Text
FORMULASI LIPTINT BERBAHAN ALAMI DARI BIT MERAH ( BETA VULGARIA L.) DAN DAUN WARU (HIBISCUS TILIACEUS L.) SEBAGAI PELINDUNG BIBIR DENGAN KANDUNGAN SUN PROTECTION FACTOR
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengoptimasi formulasi liptint berbahan dasar alami dari buah bit (Beta vulgaris L.) dan daun waru (Hibiscus tiliaceus L.) dengan tambahan minyak biji alpukat sebagai fase minyak. Formulasi liptint terdiri atas dua fase, yaitu fase minyak yang meliputi minyak biji alpukat, cetyl alcohol, lesitin kedelai, dan ZnO (pada variabel tertentu), serta fase air yang terdiri dari aquadest, ekstrak bit, ekstrak daun waru, dan tween 80. Proses homogenisasi dilakukan dengan variasi lama pengadukan, kecepatan pengadukan, dan rasio ekstrak, yang dioptimasi menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dalam 16 run. Produk liptint yang dihasilkan kemudian diuji karakteristik fisik dan kimianya meliputi densitas, viskositas, pH, kadar betasianin, kadar antosianin, dan nilai sun protection factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik diperoleh pada variabel ke-6 dengan rasio ekstrak 4:1, kecepatan pengadukan 5.000 rpm, dan waktu homogenisasi selama 10 menit. Pada kondisi ini, diperoleh kadar betasianin sebesar 0,0129%, kadar antosianin sebesar 0,0590%, dan nilai SPF sebesar 18,1 yang masuk dalam kategori proteksi ultra. Formulasi ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan liptint alami dengan manfaat fungsional sebagai antioksidan dan pelindung sinar UV.
Tidak tersedia versi lain