Text
LAPORAN PENELITIAN TERAPAN PENGEMBANGAN OZONATED MINYAK KEDELAI SEBAGAI PRODUK PERAWATAN KULIT
Ozonated Oil adalah minyak yang dapat diperoleh dari hasil proses ozonasi
minyak nabati seperti minyak zaitun, biji bunga matahari, minyak kedelai, dan
minyak nabati lainnya. Penggunaan minyak kedelai sebagai bahan baku untuk
membuat sintesis Ozonated Oil melalui proses ozonasi sangat besar manfaatnya
bagi kesehatan manusia, karena minyak kedelai memiliki kandungan asam lemak
tak jenuh yang tinggi sehingga ideal untuk proses ozonasi yang menghasilkan zat
aktif yang sangat baik terhadap kesehatan. Oleh karena itu, penelitian sintesis
ozonated oil dari minyak kedelai untuk aplikasi produk perawatan kulit perlu
dilakukan.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Menentukan kondisi proses ozonasi (laju alir
gas O₂ dan waktu ozonasi) minyak kedelai , (2) Mengetahui bagaimana pengaruh
proses ozonasi minyak kedelai terhadap karakteristik fisika-kimia ozonated oil yang
dihasilkan. Untuk mencapai tujuan penelitian ini dilakukan variasi laju alir gas O₂
(0,2 L/menit, 0,4 L/menit, dan 0,6 L/menit) dan lama proses ozonasi (30, 60, dan
90 menit). Sedangkan parameter yang diamati selama proses ozonasi adalah sifat
fisika (warna, viskositas, dan densitas) dan kimia (Bilangan Asam, Iod, Peroksida,
dan pH).
Dari hasil penelitian sintesis Ozonated Oil dari minyak kedelai, diperoleh
kondisi proses optimal pada laju alir gas O₂ 0,6 L/menit dan lama proses ozonasi
selama 90 menit dengan rincian sebagai berikut: sifat kimia yang didapat yaitu,
bilangan iod turun sebesar 55,96%, bilangan peroksida naik sebesar 2117,78%,
bilangan asam naik sebesar 1788,89%, serta pH turun dari 6,8 menjadi 5,2.
Sedangkan sifat fisika yaitu, densitas naik sebesar 1,09%, viskositas naik sebesar
9,66%, serta warna berubah dari kuning keemasan menjadi bening.
Tidak tersedia versi lain