Text
Petunjuk Pelaksanaan Surveilans Gizi Khusus di Kabupaten/Kota
Salah satu sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang Kesehatan 2010-2014 adalah menurunkan prevalensi balita gizi kurang menjadi setinggi-tingginya 15% dan menurunkan pravelelnsi balita pendek menjadi setinggi-tingginya 32%. Upaya Kementrian Kesehatan untuk meningkatkan status gizi balita menunjukkan hasil yang menggembirakan, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi balita gizi kurang yang berhasil diuturunkan dari 18,4% tahun 2007 menjadi 17,9% tahun 2010 dan prevalensi balita pendek turun dari 36,8% tahun 2007 menjadi 35,6 tahun 2010. Hasil tersebut secara nasional telah mendekati pencapaian target prevalensi gizi kurang yang ditetapkan dalam Milenium Development Goals (MDGs) yaitu 15,5% pada tahun 2015.
Tidak tersedia versi lain