INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Analisis Faktor Lingkungan pada Kejadian Malaria di Puskesmas Lambunga Kecamatan Klubagolit Kabupaten Floress Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur

TAMRIN, Muhamad - Nama Orang; Mursyid Rahardjo - Nama Orang; Dwi Sutiningsih - Nama Orang;

Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh plasmodium ditularkan melalui gigitann yamuk Anopheles sp. Angka kejadian malaria (API) di Puskesmas Lambunga API tahun 2015 (25,5) 2017 (45,6) dan 2019 0,7 per 1000 penduduk masih fluktuatif. Kecamatan Klubagolit merupakan daerah endemic malaria dikarenakan keadaan lingkungan, tetapi hubungannya dengan kejadian malaria belum pernah diteliti. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor lingkungan yang berhubungan dengan pada kejadian malaria di Puskesmas Lambunga, Kecamatan Klubagolit, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT.
Metode: Penelitian observasional menggunakan rancangan case control digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian adalah semua orang berkunjung ke puskesmas memeriksakan sediaan darah tipis dan tinggal di wilayah penelitian selama minimal 1 tahun. Terdapat 96 responden sebagai sampel yang terdiri dari 48 kasus dan 48 control. Pengumpulan data melalui wawancara, obsevasi dan penangkapan nyamuk dan cidukan jentik. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan 83,3% kasus terinfeksi Plasmodium vivax dan 16,7% terinfeksi Plasmodium falciparum. Hasil analisis univariat menunjukkan suhu berkisar (26,9 – 34,60C), kelembaban (82,7 – 88,7%), salinitas (0,0 – 8,0%), pH (5,4 – 8,6), kepadatan jentik (1 – 2,5 ekor/ciduk), kepadatan nyamuk (3 – 20 ekor). Hasil multivariat menunjukkan faktor breeding place (p;0,002, OR 4,275) dan kelembaban (p;0,027, OR 2,722) berhubungan kuat dengan kejadian malaria.
Kesimpulan : Faktor breeding place dan kelembapan udara berhubungan kuat dengan kejadian malaria di Kecamatan Klubagolit.

Kata kunci: Malaria, Breeding place, Lingkungan 


Ketersediaan — Sekolah Pasca Sarjana
#
Perpustakaan Pascasarjana Undip TEP 614.4 TAM a 02/2021
418MEPID
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TEP 614.4 TAM a 02/2021
Penerbit
Semarang : Magister Epidemiologi., 2021
Deskripsi Fisik
xix, 176 hlm. ; ilus. : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
614.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Malaria
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?