INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan resistensi insulin dengan kadar insulin like growth factor-1 (IGF-1) plasma pada kanker payudara (Pasien rawat inap RSUP Dr. Kariadi)

Yessy Kusumawardhani - Nama Orang; Tjokorda GDP - Nama Orang; Eko Adhi Pangarsa - Nama Orang;

Latar Belakang : IGF-1 berperan dalam karsinogenesis yang berhubungan dalam menjembatani ambilan energi yang tinggi, peningkatan proliferasi sel, dan supresi apoptosis hingga risiko kanker, dimana telah menjadi kunci mekanisme yang menjembatani antara resistensi insulin dan kanker. Kadar IGF-1 terkait dengan kanker payudara dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti obesitas (BMI dan waist circumference) dan aktivitas fisik yang rendah. Obesitas dan kurangnya aktivitas fisik merupakan penentu dari hiperinsulinema dan resistensi insulin. Hiperinsulinemia dapat menjadi faktor suatu kondisi kronis seperti diabetes melitus tipe 2, obesitas, dan bentuk tertentu dari kanker, termasuk kanker payudara.Kanker payudara merupakan kanker yang sering terjadi pada wanita.Hubungan resistensi insulin dalam mempengaruhi kadar IGF-1 plasma kanker payudara belum sepenuhnya jelas.
Tujuan : Mengetahui hubungan resistensi insulin dengan kadar IGF-1 plasma pada kanker payudara.
Metode : Penelitian secara belah lintang melibatkan 34 orang yang menderita kanker payudara. Diagnosis kanker payudara berdasarkan gambaran histopatologi. Semua responden belum menjalani kemoterapi. Variabel terikat adalah kadar IGF-1 plasma dan variabel bebas resistensi insulin yang diukur dengan IMT, lingkar pinggang dan HOMA-IR. Pemeriksaan IGF-1 plasma dilakukan dengan metode ELISA. Hubungan antar variabel dilakukan dengan analisa bivariat dan multivariat.
Hasil : Pada analisis bivariat, tidak terdapat hubungan antar IMT dengan dengan kadar IGF-1 plasma (p=0,355). Pada analisis bivariat, tidak terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar IGF-1 plasma (p = 0,125). Pada analisis bivariat, tidak terdapat hubungan antara HOMA-IR dengan kadar IGF-1 plasma (p=0,458).
Simpulan : Pada penelitian ini menunjukkan bahwa resistensi insulin tidak memiliki hubungan terhadap IGF-1 pada penderita kanker payudara.
Kata Kunci : IGF-1, Resistensi Insulin, Kanker payudara, Semarang


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616 YES h
164/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616 YES h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Interna
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?