Text
Evaluasi C3 Splitter Trim Condenser 104-E-506A/B pada Unit 104 dan Analisa Propylene Recovery Kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) PT. Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit IV Cilacap
Kilang Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC) di PT Kilang Pertamina Internasional
Refinery Unit IV Cilacap merupakan salah satu unit utama yang dirancang untuk
mengolah residu minyak berat, seperti Low Sulfur Wax Residue (LSWR), menjadi
produk bernilai tinggi seperti propilen, LPG Mix, desulphurized RFCC gasoline, LCO,
dan DCO. Pada Unit 104 RFCC, distilasi dilakukan untuk memisahkan stream treated
Mixed LPG (C3/C4 mix) menjadi propilen dengan kemurnian tinggi (grade polimer).
Salah satu peralatan penting dalam proses ini adalah Heat Exchanger 104-E-506A/B,
yang berfungsi untuk mendinginkan produk atas dari C3 Splitter (104-C-502). Namun,
efisiensi dan masa pakai heat exchanger dapat menurun akibat penumpukan kerak yang
memengaruhi transfer panas. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kinerja Heat Exchanger
104-E-506A/B diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalannya.
Selain itu, propylene recovery merupakan proses pemisahan dan pemurnian propilen dari
gas hasil RFCC menggunakan teknologi pendinginan, distilasi, dan pemisahan fraksional.
Proses ini dipengaruhi oleh parameter operasi seperti suhu, tekanan, dan kinerja kolom
distilasi. Optimalisasi pemulihan propilen sangat penting untuk meningkatkan
produktivitas dan efisiensi ekonomi kilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
kinerja Heat Exchanger 104-E-506A/B dan menganalisis perhitungan propylene recovery
di Kilang RFCC, guna memastikan parameter operasi berjalan optimal dan menghasilkan
propilen sesuai spesifikasi.
Tidak tersedia versi lain