penambahan VWF pada skor Khorana akan meningkatkan nilai prediktif skor Khorana.
Kata kunci: Faktor Von Willebrand, Skor Khorana, Trombosis Vena Dalam


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616 CEC h
167/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616 CEC h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Interna
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?