Text
Evaluasi Kinerja Cooling Fan Grate Cooler pada Plant 11 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. 1 JULI 2024 s/d 30 AGUSTUS 2024
Clinker cooler merupakan salah satu alat yang berfungsi melakukan pendinginan
secara cepat (quenching) dari suhu 1000-1250 C hingga temperature 100 - 1200 C
pada clinker yang keluar dari section kiln. Proses penurunan suhu yang cepat
merupakan aspek krusial dalam menjaga mutu semen. Jika proses ini berlangsung
terlalu lambat, akan terjadi perubahan pada ukuran mineral dalam clinker dan tidak
dapat mempertahankan amorf klinker. Studi dilakukan dengan tujuan untuk
mengevaluasi kinerja Fan Grate Cooler di Plant 11 PT Indocement Tunggal
Prakarsa Tbk, menggunakan metode perbandingan antara nilai Actual Blowing
Density dan Suggested Blowing Density dengan langkah menghimpun data primer
berupa data operasi harian pada tanggal 7 Agustus 2024 dan data tambahan dari
literatur. Analisis Blowing Density diterapkan untuk mengetahui kebutuhan udara
total yang harus di supply untuk mendinginkan klinker agar sesuai dengan
spesifikasi pada saat keluar dari proses pendinginan. Hasil analisis menunjukkan
data actual blowing density diperoleh cooling fan yang memiliki blowing density
lebih rendah dari data design adalah 2S2, 3L, 3S, 4L, 5L, 4S, 6L, 5S, 7R, 6S, 9L,
Sedangkan, fan lainnya memiliki nilai blowing density lebih besar dari data design.
Solusi atas optimasi kinerja cooling fan pada Grate Cooler adalah dengan
melakukan penyesuaian pada bukaan damper, kecepatan putaran fan, atau
modifikasi impeller sehingga efisiensi dan performa cooling fan dapat ditingkatkan
secara signifikan. Kesimpulan menunjukkan bahwa kinerja proses pendinginan
klinker pada grate cooler di Plant 11 masih belum optimal, hal ini didasarkan pada
hasil perhitungan yang menunjukkan bahwa nilai actual blowing density tidak
sesuai dengan nilai suggested blowing density, di mana terdapat perbedaan nilai
yang lebih besar atau lebih kecil dari yang direkomendasikan.
Tidak tersedia versi lain