Text
LAPORAN PENELITIAN TERAPAN PEMODELAN KINETIK EKSTRAKSI AIR SUBKRITIS GINGEROL DAN SHOGAOL DENGAN PRETREATMENT UV-C DARI EKSTRAK AMPAS JAHE (Zingiber officinale var. Amarum)
Tanaman jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman tahunan dari famili
Zingiberaceae yang banyak dibudidayakan di wilayah tropis Asia, terutama untuk
diambil rimpangnya. Jahe (Zingiber officinale) dikenal sebagai bahan pengobatan
tradisional, rempah-rempah, penyedap, dan suplemen kesehatan, karena kandungan
senyawa bioaktifnya, terutama senyawa fenolik gingerol dan shogaol. Senyawa
tersebut memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti antioksidan, antiinflamasi,
antimikroba, dan antikanker. Keterkaitan antara gingerol dan shogaol dapat
memberikan efek biologis sehingga pemisahan dan ekstraksi kedua senyawa
tersebut dari jahe bisa dimanfaatkan untuk aplikasi industri terutama dibidang
kesehatan. Metode pemisahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode
ekstraksi air subkritis dengan pretreatment UV-C. Dari data hasil ekstraksi senyawa
gingerol dan shogaol pada jahe (Zingiber officinale var. Amarum) akan dianalisis
menggunakan parameter nilai R2
adjusted. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui proses pemisahan senyawa gingerol dan shogaol pada jahe (Zingiber
officinale var. Amarum) menggunakan ekstraksi air subkritis dengan pretreatment
UV-C dan menentukan pemodelan kinetik hasil ekstraksi air subkritis untuk
senyawa gingerol dan shogaol pada jahe (Zingiber officinale var. Amarum) dengan
metode kinetic model. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi
terhadap peningkatan efisiensi ekstraksi senyawa bioaktif dari jahe di bidang
kesehatan. Peningkatan daya UV-C dan waktu ekstraksi mempercepat degradasi 6-
Gingerol dan 6-Shogaol, dengan penurunan lebih besar pada 6-Gingerol. Model
kinetika orde 2 paling sesuai menggambarkan laju degradasi, terutama untuk 6-
Shogaol, dengan R2 lebih tinggi dari orde 1.
Tidak tersedia versi lain