INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan pola sidik bibir berdasarkan klasifikasi suzuki dan tsuchihashi terhadap suku Jawa, Batak dan Melayu

Wian Pisia Anggreliana - Nama Orang; Sigit Kirana Lintang Bhima - Nama Orang; Ratna Relawati - Nama Orang;

Pendahuluan : Identifikasi adalah penentuan identitas orang hidup maupun mati berdasarkan ciri khas yang terdapat pada orang tersebut, dengan meningkatnya kejadian bencana massal baik yang disebabkan oleh alam maupun oleh manusia ataupun meningkatnya kasus tindak pidana menjadikan identifikasi menjadi penting. Identifikasi dibagi menjadi dua, yaitu identifikasi primer dan sekunder, dimana pemeriksaan sidik bibir merupakan identifikasi sekunder. Cheiloscopy adalah teknik investigasi forensik yang melakukan identifikasi berdasarkan pola sidik bibir yang unik untuk setiap individu.

Tujuan : Untuk membuktikan hubungan pola sidik bibir berdasarkan klasifikasi Suzuki dan Tsuchihashi terhadap suku Jawa, Batak dan Melayu.

Material dan Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Dilakukan di Bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUP Dr. Kariadi Semarang, dengan 509 sampel dokter muda yang merupakan keturunan asli 3 generasi dari Suku Jawa, Batak dan Melayu. Lipstik diaplikasikan pada bibir responden. Sidik bibir dicetak pada kertas putih. Area studi adalah 5 mm di kanan dan kiri bibir atas dan bawah dari garis tengah tubuh, yang terbagi dalam 4 kuadran. Cetakan bibir yang diperoleh, dievaluasi berdasarkan klasifikasi Suzuki dan Tsuchihashi, dimana pola sidik bibir dibagi menjadi 6 tipe, yaitu tipe I, tipe I’, tipe II, tipe III, tipe IV, tipe V.

Hasil : Pada Suku Jawa di kuadran I masing-masing tipe sidik bibir diuji dengan Fisher’s Exact Test didapatkan nilai P yang tidak signifikan, kuadran II didapatkan nilai pada tipe I (P< 0,010) dan tipe IV (P< 0,038), kuadran III didapatkan tipe I’ (P


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 614 WIA h
170/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
614 WIA h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
614
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Forensik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?