Text
PENGARUH PRE-TREATMENT OZONOLYSIS DAN KONSENTRASI ASAM PADA HIDROLISIS BIOETANOL GENERASI II DARI BATANG PISANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pretreatment ozonolysis dan variasi konsentrasi asam sulfat pada proses hidrolisis dalam produksi bioetanol generasi kedua dari batang pisang (Musa spp.). Batang pisang yang digunakan merupakan limbah pertanian yang kaya lignoselulosa. Ozonolysis diterapkan untuk mereduksi lignin guna meningkatkan aksesibilitas selulosa dan hemiselulosa terhadap proses hidrolisis. Proses hidrolisis dilakukan dengan asam sulfat pada dua konsentrasi (0,5% dan 2%) dan dua suhu berbeda (80°C dan 100°C). Rancangan percobaan menggunakan metode factorial design 2³ dengan delapan kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ozonolysis mampu menurunkan kadar lignin dan hemiselulosa, serta meningkatkan kandungan selulosa. Variabel yang paling berpengaruh terhadap volume dan kadar etanol adalah konsentrasi asam sulfat, diikuti oleh ozonolysis dan suhu. Interaksi ketiga variabel (ozonolysis, konsentrasi asam, dan suhu) memberikan hasil optimal, dengan kadar etanol tertinggi sebesar 93% dan densitas 0,818 gr/mL. Dengan demikian, kombinasi pretreatment ozonolysis dan hidrolisis asam pada kondisi tertentu terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi konversi biomassa batang pisang menjadi bioetanol.
Tidak tersedia versi lain