INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pengaruh suplementasi selenium terhadap jumlah CD4 pada orang dengan HIV-AIDS (ODHA) yang mendapat terapi anti retroviral (ARV)

Hubang Natalia Blegur - Nama Orang; Muchlis Achsan Udji Sofro - Nama Orang; Masrifan Djamil - Nama Orang;

Latar belakang : Pendekatan komprehensif sangat penting dilakukan dalam mengelola orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Terapi nutrisi sebagai tambahan terapi ARV sangat diperlukan. Defisiensi kadar selenium (Se) didapatkan pada ODHA, bahkan yang sudah mendapatkan terapi ARV. Infeksi HIV-AIDS menyebabkan inflamasi kronik terutama pada Gut Associated Lymphoid Tissued (GALT) yang menyebabkan peningkatan stress oksidatif (peningkatan radikal bebas (ROS) dan penurunan antioksidan), memicu apoptosis sel limfosit T (CD4) dan menurunkan sistem imun. Gluthation Peroxidase (GPx) adalah enzim esensial yang berperan sebagai antioksidan (mengeliminir ROS), antiapoptosis dan menjaga kestabilan integritas epitel mukosa intestinal. Efektivitas kerja GPx dipengaruhi oleh adequasi kadar Se dalam tubuh.
Metode : Penelitian eksperimental dengan desain randomized placebo controlled trial, yaitu memberikan perlakuan suplementasi Se selama 6 bulan dengan kontrol placebo pada ODHA yang berobat di klinik Voluntary Counseling and testing (VCT) RSUP Dr. Kariadi Semarang periode Oktober 2012 sampai dengan MAret 2013.
HAsil : Pada akhir penelitian, terdapat 58 ODHA yang dapat dianalisis, 29 responden mendapat suplementasi Se dan 29 kontrol yang mendapat placebo. Karakteristik subjek penelitian ini adalah terdiri dari 34 laki-laki dan 24 perempuan, terbanyak pada usia 35-44 tahun, lulusan SMA/SMK, pekerjaan wiraswasta/pedagang, dengan IMT terbanyak normoweight, konsumsi ARV kurang dari 2 tahun dan tidak mengkonsumsi alkohol maupun rokok, serta penularan terbanyak terjadi melalui hubungan heteroseksual. Koinfeksi TB lebih banyak terdapat pada kelompok perlakuan dan stadium klinis terbanyak adalah stadium satu. Terdapat peningkatan bermakna kadar Se setelah mendapat suplementasi Se selama 6 bulan (p=0,001), namun masih dibawah nilai normal (


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616 HUB p
081/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616 HUB p
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Interna
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?