Text
Wanita, Kerja, dan Rumah Tangga : Pengaruh Pembangunan Pertanian terhadap Peranan Wanita Pedesaan di Daerah Istimewa Yogyakarta
Dalam pembangunan pertanian, pada mulanya pemerintah menekankan pengembalian teknologi yang bersifat fisik seperti pembangunan dan perbaikan irigasi, penggunaan bibit unggul, pemakaian pupuk buatan, pestisida, dan cara bercocok tanam yang baik atau intensifikasi melalui Pancausaha. Disamping teknologi fisik, juga dikembangkan teknologi sosial seperti penyuluhan dengan sistem latihan dan kunjungan melalui kelompok-kelompok tani, pengembangan kerjasama di dalam kelompok tani dan atarkelompok tani. Ada dua pandangan berkaitand engan pengaruh teknologi pertanian terhadap wanita. Pertama, teknologi cenderung menghilangkan pekerjaan yang menyusahkan atau mengurangi beban kerja wanita. Kedua, ada gejala bahwa introduksi teknologi baru justru akan mengurangi kesempatan kerja bagi wanita.
Tidak tersedia versi lain