INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Manajemen Terpadu Bayi Muda oleh Gasurkes KIA di Kota Semarang

WATI, Sinta - Nama Orang; Apoina Kartini - Nama Orang; Martini - Nama Orang;

Latar belakang: Penyebab kematian neonatal di Kota Semarang yaitu karena BBLR (38%), asfiksia (23%), kelainan kongenital (8%) dan infeksi sepsis (3%), ikterus (3%) dan lain-lain (25%). Penyebab kematian tersebut dapat dicegah dengan melakukan kunjungan neonatal yang berkualitas melalui pendekatan Manajemen Terpadu Bayi Muda dengan memberikan perawatan esensial, pengenalan tanda bahaya bayi baru lahir, penatalaksanaan BBLR dan infeksi pada bayi baru lahir.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik Manajemen Terpadu Bayi Muda oleh Gasurkes KIA di Kota Semarang.
Metode: Penelitian menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas penelitian ini adalah pengetahuan, masa kerja, sikap, beban kerja, ketersediaan fasilitas/alat, sistem pencatatan pelaporan, supervisi, dan penghargaan, sedangkan variabel terikatnya adalah praktik MTBM. Menggunakan sampel sebanyak 84 orang petugas Gasurkes KIA kelurahan dan sampel uji coba 20 orang bidan praktik mandiri (PMB). Pengumpulan data menggunakan kusioner, sedangkan analisis data menggunakan uji chi square, uji fisher exact dan uji regresi logistik.
Hasil: Penelitian ini ditemukan praktik MTBM baik (63,1%) lebih banyak dibandingkan dengan praktik kurang (36,9%). Ada hubungan antara pengetahuan, masa kerja, sikap, beban kerja, sistem pencatatan dan supervisi dengan praktik MTBM Gasurkes KIA di Kota Semarang. Tidak ada hubungan antara ketersediaan alat dan penghargaan dengan praktik MTBM. Masa kerja merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan praktik MTBM. Pengetahuan, masa kerja, sikap, beban kerja, sistem pencatatan dan supervisi berperan penting dalam meningkatkan praktik MTBM Gasurkes KIA di Kota Semarang.
Kata kunci: Praktik MTBM, Gasurkes KIA, Kunjungan Neonatal.


Ketersediaan — Sekolah Pasca Sarjana
#
Perpustakaan Pascasarjana Undip TEP 614.4 WAT f 24/2020
414MEPID
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TEP 614.4 WAT f 24/2020
Penerbit
Semarang : Magister Epidemiologi., 2020
Deskripsi Fisik
xxi, 219 hlm. ; ilus. : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
614.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Praktik MTBM; Gasurkes KIA; Kunjungan Neonatal
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sinta Wati, Apoina Kartini, Martini
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?