INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap mortalitas pasien koinfeksi HV-TB (Studi kasus di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan BKPM Semarang)

Rino Arianto Marswita - Nama Orang; Muchlis Achsan Udji Sofro - Nama Orang;

Latar Belakang: HIV mendorong epidemi TB dan menyebabkan tingginya mortalitas pada pasien koinfeksi HIV-TB terutama di negara-negara berkembang.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berpengaruh terhadap mortalitas pada pasien koinfeksi HIV-TB.
Metode: Studi case control dilakukan pada bulan Agustus 2015 - Juli 2016. Subjek penelitian adalah pasien HIV berusia > 18 tahun yang terinfeksi TB paru kasus baru dan mendapat terapi obat anti tuberkulosa kategori I dari klinik Dr.Kariadi Semarang dan BKPM Semarang. Uji chi-square digunakan untuk membandingkan variabel kategori antara kedua kelompok, regresi logistik digunakan untuk membandingkan mortalitas keseluruhan antara kedua kelompok.
Hasil: Sejumlah 80 pasien masuk ke dalam kriteria inklusi terdiri dari 50% pasien HIV-TB dan 50% pasien HIV non TB dengan perbandingan jenis kelamin laki-laki HIV-TB : HIV non TB (65% : 55%). Pasien koinfeksi HIV-TB meninggal lebih banyak 12 (30%) dibandingkan dengan HIV non TB 4 (10%). Faktor-faktor yang berpengaruh terhdap mortalitas pada pasien koinfeksi HIV-TB meliputi: tidak mendapat ARV (p = 0,0001), tidak memulai terapi profilaksis kotrimoksazol (p = 0,0001), jumlah CD4 ≤ 100 sel / mm3 (p = 0,0001), anemia dengan hemoglobin ≤ 10 mg/dL (p = 0,0001), adanya lebih dari dua infeksi oportunistik (p = 0,0001), dan underweight (p = 0,0001).
Kesimpulan: Berbagai faktor yang berpengaruh terhadap mortalitas pasien koinfeksi HIV-TB adalah tidak mendapat ARV, tidak memulai terapi profilaksis kotrimoksazol, jumlah CD4 ≤ 100 sel / mm3, anemia dengan hemoglobin ≤ 10 mg/dL, adanya lebih dari dua infeksi oportunistik, dan underweight.
Kata Kunci: Mortalitas, koinfeksi HIV-TB


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616 RIN f
165/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616 RIN f
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Interna
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?